ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Youth Camp 2024 Berlangsung Meriah, Ev. Angganetha: Anak Adalah Istimewa Karena Menyerupai Gambar dan Rupa Allah

"Anda boleh hitam, keriting tapi harus bangkit berjuang membangun daerah ini. Tuhan tidak salah menempati anak-anak Papua di tempat ini. Harus percaya bahwa Tuhan akan bekerja dalam diri anak-anak".

29 Juli 2024
0
Youth Camp 2024 Berlangsung Meriah, Ev. Angganetha: Anak Adalah Istimewa Karena Menyerupai Gambar dan Rupa Allah

Ev. Angganetha Sobuber, S.Th membawakan pesan firman Tuhan pada ibadah pembukaan Youth Camp 2024 di Eme Neme Yauware, Senin 29 Juli 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pelaksanaan Youth Camp 2024 yang diselenggarakan Biro Pelayanan Anak dan Remaja Kingmi Klasis Mimika Koordinator Amungsa berlangsung meriah, Senin 29 Juli 2024.

Kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan di Timika, Papua Tengah ini dipusatkan di Graha Eme Neme Yauware selama tiga hari, dimulai hari ini, Senin 29 Juli sampai Rabu 31 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

Acara yang dihadiri ratusan anak dan remaja Kingmi Klasis Mimika Koordinator Amungsa, mengangkat tema utama ‘Selamatkan Anak Menangkan Generasi’.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sub tema ‘Melalui Youth Camp Anak Remaja Kuat Dalam Berfikir dan Berkarya Sesuai Otoritas Firman Demi Mengalahkan Kejahatan Dunia’.

Baca Juga

MRP Papua: Masyarakat Adat Jangan Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Jaksa Masuk Sekolah Sasar 16 SD di Mimika, Pelajar Diajak Berani Lawan Bullying

Mengawali rangkaian acara ini dengan menampilkan tarian anak remaja Maranatha. Tarian ini mengisahkan anak jalanan yang diberkati hamba-Nya supaya bisa kembali ke jalan yang benar.

Kemudian dilanjutkan dengan ibadah pembukaan yang diisi dengan lagu puji-pijian yang dibawakan singer dan anak-anak. Doa pembukaan dipimpin Pdt. Melianus Degey, S.Th.

Pieter Edoway, Ketua Panitia Youth Camp 2024 dalam laporannya menyampaikan bahwa, anggaran kegiatan selama tiga hari ini, selain dikumpulkan panitia juga mendapatkan sumbangan pribadi dari Alexander Omaleng.

“Kita orang tua sudah makin tua, anak dan remaja yang akan meneruskan tongkat Kingmi di tanah Papua ini,” kata Pieter.

Pieter yang juga Ketua AMKI Mimika mengatakan, kegiatan ini menjadi suatu kesempatan yang paling tepat untuk anak dan remaja.

Karena melalui kegiatan positif ini, anak-anak dan remaja mendapat pembinaan sehingga karakter mereka terbentuk.

Selama tiga hari, anak-anak dan remaja Kingmi akan mengikuti sejumlah kegiatan. Diantaranya, Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), seminar, pidato, musik sesuai dengan minat dan bakat anak atau talent show.

Sedangkan khusus untuk kegiatan seminar akan disampaikan oleh narasumber dengan materi yang sesuai dengan perkembangan global sehingga dapat meningkatkan karakter dan iman anak.

Dikatakan, anak dan remaja merupakan generasi masa depan gereja, bangsa dan Papua.

Karenanya Piter memastikan kegiatan besar untuk membentuk iman anak dan remaja ini akan berjalan sukses.

Ev. Angganetha Sobuber, S.Th dalam pesan firman Tuhan mengungkapkan, hari ini dirinya diperkenan Tuhan untuk berdiri di hadapan anak Kingmi Klasis Mimika Koordinator Amungsa.

Anak-anak Amungsa adalah orang hebat, calon pemimpin Papua kedepan. Suatu saat nanti ada yang menjadi gubernur, bupati, Kapolda dan pemimpin Sinode di Tanah Papua.

Anak-anak yang hebat ini juga akan menjadi pemimpin atas dirinya sendiri yang tidak mudah dibeli dalam bentuk apapun.

Anak yang akan menjaga tanahnya, sukunya dan kekayaan sumber daya alamnya.

“Saya istimewa karena berdiri di hadapan anak-anak hebat calon pemimpin masa depan,” katanya.

Di hadapan anak dan remaja, ia mengajukan pertanyaan apa itu istimewa? Pertanyaan itu dijawab oleh anak-anak bahwa istimewa artinya spesial, unik dan inti.

Atas jawaban tersebut, ia memotivasi kepada anak-anak bahwa meskipun hitam kulit dan kriting rambutmu tetapi anda adalah istimewa di hadapan Allah maupun sesama.

“Anda istimewa karena anda adalah gambar dan rupa Allah sendiri, yang diterima langsung dari Allah. Bukan gambar setan. Istimewa karena diberi kuasa oleh Allah untuk menguasai semua kekayaan alam yang ada di muka bumi ini,” jelasnya.

Kepada anak-anak, ia berpesan untuk rajin sekolah, ikuti aturan orang tua dan guru supaya kelak menjadi anak yang hebat, dahsat, kuat dan ajaib.

“Anda boleh hitam, keriting tapi harus bangkit berjuang membangun daerah ini. Tuhan tidak salah menempati anak-anak Papua di tempat ini. Harus percaya bahwa Tuhan akan bekerja dalam diri anak-anak,” katanya.

Angganetha menuturkan, dalam hidup anak Tuhan sudah rancang yang terbaik, meski demikian jalan hidup masih panjang.

Berbagai tantangan dan gelombang akan terus dihadapi, karena itu harus percaya kepada Tuhan.

Kepada orang tua, para guru, hamba Tuhan harus berdiri mendampingi agar mereka tetap kokoh dan kuat menghadapi gelombang dalam cobaan hidup kedepan.

Untuk diketahui, pada momen ini ratusan anak dan remaja Kingmi didoakan secara berantai oleh pada pendeta.

Hadir pada acara ini Pdt. David Onawame, Ketua Klasis Kingmi Mimika, para undangan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Terduga Pelaku Penikaman Diamankan, Jalan Timika-Mapurujaya Kembali Dibuka

MRP Papua: Masyarakat Adat Jangan Hanya Jadi Penonton Pembangunan

13 September 2026
Dua Terduga Pelaku Penikaman Diamankan, Jalan Timika-Mapurujaya Kembali Dibuka

Jaksa Masuk Sekolah Sasar 16 SD di Mimika, Pelajar Diajak Berani Lawan Bullying

13 September 2026
Dua Terduga Pelaku Penikaman Diamankan, Jalan Timika-Mapurujaya Kembali Dibuka

Dua Terduga Pelaku Penikaman Diamankan, Jalan Timika-Mapurujaya Kembali Dibuka

13 September 2026
Empat Korban Masih Hilang, Operasi SAR Perahu Ketinting di Asmat Diusulkan Ditutup

Empat Korban Masih Hilang, Operasi SAR Perahu Ketinting di Asmat Diusulkan Ditutup

13 September 2026
191 KK Kampung Mawokauw Jaya di Timika Terima Bantuan Beras Bulog

191 KK Kampung Mawokauw Jaya di Timika Terima Bantuan Beras Bulog

13 September 2026
Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

13 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Bentrok Dua Kelompok Warga di Gorong-gorong, Satu Pemuda Meninggal Dunia

Bentrok Dua Kelompok Warga di Gorong-gorong, Satu Pemuda Meninggal Dunia

Gladi Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Mimika Libatkan OPD Lintas Sektor

Gladi Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Mimika Libatkan OPD Lintas Sektor

Gallery Foto Pembukaan Youth Camp 2024 di Timika Berlangsung Meriah

Gallery Foto Pembukaan Youth Camp 2024 di Timika Berlangsung Meriah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id