ADVERTISEMENT
Rabu, September 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Prosesi Adat Patah Panah dan Tukar Babi Akhiri Perang Saudara di Timika

"Saya punya orang tua yang perang selalu mereka yang datang dari Puncak. Kami sangat apresiasi mereka yang datang dari puncak, termasuk TNI-Polri”.

28 Desember 2024
0
Prosesi Adat Patah Panah dan Tukar Babi Akhiri Perang Saudara di Timika

Prosesi adat perdamaian antar dua kubu yang betikai berlangsung di Jalan C Heatubun, Sabtu 28 Desember 2024.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Perang saudara yang terjadi di Jalan Baru Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah akhirnya berdamai, Sabtu 28 Desember 2024.

Ini setelah kubu Riki Dolame dan kubu Tomi Dolame bersepakat damai, yang ditandai dengan prosesi adat patah panah dan tukar babi.

ADVERTISEMENT

Kedua belah pihak juga menandatangani surat kesepakatan perdamaian di depan pihak keamanan dan ratusan warga yang hadir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Prosesi patah panah dilakukan langsung oleh AKBP I Komang Budiartha, Kapolres Mimika dan disaksikan kedua belah pihak yang bertikai.

Baca Juga

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

Ricky Dolame, saat menyerahkan anak panah dan busur menegaskan bahwa dengan dilakukannya prosesi adat, menandakan berakhirnya konflik perang saudara yang sudah berlangsung sejak tanggal 25 Desember 2024 lalu.

“Dengan penyerahan ini maka berakhir konflik dan berdamai, jika ada yang melakukan lagi, maka kami siap diproses hukum,” tegas Ricky.

Hal yang sama juga disampaikan Tomi Dolame, saat penyerahan anak panah dan busur kepada Kapolres Mimika yang menandai berakhirnya perang dan kembali berdamai.

AKBP I Komang Budiartha, saat menerima anak panah dan busurnya dari kedua belah pihak, langsung dipatahkan, sebagai tanda berakhinya perang.

“Tidak ada lagi perang, siapapun yang melakukan perang akan saya proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolres.

Pada kesempatan yang sama, Tepy Komangal, Tokoh Masyarakat Puncak menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak dan jajaran TNI-Polri di Mimika yang turut aktif menyelesaikan konflik ini.

“Saya punya orang tua yang perang selalu mereka yang datang dari Puncak. Kami sangat apresiasi mereka yang datang dari puncak, termasuk TNI-Polri,” ungkapnya.

Meski demikian, Tepy sangat menyayangkan sejak konflik terjadi sampai acara perdamaian, Pemda dan DPRD Mimika tidak pernah terlibat.

“Kami apresiasi Bupati Puncak dan Kapolres Mimika. Mereka datang karena menghargai kami, bukan Pemda Mimika yang tidak pernah hadir. Saya menyangkal karena tidak pernah hadir bersama kami sebagai orang tua,” tuturnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

15 September 2026
Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

15 September 2026
Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

15 September 2026
Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

15 September 2026
Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

15 September 2026
Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

15 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Pemkab Puncak Bantu Rp1 Miliar, “Kami Sudah Belah Kayu, Patah Panah dan Jabat Tangan, Tidak Boleh Ada Perang Lagi”

Pemkab Puncak Bantu Rp1 Miliar, “Kami Sudah Belah Kayu, Patah Panah dan Jabat Tangan, Tidak Boleh Ada Perang Lagi”

ULP, TPP dan Gaji Belum Dibayar, Ratusan Guru di Kabupaten Jayapura Gelar Unjuk Rasa

ULP, TPP dan Gaji Belum Dibayar, Ratusan Guru di Kabupaten Jayapura Gelar Unjuk Rasa

Secara Nasional, Kenaikan Harga Bahan Pokok Tertinggi di Papua Tengah 

Secara Nasional, Kenaikan Harga Bahan Pokok Tertinggi di Papua Tengah 

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id