ADVERTISEMENT
Sabtu, September 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

“Jangan sampai pelayanan kesehatan di sana kosong,” kata Godfried.

12 September 2026
0
Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Godfried Maturbong. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Gangguan keamanan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, mulai meninggalkan trauma pada tenaga kesehatan.

Seorang nakes bahkan harus dipindahkan setelah dokter spesialis kejiwaan menyatakan yang bersangkutan tidak lagi diperbolehkan bertugas di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Godfried Maturbongs mengatakan, trauma itu cukup berat. Suara yang menyerupai tembakan dapat memicu reaksi spontan pada nakes tersebut untuk menghindar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ketika dia mendengar bunyi seperti tembakan, secara spontan ada refleks untuk berlari menghindari bunyi tersebut,” ujar Godfried Jumat 11 September 2026.

Baca Juga

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Kondisi itu membuat Dinkes Mimika harus mempertimbangkan kembali keberadaan nakes di Jila. Menurut Godfried, keselamatan petugas tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan pelayanan kesehatan.

“Ada gangguan keamanan, sehingga suka atau tidak suka saya harus berusaha bagaimana mengevakuasi seluruh nakes yang ada di Jila,” katanya.

Godfried mengatakan, Dinkes saat ini berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan mengevakuasi seluruh nakes dari Jila.

Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa hanya meminta nakes tetap bertugas tanpa memberikan jaminan keamanan.

“Tugas dan tanggung jawab saya adalah menghadirkan tenaga kesehatan. Tapi pada satu sisi, nakes-nakes ini juga membutuhkan jaminan. Mereka mau bekerja, tetapi apakah ada jaminan keamanan, keselamatan dan kenyamanan?” ujarnya.

Evakuasi atau Pelayanan Tetap Berjalan

Persoalan menjadi rumit karena penarikan seluruh nakes berisiko membuat masyarakat Jila kehilangan pelayanan kesehatan.

“Jangan sampai pelayanan kesehatan di sana kosong,” kata Godfried.

Karena itu, Dinkes harus mencari skema yang memungkinkan keselamatan nakes tetap terjamin tanpa memutus pelayanan kesehatan masyarakat.

Koordinasi lintas pihak terus dilakukan untuk menentukan langkah, termasuk kemungkinan evakuasi sementara dan penempatan kembali nakes jika situasi keamanan telah dinilai aman.

Bagi Dinkes, kondisi di Jila kini bukan sekadar persoalan ketersediaan tenaga kesehatan. Pemerintah juga harus memastikan mereka dapat bekerja tanpa dibayangi rasa takut dan trauma. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id