ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

PBM-GKI di Tanah Papua Gelar Pertemuan Bahas Penyamaan Persepsi Afirmasi Otsus Papua Jilid 2

Pada titik yang paling menyedihkan ada sentimen rasial yg muncul dan mencoba untuk menganggu relasi OAP dan nonOAP yang nyatanya aman dan damai.

28 Juli 2024
0
PBM-GKI di Tanah Papua Gelar Pertemuan Bahas Penyamaan Persepsi Afirmasi Otsus Papua Jilid 2

Undangan pertemuan penyamaan persepsi dan dukungan non OAP terhadap afirmasi Otsus Papua. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lembaga Pusat Bantuan Mediasi GKI (PBM-GKI) di Tanah Papua akan melaksanakan pertemuan membahas penyamaan persepsi dan dukungan non Orang Asli Papua (OAP)  terhadap Afirmasi Otsus Papua Jilid 2.

Sesuai undangan yang diterima koranpapua.id, pertemuan tersebut akan berlangsung di Serayu Hotel, Senin 29 Juli 2024. Berbagai problem krusial akan menjadi topik menarik yang akan dibahas dalam pertemuan itu.

Kegiatan tersebut akan dihadiri pimpinan agama, ketua-ketua paguyupan, pimpinan lembaga Ormas, profesional praktisi hukum, kepolisian dan sejumlah pimpinan perusahaan yang ada di Kabupaten Mimika.

Pertemuan itu dilaksanakan untuk menyamakan persepsi semangat Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Nomor 21 Tahun 2001 dan Perubahan Kedua UU Nomor 2 Tahun 2021.

Baca Juga

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Termasuk PP 106 dan Undang-Undang Dasar 1945 P A, bahwa Pemerintah Pusat menghormati dan mengakui pemerintahan yang khusus dan istimewa dengan semua kekhususan yang diakui dalam Undang-Undang.

Guna optimalisasi implementasi semanggat Otsus ini, maka perlu sekali menjadi tanggung semua pihak, untuk mewujudkan pemberdayaan Orang Asli Papua.

Sesuai pengantar dalam undangan yang ditandatangani oleh Jake Merril Ibo selaku Direktur PBM-GKI menjelaskan bahwa, lahirnya Otsus merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap OAP yang masih tertinggal, jika dibandingkan dengan saudara-saudara dari daerah lain di Indonesia dalam bentuk program afirmasi terhadap OAP.

Hal ini tentu berangkat dari semangat UU Otsus itu sendiri yang kalau dibaca isi seluruh klausula UU Otsus bernafaskan afirmasi.

Afirmasi terkait pendidikan, lapangan kerja, kesehatan, peluang bisnis, kesejahteraan OAP, pemberdayaan ekonomi, beasiswa, perumahan.

Keseriusan pemerintah pusat berpihak pada OAP, boleh dikatakan sebagai rahmat Tuhan, karena setelah 20 tahun pemerintah menggelontorkan anggaran yang begitu besar namun belum memberikan hasil bagi kesejahteraan OAP.

Pemerintah kemudian memperpanjang program keberpihakan kepada OAP melalui Otsus di Jilid II dengan diterbitkan UU Nomor 2 Tahun 2021, dan nilai anggaran yang mengalami kenaikan sebesar 2,5 persen dibandingkan Otsus Jilid I.

Pusat Bantuan Mediasi GKI menyadari bahwa nonOAP di tanah Papua tentu bukanlah yang menyebabkan kegagalan tersebut.

Karena untuk mendapat rezeki semua bekerja keras untuk makan, minum, pakaian, dan kesejahteraan di atas Tanah Papua yang sudah menjadi Rumah Kita Bersama.

Kegagalan Otsus Jilid I yang belum memberikan dampak signifikan bagi OAP dengan anggaran biaya negara yang gelontorkan begitu besar selama 20 tahun masih menyisahkan banyak hal yang perlu dibahas bersama.

Berikut sejumlah hal krusial yang akan menjadi topik menarik yang akan dibahas bersama pada pertemuan nanti:

  1. Belum adanya pemahaman yang baik tentang Otsus Papua di semua pemangku kepentingan.
  2. Angka malaria dan stunting yang tinggi.
  3. Masih banyak anak Papua yang belum mendapatkan kerja
  4. Masih banyak jabatan startegis pemerintahan dan BUMN/BUMD belum dipercayakan kepada OAP.
  5. Masih banyak pengelolaan sekolah-sekolah pinggiran dan pedalaman belum dikelola dengan baik dalam menopang pendidikan OAP.
  6. Dilain sisi, masih banyak pejabat OAP korup.
  7. Pejabat OAP tetapi tidak berpihak ke OAP
  8. Lemanya peran legislator dan maraknya praktek minta jatah proyek oleh oknum anggota DPRD.
  9. Banyak konflik kepentingan yang berimbas pada kisruh militer menjadi soal untul OAP dan nonOAP, terutama pada wilayah-wilayah kapling konflik, sehingga PNS/Swasta tidak bisa bekerja/berdinas dengan tenang.

Dan pada titik yang paling menyedihkan ada sentimen rasial yg muncul dan mencoba untuk menganggu relasi OAP dan nonOAP yang nyatanya aman dan damai.

Untuk diketahui bahwa PBM-GKI di Tanah Papua, sebagai satu-satunya Lembaga Mediasi Terakreditasi Mahkamah Agung RI (SKKMA Nomor 102/KMA/SK/IV/2022) yang independent.

Lembaga ini sudah melaksanakan pelatihan sebanyak 30 angkatan pelatihan mediator bersertifikat terakreditasi Mahkamah Agung RI dan berlangsung di seluruh Tanah Papua.

Pelatihan mediator bersertifikat banyak berlangsung di Provinsi Papua Tengah dengan melibatkan aktor militer, aktor ASN, aktor kelompok profesi, NGO (non-governmental organiasation), staf dan managemen.

Termasuk masyarakat sipil (tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh agama, toko masyarakat). Lembaga ini juga sudah memberikan sertifikat lebih dari 600 orang yang tersebar di seluruh Tanah Papua. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Biro Pelayanan Anak Remaja Kingmi Klasis Mimika Koordinator Amungsa Selenggarakan Youth Camp 2024

Biro Pelayanan Anak Remaja Kingmi Klasis Mimika Koordinator Amungsa Selenggarakan Youth Camp 2024

Youth Camp 2024 Berlangsung Meriah, Ev. Angganetha: Anak Adalah Istimewa Karena Menyerupai Gambar dan Rupa Allah

Youth Camp 2024 Berlangsung Meriah, Ev. Angganetha: Anak Adalah Istimewa Karena Menyerupai Gambar dan Rupa Allah

Bentrok Dua Kelompok Warga di Gorong-gorong, Satu Pemuda Meninggal Dunia

Bentrok Dua Kelompok Warga di Gorong-gorong, Satu Pemuda Meninggal Dunia

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id