ADVERTISEMENT
Senin, September 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Festival Budaya Nasional di Lombok: Pemkab Gelontorkan Rp2,5 Miliar Dukung Persiapan Sanggar Seni di Mimika

Selain memperkuat kelembagaan, pemerintah daerah juga mendorong seluruh pengurus sanggar agar lebih aktif melibatkan generasi muda dalam setiap aktivitas seni dan budaya.

22 Juli 2026
0
KPU Mimika Perkuat Validasi Data Pemilih di TPS Khusus Freeport, Mobilitas Ribuan Karyawan Jadi Tantangan Utama

Kadisbudparekraf Kabupaten Mimika, Elisabeth Cenawatin.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) berencana mengikuti Festival Budaya Tingkat Nasional yang digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada November 2026.

Mendukung rencana itu, Pemkab Mimika menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,5 miliar dari pos Dana Otonomi Khusus (Otsus) 2026 untuk digunakan mempersiapkan sanggar-sanggar seni di Mimika agar bisa tampil maksimal di ivent Nasional bergensi tersebut.

ADVERTISEMENT

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penggunaan dana Otsus kali ini tidak lagi difokuskan pada pemberian bantuan tunai kepada sanggar seni.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tetapi diarahkan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), memperkuat tata kelola organisasi, serta mempersiapkan penampilan budaya Mimika di tingkat nasional.

Baca Juga

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Kepala Disbudparekraf Kabupaten Mimika, Elisabeth Cenawatin, mengatakan seluruh tahapan persiapan menuju festival telah menjadi prioritas utama dalam pemanfaatan anggaran Otsus tahun ini.

“Fokus kami tahun ini adalah mempersiapkan sanggar-sanggar budaya untuk mengikuti festival besar di Lombok,” ujar Elisabeth, Selasa 21 Juli 2026.

Menurutnya, seluruh proses persiapan, mulai dari pembinaan hingga pelaksanaan, didukung melalui anggaran Otsus sebesar Rp2,5 miliar.

Elisabeth menjelaskan, perubahan pola penggunaan dana tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun sanggar budaya yang lebih profesional, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat Nasional.

Menurutnya, keberhasilan sebuah sanggar tidak hanya ditentukan oleh bantuan dana, tetapi juga oleh kemampuan mengelola organisasi, administrasi, hingga kualitas karya seni yang dihasilkan.

Karena itu, Disbudparekraf kini memberikan pendampingan intensif kepada setiap sanggar, melalui pelatihan manajemen organisasi, pembinaan teknis, serta monitoring rutin setiap bulan.

“Pendampingan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola sanggar, memperbaiki administrasi, serta mempersiapkan para pelaku seni agar mampu menampilkan karya budaya terbaik yang memiliki nilai budaya sekaligus daya saing di tingkat nasional,” jelasnya.

Bantuan Tunai Dihentikan Sementara

Elisabeth mengungkapkan, pada 2026 pemerintah belum mengalokasikan bantuan tunai langsung kepada sanggar karena seluruh anggaran difokuskan pada pembinaan dan kebutuhan festival Nasional.

Kebijakan tersebut berbeda dengan tahun 2025, ketika Pemkab Mimika menyalurkan bantuan Otsus sebesar Rp50 juta kepada masing-masing dari 40 sanggar budaya yang telah memiliki legalitas.

Selain bantuan dana, pemerintah saat itu juga menyediakan bahan baku produksi dan membangun fasilitas pendukung untuk menunjang aktivitas kesenian.

Setiap sanggar penerima bantuan diwajibkan memiliki rumah produksi yang aktif digunakan sebagai pusat kegiatan budaya, seperti menganyam, mengukir, membuat kerajinan tangan, hingga menghasilkan berbagai karya seni khas Papua secara berkelanjutan.

Evaluasi dan Regenerasi Jadi Prioritas

Disbudparekraf juga terus melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan yang telah diberikan pada tahun-tahun sebelumnya.

Pemantauan dilakukan secara langsung untuk memastikan seluruh sarana dan peralatan produksi dimanfaatkan sesuai kebutuhan serta mampu meningkatkan produktivitas sanggar.

Selain memperkuat kelembagaan, pemerintah daerah juga mendorong seluruh pengurus sanggar agar lebih aktif melibatkan generasi muda dalam setiap aktivitas seni dan budaya.

Dengan rata-rata anggota sanggar sebanyak 10 hingga 12 orang, regenerasi dinilai menjadi faktor penting agar keterampilan, pengetahuan, serta warisan budaya masyarakat adat Mimika tetap terpelihara dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Melalui penguatan kapasitas sanggar dan keikutsertaan dalam festival budaya Nasional, Pemkab Mimika berharap seni dan budaya lokal tidak hanya menjadi identitas daerah.

Tetapi juga mampu tampil sebagai representasi Papua Tengah di tingkat nasional sekaligus memperluas promosi potensi budaya dan ekonomi kreatif Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026
HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

14 September 2026
Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

14 September 2026
Yohana Paliling Soroti Disiplin ASN Mimika dan Korupsi Waktu

Yohana Paliling Soroti Disiplin ASN Mimika dan Korupsi Waktu

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    609 shares
    Bagikan 244 Tweet 152
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
BRIDA Mimika Dorong Perlindungan HKI: Siapkan Sentra Kekayaan Intelektual, Lindungi Inovasi dan Budaya Lokal

BRIDA Mimika Dorong Perlindungan HKI: Siapkan Sentra Kekayaan Intelektual, Lindungi Inovasi dan Budaya Lokal

78 TK di Mimika Semarakkan Hari Anak Nasional Lewat Pawai Budaya Nusantara

78 TK di Mimika Semarakkan Hari Anak Nasional Lewat Pawai Budaya Nusantara

Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id