ADVERTISEMENT
Kamis, Maret 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Januari-Minggu Pertama September 2024, Realisasi Pendapatan Daerah Mimika Baru Tiga Triliun Lebih

Berdasarkan laporan target dan tertanggal 4 September 2024 tertera besaran realisasi tiga triliun lebih ini bersumber dari PAD Rp251.549.859.467,58 atau 31,41 persen dari target Rp800.958.837.053,00.

9 September 2024
0
Januari-Minggu Pertama September 2024, Realisasi Pendapatan Daerah Mimika Baru Tiga Triliun Lebih

Yulianus Amba Pabuntu, Sekretaris Bapenda Mimika. (foto : redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mencatat realisasi pendapatan daerah 2024, baru mencapai angka Rp3.029.915.707.507,58 atau 45,91 persen dari target Rp6,6 triliun.

Jumlah pendapatan ini diperoleh dari pembayaran pajak, retribusi dan pendapatan lain terhitung sejak Januari hingga minggu pertama September 2024.

ADVERTISEMENT

Demikian disampaikan Dwi Cholifah, Kepala Bapenda melalui Yulianus Amba Pabuntu, Sekretaris Bapenda Mimika kepada koranpapua.id di ruang kerjanya, Rabu 4 September 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yulianus menjelaskan target pendapatan daerah untuk tahun 2024 sebesar Rp7,5 triliun sepertinya agak berat tercapai.

Baca Juga

PGI dan YCWS Tandatangani MoU, Bangun Sinergitas untuk Papua

874 CPNS Pemprov Papua Tengah Dinyatakan Lulus setelah Mengikuti Latsar 51 Hari

Ini dikarenakan PT Freeport Indonesia hingga saat ini belum membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp500 miliar.

Pembayaran BPHTB ini berhubungan dengan lokasi tanah yang ada di wilayah Portsite yang saat ini dimanfaatkan Freeport sebagai tempat penampungan tailing. Luas lahannya hampir ratusan hektar.

Yulianus menuturkan, alasan Freeport belum membayar BPHTB, dikarenakan Badan Pertanahan Nasional belum memproses penerbitan sertifikat, yang dimungkinkan masih dalam tahap proses komunikasi dengan Kementerian Agraria.

“Jadi kita belum tahu apakah bisa diproses tahun ini atau tahun depan. Ini yang sangat mempengaruhi pendapatan daerah,” jelas Yulianus.

Berdasarkan laporan target dan realisasi yang diperoleh koranpapua.id, tertanggal 4 September 2024 tertera besaran realisasi tiga triliun lebih ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp251.549.859.467,58 atau 31,41 persen dari target Rp800.958.837.053,00.

Sumber pendapatan lainnya yakni, Pajak daerah Rp186.010.712.045,00 atau 27.58 persen dari yang ditargetkan Rp674.450.600.000,00.

Pajak hotel Rp8.667.132.317,00 atau 62.81 persen dari yang ditargetkan Rp13.800.000,000,00.

Pajak hotel terealisasi Rp8.599.487.417,00 atau 66,15 persen dari target Rp13.000.000.000,00.

Pajak losmen terealisasi Rp67.644.900,00 atau 8,46 persen dari target Rp800.000.000,00.

Pajak restoran terealisasi Rp56.270.791.057,00 atau 56,27 persen dari yang ditargetkan Rp100.000.000,000,00.

Pajak restoran dan sejenisnya terealisasi Rp13.324.825.782,00 atau 53,30 persen dari yang ditargetkan Rp25.000.000.000,00.

Pajak rumah makan dan sejenisnya baru terealisasi Rp 2.074.183.266,00.

 

Pajak kafetarian dan sejenisnya terealisasi Rp2.744.476.663,00.

Pajak jasa boga/katering dan sebagainya terealisasi Rp38.127.305.346,00 atau 50,84 persen dari yang ditargetkan Rp75.000.000.000,00.

Pajak hiburan terealisasi Rp2.718.560.768,00 atau 69,53 persen dari yang ditargetkan Rp3.910.000.000,00.

Pajak Diskotik, karoke, klub malam dan sejenisnya baru terealisasi Rp1.228.445.406,00 atau 58,50 persen dari yang ditargetkan Rp2.100.000.000

Pajak wahana rekreasi terealisasi Rp14.161.159,00.

Pajak permainan biliar dan  bowling terealisasi Rp65.946.864,00.

Pajak pacuan kuda, kendaraan bermotor dan permainan ketangkasan terealisasi Rp957.415.230,00 atau 119,68 persen dari yang ditargetkan Rp800.000.000,00.

Pajak panti pijat, refleksi, mandi uap atau spa dan pusat kebugaran terealisasi Rp2.248.953.064,00 atau 24,65 persen dari ditargetkan Rp1.010.000.000,00.

Pajak pertandingan olahraga terealisasi Rp203.639.045,00.

Pajak reklame baru teralisasi sebesar Rp1.832.526.813,00 atau 49,39 persen dari yang ditargetkan Rp3.710.000.000,00.

Dengan perincian target dan realisasinya sebagai berikut. Pajak reklame ditargetkan Rp2.500.000,00 baru terealisasi Rp1.558.953.325,00 atau 62,36 persen.

Pajak reklame kain ditargetkan Rp800.000.000,00 dan baru terealisasi Rp168.741.513,00 atau 21,09 persen.

Pajak reklame melekat atau stiker dengan target Rp200.000.000,00 baru terealisasi Rp48.065.475,00 atau 24,03 persen.

Pajak reklame selebaran ditargetkan sebesar Rp50.000.000,00 baru terealisasi Rp6.426.500,00 atau 12,85 persen.

Pajak reklame berjalan ditargetkan sebesar Rp150.000.000,00 baru terealisasi Rp50.340.000,00 atau 33,56 persen.

Pajak reklame udara ditargetkan Rp5.000.000 belum terealisasi.

Pajak reklame suara ditargetkan Rp5.000.000 belum terealisasi.

Pajak penerangan jalan ditargetkan secara keseluruhan Rp28.775.600.000,00 baru terealisasi Rp19.417.567.795 atau 67,48 persen.

Dengan rincian target dan realisasi yakni pajak penerangan jalan PLN ditargetkan Rp12.500.000.000,00 dan baru terealisasi Rp11.279.758.045,00 atau 90,24 persen.

Pajak penerangan jalan non PLN (IUPK PTFI) ditargetkan Rp16.275.600.000,00 baru terealisasi Rp8.137.809.750,00 atau 50 persen.

Pajak parkir ditargetkan sebesar Rp500.000.000,00 baru terealisasi Rp354.391.950,00 atau 70,88 persen.

Pajak air tanah ditargetkan sebesar Rp6.000.000.000,00 baru terealisasi Rp3.739.034.903,00 atau 62,32 persen.

Dengan rincian dan penargetan yakni pajak air tanah Rp200.000.000,00 baru terealisasi sebesar Rp152.467.703,00 atau 76,23 persen.

Pajak air tanah (IUPK PTFI) ditargetkan Rp5.800.000.000,00 baru terealisasi Rp3.586.567.200,00 atau 61,84 persen.

Pajak mineral bukan logam dan batuan ditargetkan sebesar Rp20.755.000.000,00 baru terealisasi Rp5.982.817.245,00 atau 28,83 persen.

Dengan rincian target dan realisasinya sebagai berikut  yakni pajak mineral bukan logam dan batuan (kontraktor) ditargetkan Rp10.000.000.000,00 baru terealisasi sebesar Rp605.371.245,00 atau 6,05 persen.

Pajak mineral bukan logam dan batuan (IUPK PTFI) ditargetkan sebesar Rp10.755.000.000,00 dan baru terealisasi Rp5.377.500.000,00 atau 50 persen.

Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) ditargetkan sebesar Rp142.000.000.000,00 baru direalisasi sebesar Rp75.192.704.947,00 atau 52,95 persen.

Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ditargetkan Rp355.000.000.000,00 baru terealisasi Rp11.835.184.250,00 atau 3,33 persen.

Pajak retribusi daerah ditargetkan sebesar Rp13.840.000.000,00 baru terealisasi sebesar Rp5.629.550.542,00 atau 40,68 persen.

Besaran target dan realisasi ini terdiri dari retribusi jasa umum ditargetkan Rp4.400.000.000,00 namun baru teralisasi Rp1.656.066.500,00 atau 37,64 persen.

Retribusi jasa usaha ditargetkan Rp6.440.000.000,00 namun baru terealisasi Rp3.393.837.736,00 atau 52,70 persen.

Retribusi perijinan tertentu ditargetkan Rp3.000.000.000,00 baru terealisasi Rp579.646.306,00 atau 19,32 persen.

Kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ditargetkan Rp6.000.000.000,00 namun   realisasinya melebihi sebesar Rp6.871.425.661,00 atau 114,52 persen.

Lain-lain PAD yang sah ditargetkan sebesar Rp.106.668.237.053,00 terealisasi Rp53.038.171.219,00 atau 49,72 persen.

Hasil penjualan BMD yang tidak dipisahkan ditargetkan Rp1.505.000.000,00 baru terealisasi Rp237.971.582,00 atau 15,81 persen.

Hasil kerjasama pemanfaatan BMD ditargetkan Rp5.000.000.000 namun baru terealisasi Rp656.964.000,00 atau 13,14 persen.

Jasa Giro ditargetkan Rp5.000.000.000 sementara realisasinya masih nol.

Pendapatan bunga ditargetkan Rp10.000.000.000,00 namun baru terealisasi sebesar Rp7.240.647.348,00 atau 72,41 persen.

Pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan ditargetkan Rp10.000.000.000 namun belum ada realisasi.

Pendapatan denda pajak daerah ditargetkan Rp922.000.000,00 realisasinya melebihi target sebesar Rp1.087.108.504,00 atau 117,91 persen.

Pendapatan denda retribuso daerah ditargetkam Rp150.000.000,00 terealisasi sebesar Rp93.602.800,00 atau 62,40 persen.

Pendapatan dari pengembalian kelebihan pembayaran perjalanan dinas ditargetkan Rp900.000.000,00 sementara realisasinya masih nol.

Pendapatan dari pengembalian kelebihan pembayaran belanja gaji dan tunjangan ASN ditargetkan Rp1.000.000.000 sementara realisasinya masih nol.

Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah ditargetkan Rp72.126.237.053,00 namun baru terealisasi Rp43.721.876.985,00 atau 60,62 persen.

Pendapatan denda atas pelamggaran Peraturan Daerah ditargetkan Rp65.000.000 dan realisasinya masih nol.

Pendapatan transfer ditargetkan Rp3.901.882.873.806,00 namun realisasinya baru Rp1.380.539.385.842,00 atau 35,38 persen.

Pendapatan transfer pemerintah pusat ditargetkan sebesar Rp3.780.872.530.000,00 namun terealisasi beru sebesar Rp1.306.234.243.821,00 atau 34,55 persen.

Dana Perimbangan ditargetkan sebesar Rp3.386.465.946.000,00 sementara realisasinya sebesar Rp1.163.496.927.521,00 atau 34,36 persen.

Dana Otonomi Khusus dan dana tambahan infrastruktur ditargetkan Rp264.631.525.000,00 namun baru terealisasi Rp79.389.457.500,00 atau 30 persen.

Dana Desa ditargetkan sebesar Rp129.775.059.000,00 namun baru terealisasi Rp63.347.858.800,00 atau 48,81 persen.

Pendapatan transfer antar daerah ditargetkan Rp121.010.343.806,00 terealisasinya Rp74.305.142.021,00 atau 61,40 persen.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan Rp1.897.158.289.141,00 namun baru terealisasi Rp1.397.826.462.198,00 atau 73,68 persen. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PGI dan YCWS Tandatangani MoU, Bangun Sinergitas untuk Papua

PGI dan YCWS Tandatangani MoU, Bangun Sinergitas untuk Papua

4 Maret 2026
874 CPNS Pemprov Papua Tengah Dinyatakan Lulus setelah Mengikuti Latsar 51 Hari

874 CPNS Pemprov Papua Tengah Dinyatakan Lulus setelah Mengikuti Latsar 51 Hari

4 Maret 2026
Perkuat Pengamanan Wilayah, Dansatgas Yon Parako 466 Pasgat Sambut Pangkodau III Kunker di Timika

Perkuat Pengamanan Wilayah, Dansatgas Yon Parako 466 Pasgat Sambut Pangkodau III Kunker di Timika

4 Maret 2026
RS Waa Banti Menuju Akreditasi, Reynold Ubra: Ruang Bedah Beroperasi Juni 2026

RS Waa Banti Menuju Akreditasi, Reynold Ubra: Ruang Bedah Beroperasi Juni 2026

4 Maret 2026
Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

4 Maret 2026

Mimika Duduki Tempat Teratas Kasus Malaria di Papua Tengah, dr. Agus: Solusinya Screening Massal

4 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Awalnya Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Kejanggalan pada Kasus Kematian Perempuan di Mimika

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Dituding Menangkan Satu Paslon, Valentinus: 33 Tahun ASN, Tidak Akan Mengkhianati Apa yang Sudah Dijalankan Selama Ini

Dituding Menangkan Satu Paslon, Valentinus: 33 Tahun ASN, Tidak Akan Mengkhianati Apa yang Sudah Dijalankan Selama Ini

Semua Penumpang Pesawat yang Tergelincir di Bandara Kamanap Yapen Dinyatakan Selamat

Semua Penumpang Pesawat yang Tergelincir di Bandara Kamanap Yapen Dinyatakan Selamat

Mengenang Pastor Yustinus Rahangiar, Pr, Sosok Gembala Sederhana di Daerah Konflik Papua

Mengenang Pastor Yustinus Rahangiar, Pr, Sosok Gembala Sederhana di Daerah Konflik Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id