TIMIKA, Koranpapua.id– AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, Selasa 14 Juli 2026 melaksanakan tugas sebagai Kapolres Mimika, setelah sehari sebelumnya, Senin 13 Juli melaksanakan serah terima jabatan di Mapolda Papua Tengah.
Apa saja program dan kebijakannya dalam memimpin Polres Mimika? Berikut pernyataannya di hari pertama melaksanakan tugas di tanah Mimika.
Kepada para awak media usai mengikuti prosesi penyambutan dan tradisi Pedang Pora di Mapolres Mimika, Alredo tidak menyampaikan secara gamlang terkait program dan kebijakannya.
Ia menegaskan bahwa, sebagai pemimpin baru sudah pasti akan melanjutkan program dan kebijakan yang telah berjalan dan rintis oleh pemimpin sebelumnya.
Meski demikian, Kapolres yang pernah menjadi atlet tinju nasional dan mempersembahkan medali perunggu pada Kejuaraan Tinju Internasional Arafura Games 2001 di Australia, menegaskan dirinya akan memperkuat soliditas internal kepolisian.
Solidas ini menurutnya langkah penting dan awal dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kabupaten Mimika.
Menurutnya, kondisi keamanan di Mimika membutuhkan kesinambungan dalam kepemimpinan. Karena itu, Alredo tidak ingin memulai dari nol, melainkan meneruskan berbagai hal positif yang telah dilakukan oleh pejabat sebelumnya.
“Kita meneruskan yang sekarang sedang berjalan. Di Timika ini tidak bisa lagi saya bilang, saya masuk di sini baru belajar. Tidak, di sini sudah running. Apa yang sudah dikerjakan oleh pimpinan sebelumnya, saya harus lanjutkan,” ujar AKBP Alredo.
Ia menegaskan, upaya mempertahankan hal-hal baik yang sudah berjalan akan menjadi prioritas, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Minimal kita mempertahankan yang sudah baik, dan kalau bisa ditingkatkan lagi dalam segi pelayanan, pemeliharaan Kamtibmas, mengayomi, serta melindungi masyarakat,” katanya.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolres Mimika, AKBP Alredo mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat kesatuan internal di tubuh Polri.
Menurutnya, soliditas internal menjadi fondasi utama sebelum membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
“Pertama-tama saya ingin menguatkan dulu internal kita, Polri, dengan menyatukan seluruh elemen-elemen yang ada di Polri,” jelasnya.
Ia menyebut, Polres Mimika memiliki sejumlah unsur yang terlibat dalam menjaga keamanan daerah, mulai dari Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC), Sat Brimob, Pasukan Brimob Gegana hingga jajaran Polres Mimika.
“Di sini ada Satgas ODC, ada Sat Brimob, ada Pas Brimob Gegana, ada Polres. Kita harus kuat dulu, baru kita menjalin kerja sama dengan berbagai elemen yang ada di Timika,” ujarnya.
Alredo menambahkan, sinergi bersama TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh komponen masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di daerah.
“Tidak mungkin saya bisa bekerja sama keluar kalau dari kami tidak solid. Dari Polres harus solid dulu, antar unsur Polri juga harus solid, baru bisa bersama-sama membangun soliditas dengan elemen yang lain,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










