ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

PBM-GKI di Tanah Papua Gelar Pertemuan Bahas Penyamaan Persepsi Afirmasi Otsus Papua Jilid 2

Pada titik yang paling menyedihkan ada sentimen rasial yg muncul dan mencoba untuk menganggu relasi OAP dan nonOAP yang nyatanya aman dan damai.

28 Juli 2024
0
PBM-GKI di Tanah Papua Gelar Pertemuan Bahas Penyamaan Persepsi Afirmasi Otsus Papua Jilid 2

Undangan pertemuan penyamaan persepsi dan dukungan non OAP terhadap afirmasi Otsus Papua. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lembaga Pusat Bantuan Mediasi GKI (PBM-GKI) di Tanah Papua akan melaksanakan pertemuan membahas penyamaan persepsi dan dukungan non Orang Asli Papua (OAP)  terhadap Afirmasi Otsus Papua Jilid 2.

Sesuai undangan yang diterima koranpapua.id, pertemuan tersebut akan berlangsung di Serayu Hotel, Senin 29 Juli 2024. Berbagai problem krusial akan menjadi topik menarik yang akan dibahas dalam pertemuan itu.

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut akan dihadiri pimpinan agama, ketua-ketua paguyupan, pimpinan lembaga Ormas, profesional praktisi hukum, kepolisian dan sejumlah pimpinan perusahaan yang ada di Kabupaten Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pertemuan itu dilaksanakan untuk menyamakan persepsi semangat Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Nomor 21 Tahun 2001 dan Perubahan Kedua UU Nomor 2 Tahun 2021.

Baca Juga

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

Di Tengah Pegunungan Papua, Satgas Pasgat Mulia Salurkan Harapan Nyata Lewat Donor Darah HUT ke-81 RI

Termasuk PP 106 dan Undang-Undang Dasar 1945 P A, bahwa Pemerintah Pusat menghormati dan mengakui pemerintahan yang khusus dan istimewa dengan semua kekhususan yang diakui dalam Undang-Undang.

Guna optimalisasi implementasi semanggat Otsus ini, maka perlu sekali menjadi tanggung semua pihak, untuk mewujudkan pemberdayaan Orang Asli Papua.

Sesuai pengantar dalam undangan yang ditandatangani oleh Jake Merril Ibo selaku Direktur PBM-GKI menjelaskan bahwa, lahirnya Otsus merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap OAP yang masih tertinggal, jika dibandingkan dengan saudara-saudara dari daerah lain di Indonesia dalam bentuk program afirmasi terhadap OAP.

Hal ini tentu berangkat dari semangat UU Otsus itu sendiri yang kalau dibaca isi seluruh klausula UU Otsus bernafaskan afirmasi.

Afirmasi terkait pendidikan, lapangan kerja, kesehatan, peluang bisnis, kesejahteraan OAP, pemberdayaan ekonomi, beasiswa, perumahan.

Keseriusan pemerintah pusat berpihak pada OAP, boleh dikatakan sebagai rahmat Tuhan, karena setelah 20 tahun pemerintah menggelontorkan anggaran yang begitu besar namun belum memberikan hasil bagi kesejahteraan OAP.

Pemerintah kemudian memperpanjang program keberpihakan kepada OAP melalui Otsus di Jilid II dengan diterbitkan UU Nomor 2 Tahun 2021, dan nilai anggaran yang mengalami kenaikan sebesar 2,5 persen dibandingkan Otsus Jilid I.

Pusat Bantuan Mediasi GKI menyadari bahwa nonOAP di tanah Papua tentu bukanlah yang menyebabkan kegagalan tersebut.

Karena untuk mendapat rezeki semua bekerja keras untuk makan, minum, pakaian, dan kesejahteraan di atas Tanah Papua yang sudah menjadi Rumah Kita Bersama.

Kegagalan Otsus Jilid I yang belum memberikan dampak signifikan bagi OAP dengan anggaran biaya negara yang gelontorkan begitu besar selama 20 tahun masih menyisahkan banyak hal yang perlu dibahas bersama.

Berikut sejumlah hal krusial yang akan menjadi topik menarik yang akan dibahas bersama pada pertemuan nanti:

  1. Belum adanya pemahaman yang baik tentang Otsus Papua di semua pemangku kepentingan.
  2. Angka malaria dan stunting yang tinggi.
  3. Masih banyak anak Papua yang belum mendapatkan kerja
  4. Masih banyak jabatan startegis pemerintahan dan BUMN/BUMD belum dipercayakan kepada OAP.
  5. Masih banyak pengelolaan sekolah-sekolah pinggiran dan pedalaman belum dikelola dengan baik dalam menopang pendidikan OAP.
  6. Dilain sisi, masih banyak pejabat OAP korup.
  7. Pejabat OAP tetapi tidak berpihak ke OAP
  8. Lemanya peran legislator dan maraknya praktek minta jatah proyek oleh oknum anggota DPRD.
  9. Banyak konflik kepentingan yang berimbas pada kisruh militer menjadi soal untul OAP dan nonOAP, terutama pada wilayah-wilayah kapling konflik, sehingga PNS/Swasta tidak bisa bekerja/berdinas dengan tenang.

Dan pada titik yang paling menyedihkan ada sentimen rasial yg muncul dan mencoba untuk menganggu relasi OAP dan nonOAP yang nyatanya aman dan damai.

Untuk diketahui bahwa PBM-GKI di Tanah Papua, sebagai satu-satunya Lembaga Mediasi Terakreditasi Mahkamah Agung RI (SKKMA Nomor 102/KMA/SK/IV/2022) yang independent.

Lembaga ini sudah melaksanakan pelatihan sebanyak 30 angkatan pelatihan mediator bersertifikat terakreditasi Mahkamah Agung RI dan berlangsung di seluruh Tanah Papua.

Pelatihan mediator bersertifikat banyak berlangsung di Provinsi Papua Tengah dengan melibatkan aktor militer, aktor ASN, aktor kelompok profesi, NGO (non-governmental organiasation), staf dan managemen.

Termasuk masyarakat sipil (tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh agama, toko masyarakat). Lembaga ini juga sudah memberikan sertifikat lebih dari 600 orang yang tersebar di seluruh Tanah Papua. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

16 Agustus 2026
72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

Di Tengah Pegunungan Papua, Satgas Pasgat Mulia Salurkan Harapan Nyata Lewat Donor Darah HUT ke-81 RI

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

16 Agustus 2026
Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

16 Agustus 2026
Kunker di Papua Tengah, Yorrys Rawayei: Serap Aspirasi untuk Didorong ke Pemerintah Pusat

Yorrys Raweyai: Keberhasilan Otsus Tidak Cukup Diukur dari Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat yang Dirasakan Masyarakat 

16 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    910 shares
    Bagikan 364 Tweet 228
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Biro Pelayanan Anak Remaja Kingmi Klasis Mimika Koordinator Amungsa Selenggarakan Youth Camp 2024

Biro Pelayanan Anak Remaja Kingmi Klasis Mimika Koordinator Amungsa Selenggarakan Youth Camp 2024

Youth Camp 2024 Berlangsung Meriah, Ev. Angganetha: Anak Adalah Istimewa Karena Menyerupai Gambar dan Rupa Allah

Youth Camp 2024 Berlangsung Meriah, Ev. Angganetha: Anak Adalah Istimewa Karena Menyerupai Gambar dan Rupa Allah

Bentrok Dua Kelompok Warga di Gorong-gorong, Satu Pemuda Meninggal Dunia

Bentrok Dua Kelompok Warga di Gorong-gorong, Satu Pemuda Meninggal Dunia

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id