ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

“Jangan sampai pelayanan kesehatan di sana kosong,” kata Godfried.

12 September 2026
0
Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Godfried Maturbong. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Gangguan keamanan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, mulai meninggalkan trauma pada tenaga kesehatan.

Seorang nakes bahkan harus dipindahkan setelah dokter spesialis kejiwaan menyatakan yang bersangkutan tidak lagi diperbolehkan bertugas di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Godfried Maturbongs mengatakan, trauma itu cukup berat. Suara yang menyerupai tembakan dapat memicu reaksi spontan pada nakes tersebut untuk menghindar.

“Ketika dia mendengar bunyi seperti tembakan, secara spontan ada refleks untuk berlari menghindari bunyi tersebut,” ujar Godfried Jumat 11 September 2026.

Baca Juga

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

Kondisi itu membuat Dinkes Mimika harus mempertimbangkan kembali keberadaan nakes di Jila. Menurut Godfried, keselamatan petugas tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan pelayanan kesehatan.

“Ada gangguan keamanan, sehingga suka atau tidak suka saya harus berusaha bagaimana mengevakuasi seluruh nakes yang ada di Jila,” katanya.

Godfried mengatakan, Dinkes saat ini berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan mengevakuasi seluruh nakes dari Jila.

Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa hanya meminta nakes tetap bertugas tanpa memberikan jaminan keamanan.

“Tugas dan tanggung jawab saya adalah menghadirkan tenaga kesehatan. Tapi pada satu sisi, nakes-nakes ini juga membutuhkan jaminan. Mereka mau bekerja, tetapi apakah ada jaminan keamanan, keselamatan dan kenyamanan?” ujarnya.

Evakuasi atau Pelayanan Tetap Berjalan

Persoalan menjadi rumit karena penarikan seluruh nakes berisiko membuat masyarakat Jila kehilangan pelayanan kesehatan.

“Jangan sampai pelayanan kesehatan di sana kosong,” kata Godfried.

Karena itu, Dinkes harus mencari skema yang memungkinkan keselamatan nakes tetap terjamin tanpa memutus pelayanan kesehatan masyarakat.

Koordinasi lintas pihak terus dilakukan untuk menentukan langkah, termasuk kemungkinan evakuasi sementara dan penempatan kembali nakes jika situasi keamanan telah dinilai aman.

Bagi Dinkes, kondisi di Jila kini bukan sekadar persoalan ketersediaan tenaga kesehatan. Pemerintah juga harus memastikan mereka dapat bekerja tanpa dibayangi rasa takut dan trauma. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Mimika Targetkan 10 Kampung Dapat Akses Listrik

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

12 Oktober 2026
Satgas Pasgat Amankan Dua Butir Amunisi Aktif di Bandara Mopah Merauke

Satgas Pasgat Amankan Dua Butir Amunisi Aktif di Bandara Mopah Merauke

12 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Mimika, PAUD-SD Bakal Diliburkan, SMP-SMA Belajar Daring

Kabut Asap Selimuti Mimika, PAUD-SD Bakal Diliburkan, SMP-SMA Belajar Daring

12 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    790 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id