ADVERTISEMENT
Rabu, April 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Prosesi Adat Patah Panah dan Tukar Babi Akhiri Perang Saudara di Timika

"Saya punya orang tua yang perang selalu mereka yang datang dari Puncak. Kami sangat apresiasi mereka yang datang dari puncak, termasuk TNI-Polri”.

28 Desember 2024
0
Prosesi Adat Patah Panah dan Tukar Babi Akhiri Perang Saudara di Timika

Prosesi adat perdamaian antar dua kubu yang betikai berlangsung di Jalan C Heatubun, Sabtu 28 Desember 2024.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Perang saudara yang terjadi di Jalan Baru Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah akhirnya berdamai, Sabtu 28 Desember 2024.

Ini setelah kubu Riki Dolame dan kubu Tomi Dolame bersepakat damai, yang ditandai dengan prosesi adat patah panah dan tukar babi.

ADVERTISEMENT

Kedua belah pihak juga menandatangani surat kesepakatan perdamaian di depan pihak keamanan dan ratusan warga yang hadir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Prosesi patah panah dilakukan langsung oleh AKBP I Komang Budiartha, Kapolres Mimika dan disaksikan kedua belah pihak yang bertikai.

Baca Juga

Ketua DPRK Mimika: Pembangunan TK Negeri di Pedalaman Perlu Pertimbangakan Keberadaan Sekolah Swasta

Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

Ricky Dolame, saat menyerahkan anak panah dan busur menegaskan bahwa dengan dilakukannya prosesi adat, menandakan berakhirnya konflik perang saudara yang sudah berlangsung sejak tanggal 25 Desember 2024 lalu.

“Dengan penyerahan ini maka berakhir konflik dan berdamai, jika ada yang melakukan lagi, maka kami siap diproses hukum,” tegas Ricky.

Hal yang sama juga disampaikan Tomi Dolame, saat penyerahan anak panah dan busur kepada Kapolres Mimika yang menandai berakhirnya perang dan kembali berdamai.

AKBP I Komang Budiartha, saat menerima anak panah dan busurnya dari kedua belah pihak, langsung dipatahkan, sebagai tanda berakhinya perang.

“Tidak ada lagi perang, siapapun yang melakukan perang akan saya proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolres.

Pada kesempatan yang sama, Tepy Komangal, Tokoh Masyarakat Puncak menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak dan jajaran TNI-Polri di Mimika yang turut aktif menyelesaikan konflik ini.

“Saya punya orang tua yang perang selalu mereka yang datang dari Puncak. Kami sangat apresiasi mereka yang datang dari puncak, termasuk TNI-Polri,” ungkapnya.

Meski demikian, Tepy sangat menyayangkan sejak konflik terjadi sampai acara perdamaian, Pemda dan DPRD Mimika tidak pernah terlibat.

“Kami apresiasi Bupati Puncak dan Kapolres Mimika. Mereka datang karena menghargai kami, bukan Pemda Mimika yang tidak pernah hadir. Saya menyangkal karena tidak pernah hadir bersama kami sebagai orang tua,” tuturnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Serapan APBD Mimika 2025 Baru 43 Persen, DPRD Peringatkan Potensi SILPA Membengkak

Ketua DPRK Mimika: Pembangunan TK Negeri di Pedalaman Perlu Pertimbangakan Keberadaan Sekolah Swasta

14 April 2026
Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

Sinergi Jaga Obyek Vital Udara, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Amankan Bandara dengan Humanis

14 April 2026
11 SPPG Disuspensi, Satgas MBG Mimika Perketat Pengawasan Program Makan Gratis, Besok Tim Turun Lapangan

11 SPPG Disuspensi, Satgas MBG Mimika Perketat Pengawasan Program Makan Gratis, Besok Tim Turun Lapangan

14 April 2026
Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

14 April 2026
Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

14 April 2026
MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

14 April 2026

POPULER

  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Pemkab Puncak Bantu Rp1 Miliar, “Kami Sudah Belah Kayu, Patah Panah dan Jabat Tangan, Tidak Boleh Ada Perang Lagi”

Pemkab Puncak Bantu Rp1 Miliar, “Kami Sudah Belah Kayu, Patah Panah dan Jabat Tangan, Tidak Boleh Ada Perang Lagi”

ULP, TPP dan Gaji Belum Dibayar, Ratusan Guru di Kabupaten Jayapura Gelar Unjuk Rasa

ULP, TPP dan Gaji Belum Dibayar, Ratusan Guru di Kabupaten Jayapura Gelar Unjuk Rasa

Secara Nasional, Kenaikan Harga Bahan Pokok Tertinggi di Papua Tengah 

Secara Nasional, Kenaikan Harga Bahan Pokok Tertinggi di Papua Tengah 

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id