TIMIKA, Koranpapua.id –Karantina Papua Tengah menggagalkan pengiriman tiga ekor ular death adder dari Timika menuju Semarang, Jawa Tengah.
Ketiga ular ditemukan hidup dalam sebuah paket di area kargo Bandara Mozes Kilangin Timika, Sabtu 5 September 2026.
Temuan bermula dari kecurigaan petugas Aviation Security (Avsec) setelah hasil pemindaian X-Ray menunjukkan bentuk menyerupai ular.
Petugas kemudian memeriksa paket tersebut dan menemukan tiga ekor death adder.
Ketiga satwa tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina maupun perizinan dari instansi berwenang.
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan pengawasan lalu lintas hewan dan satwa akan terus diperkuat, terutama di pintu keluar wilayah Papua Tengah.
“Karantina memiliki peran penting dalam memastikan setiap hewan dan satwa yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan kesehatan, dokumen, serta ketentuan yang berlaku,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat tidak mengirim satwa liar secara sembarangan melalui jasa ekspedisi dan memastikan seluruh persyaratan karantina serta ketentuan konservasi dipenuhi. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru









