ADVERTISEMENT
Kamis, September 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

MathNoken bukan sekadar inovasi. Melainkan sebuah upaya untuk menghadirkan media pembelajaran yang dekat dengan denyut nadi masyarakat Papua.

14 Juli 2026
0
Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

Abdullah Muhammad Irsyad Syafiudin, Kesya Azka Najhan, dan Salsa Billa Azzahra, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) raih prestasi nasional (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SURABAYA, Koranpapua.id- MathNoken, aplikasi gamifikasi etnomatematika karya mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) raih prestasi nasional.

Inovasi dari Abdullah Muhammad Irsyad Syafiudin, Kesya Azka Najhan, dan Salsa Billa Azzahra, itu meraih juara dua dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional #9 IDEA Universitas Negeri Jakarta pada Selasa 7 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

MathNoken mengangkat noken Papua sebagai media pembelajaran guna meningkatkan literasi matematika siswa di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami menyadari adanya masalah kesenjangan dalam imajinasi anak-anak 3T atas contoh soal matematika yang kerap mengangkat transportasi modern. Namun, mereka memiliki budaya yang lebih kontekstual terhadap matematika,” ungkap Irsyad seperti dikutip dari UNAIR NEWS.

Baca Juga

Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

Lebih lanjut, Irsyad memaparkan bahwa soal-soal pembelajaran matematika di sekolah sering memuat ilustrasi berupa kereta, gedung tinggi, atau transportasi modern yang akrab dengan kehidupan perkotaan.

Sedangkan, anak-anak di daerah 3T belum pernah membayangkan dan melihat objek-objek tersebut secara langsung.

“Contoh soalnya terkadang tentang kereta api atau gedung tinggi. Orang-orang yang ada di 3T, apalagi Papua, tidak bisa membayangkan contoh soal dengan analogi kereta api ataupun gedung tinggi karena memang di sana tidak ada hal seperti itu,” jelas Irsyad.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pelajaran matematika semakin terasa jauh dari realitas kehidupan sehari-hari siswa.

Demikian, MathNoken hadir melalui pemanfaatan motif-motif noken Papua yang mengandung konsep etnomatematika.

Seperti operasi hitung, pola, deret, simetri, rasio, proporsi luas, aljabar hingga refleksi sebagai media pembelajaran matematika yang lekat dengan adat setempat.

Bagi Irsyad dan tim, MathNoken bukan sekadar inovasi. Melainkan sebuah upaya untuk menghadirkan media pembelajaran yang dekat dengan denyut nadi masyarakat Papua.

Melalui berbagai fitur interaktif, seperti Craft Mode dan Story Mode aplikasi ini dirancang untuk memahami matematika melalui objek yang mereka temui sehari-hari.

Selain itu, MathNoken turut dilengkapi fitur dashboard analitik guru guna merekam perkembangan belajar siswa.

“Niat kami adalah menyediakan suatu bahan belajar atau media belajar yang lebih inklusif dan mudah dipahami. Jadi, ketika mereka harus mengerjakan sesuatu atau belajar matematika mereka tidak merasa matematika itu sesuatu yang jauh,” tuturnya.

Ia turut menekankan bahwa aplikasi MathNoken membuka peluang implementasi nyata melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Mulai dari pemerintah, dinas pendidikan, komunitas yang bergerak di bidang pendidikan, hingga perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan noken papua sebagai media pembelajaran, khususnya bagi siswa di daerah 3T.

“Kami juga berharap MathNoken dapat diintegrasikan ke dalam Kurikulum Merdeka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), karena fitur-fitur yang kami hadirkan bersifat edukatif,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

10 September 2026
Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

10 September 2026
Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

10 September 2026
Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

10 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

10 September 2026
Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

10 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id