ADVERTISEMENT
Senin, Juni 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Data Kemendikdasmen 38.732 Anak di Papua Selatan Tidak Mengenyam Pendidikan

Pemerintah daerah pun diharapkan dapat segera memetakan persoalan utama yang menyebabkan banyak anak belum mengakses pendidikan.

7 Mei 2026
0
Data Kemendikdasmen 38.732 Anak di Papua Selatan Tidak Mengenyam Pendidikan

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Terdapat 38.732 anak di Provinsi Papua Selatan dilaporkan tidak mengejam pendidikan (tidak bersekolah).

Jumlah tersebut berdasarkan data yang ada Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mengatakan, dengan jumlah yang hampir mencapai empat ribu anak yang tidak sekolah, akan berdampak besar terhadap masa depan generasi muda Papua Selatan kedepan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Data Pusdatin Kemendikdasmen jumlah anak tidak sekolah di Papua Selatan sebanyak 38.732 orang. Jumlah ini tersebar di empat kabupaten di Papua Selatan,” ujar Gubernur Apolo dalam keteranganya di Jayapura, Rabu 6 Mei 2026.

Baca Juga

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Kabupaten Asmat menjadi wilayah dengan angka anak tidak sekolah tertinggi, yakni mencapai 14.623 orang dan Kabupaten Mappi mencapai 12.445 anak.

Untuk Kabupaten Merauke terdapat 7.511 anak dan Kabupaten Boven Digoel sebanyak 4.153 anak.

Meski data yang ada dikeluarkan dari Pusdatin Kemendikdasmen, namun Gubernur Apolo mengatakan, data tersebut masih perlu diverifikasi ulang.

Ini bertujuan agar pemerintah memperoleh angka yang benar-benar akurat sebelum mengambil langkah penanganan lebih lanjut.

“Data awal sudah ada, sekarang tinggal bagaimana kita melakukan validasi atau melakukan pemeriksaan ulang guna mengetahui pasti jumlah anak di Papua Selatan yang tidak sekolah,” ujarnya.

Proses validasi sangat penting untuk memastikan ketepatan data sehingga program penanganan yang nantinya dijalankan bisa lebih tepat sasaran.

Pemerintah daerah pun diharapkan dapat segera memetakan persoalan utama yang menyebabkan banyak anak belum mengakses pendidikan.

Gubernur Apolo menilai persoalan pendidikan tidak bisa dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan masa depan pembangunan daerah dan kualitas sumber daya manusia di Papua Selatan.

“Pendidikan sangat penting bagi kemajuan bangsa, sehingga angka anak tidak sekolah yang hampir mencapai 40 ribu ini harus segera diatasi,” ucap Gubernur Apolo Safanpo.

Terkait itu, Gubernur Apolo berharap kegiatan lokakarya pendataan dan pemetaan pendidikan yang sedang berlangsung dapat membantu para pelaku pendidikan mengidentifikasi berbagai persoalan.

Melalui pemetaan pemerintah dapat mengetahui hambatan utama yang membuat ribuan anak belum bersekolah.

Mulai dari keterbatasan akses pendidikan, kondisi geografis, hingga faktor sosial dan ekonomi masyarakat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

22 Juni 2026
Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

22 Juni 2026
UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

Tergolong Barang Berisiko: Satgas Pasgat Amankan Senapan Angin Jenis PCP, Rencananya akan Dikirim ke Wamena

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

22 Juni 2026
Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

22 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • PPDB Hanya Melalui Empat Jalur Resmi, Kadis Pendidikan Mimika Instruksikan Tolak Titipan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Musrenbang Otsus dan RKPD 2027: Gubernur Papua Barat Paparkan Tujuh Prioritas Pembangunan Daerah

Musrenbang Otsus dan RKPD 2027: Gubernur Papua Barat Paparkan Tujuh Prioritas Pembangunan Daerah

Tekan Biaya Pemeliharaan, Pemprov Papua Efisiensi Pengelolaan Venue Peninggalan PON XX

Tekan Biaya Pemeliharaan, Pemprov Papua Efisiensi Pengelolaan Venue Peninggalan PON XX

Keuntungan Bersih 2025: Freeport Setor Rp75 Triliun ke Negara, Mimika Terima Rp1,2 Triliun

Keuntungan Bersih 2025: Freeport Setor Rp75 Triliun ke Negara, Mimika Terima Rp1,2 Triliun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id