ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

MathNoken bukan sekadar inovasi. Melainkan sebuah upaya untuk menghadirkan media pembelajaran yang dekat dengan denyut nadi masyarakat Papua.

14 Juli 2026
0
Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

Abdullah Muhammad Irsyad Syafiudin, Kesya Azka Najhan, dan Salsa Billa Azzahra, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) raih prestasi nasional (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SURABAYA, Koranpapua.id- MathNoken, aplikasi gamifikasi etnomatematika karya mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) raih prestasi nasional.

Inovasi dari Abdullah Muhammad Irsyad Syafiudin, Kesya Azka Najhan, dan Salsa Billa Azzahra, itu meraih juara dua dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional #9 IDEA Universitas Negeri Jakarta pada Selasa 7 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

MathNoken mengangkat noken Papua sebagai media pembelajaran guna meningkatkan literasi matematika siswa di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami menyadari adanya masalah kesenjangan dalam imajinasi anak-anak 3T atas contoh soal matematika yang kerap mengangkat transportasi modern. Namun, mereka memiliki budaya yang lebih kontekstual terhadap matematika,” ungkap Irsyad seperti dikutip dari UNAIR NEWS.

Baca Juga

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

30 Ton Kopra Sarmi Senilai Rp516 Juta Dikirim ke Luar Daerah, Wagub Papua: Potensi Lokal Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

Lebih lanjut, Irsyad memaparkan bahwa soal-soal pembelajaran matematika di sekolah sering memuat ilustrasi berupa kereta, gedung tinggi, atau transportasi modern yang akrab dengan kehidupan perkotaan.

Sedangkan, anak-anak di daerah 3T belum pernah membayangkan dan melihat objek-objek tersebut secara langsung.

“Contoh soalnya terkadang tentang kereta api atau gedung tinggi. Orang-orang yang ada di 3T, apalagi Papua, tidak bisa membayangkan contoh soal dengan analogi kereta api ataupun gedung tinggi karena memang di sana tidak ada hal seperti itu,” jelas Irsyad.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pelajaran matematika semakin terasa jauh dari realitas kehidupan sehari-hari siswa.

Demikian, MathNoken hadir melalui pemanfaatan motif-motif noken Papua yang mengandung konsep etnomatematika.

Seperti operasi hitung, pola, deret, simetri, rasio, proporsi luas, aljabar hingga refleksi sebagai media pembelajaran matematika yang lekat dengan adat setempat.

Bagi Irsyad dan tim, MathNoken bukan sekadar inovasi. Melainkan sebuah upaya untuk menghadirkan media pembelajaran yang dekat dengan denyut nadi masyarakat Papua.

Melalui berbagai fitur interaktif, seperti Craft Mode dan Story Mode aplikasi ini dirancang untuk memahami matematika melalui objek yang mereka temui sehari-hari.

Selain itu, MathNoken turut dilengkapi fitur dashboard analitik guru guna merekam perkembangan belajar siswa.

“Niat kami adalah menyediakan suatu bahan belajar atau media belajar yang lebih inklusif dan mudah dipahami. Jadi, ketika mereka harus mengerjakan sesuatu atau belajar matematika mereka tidak merasa matematika itu sesuatu yang jauh,” tuturnya.

Ia turut menekankan bahwa aplikasi MathNoken membuka peluang implementasi nyata melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Mulai dari pemerintah, dinas pendidikan, komunitas yang bergerak di bidang pendidikan, hingga perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan noken papua sebagai media pembelajaran, khususnya bagi siswa di daerah 3T.

“Kami juga berharap MathNoken dapat diintegrasikan ke dalam Kurikulum Merdeka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), karena fitur-fitur yang kami hadirkan bersifat edukatif,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

12 Agustus 2026
Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

12 Agustus 2026
Peserta Antusias, Seminar Kesehatan Reproduksi di Kuala Kencana Berlangsung Interaktif

Peserta Antusias, Seminar Kesehatan Reproduksi di Kuala Kencana Berlangsung Interaktif

12 Agustus 2026
Dinkes Mimika Selenggarakan Seminar Kesehatan Reproduksi, Dorong Masyarakat Kenali Risiko Kehamilan

Dinkes Mimika Selenggarakan Seminar Kesehatan Reproduksi, Dorong Masyarakat Kenali Risiko Kehamilan

12 Agustus 2026
Kejar Target 17 Ton, Warga Mimika Baru Kumpulkan Delapan Ton Sampah dalam Lima Hari

Kejar Target 17 Ton, Warga Mimika Baru Kumpulkan Delapan Ton Sampah dalam Lima Hari

12 Agustus 2026
Evaluasi Tiga Tahun Pembangunan di Provinsi Papua Selatan, Gubernur Apolo: Seluruh OPD Diminta Siapkan Data

Evaluasi Tiga Tahun Pembangunan di Provinsi Papua Selatan, Gubernur Apolo: Seluruh OPD Diminta Siapkan Data

12 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id