TIMIKA, Koranpapua.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melalui Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Puskesmas Ipaya, Kampung Ipiri, Distrik Amar, Rabu 14 Oktober 2026 malam.
Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta mendorong peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinkes Mimika, Carolina Heatubun, menekankan pentingnya disiplin tenaga kesehatan, pelayanan yang ramah, serta pengembangan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah kerja puskesmas.
Carolina mengapresiasi tenaga kesehatan yang tetap menjalankan tugas pelayanan. Ia mengingatkan agar setiap program dilaksanakan secara terencana, disertai pencatatan dan pelaporan yang tertib sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah dilakukan.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dilaksanakan, tetapi juga harus dievaluasi untuk mengetahui capaian, kekurangan, dan langkah perbaikan yang perlu dilakukan.
Ia juga mendorong tenaga kesehatan mengembangkan inovasi, termasuk mengoptimalkan kunjungan rumah dan kegiatan pelayanan lainnya agar masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses puskesmas tetap memperoleh layanan kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan Puskesmas Ipaya memaparkan program kerja yang telah dijalankan beserta berbagai kendala yang dihadapi. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama tim Dinkes Mimika untuk merumuskan langkah tindak lanjut dan strategi pencapaian target.
Melalui monitoring dan evaluasi ini, Dinkes Mimika berharap tenaga kesehatan Puskesmas Ipaya semakin disiplin, inovatif, dan bertanggung jawab dalam menjalankan program, sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih optimal.
Penulis: Ril Minggu








