ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

Kementerian Pekerjaan Umum melanjutkan pembangunan pengamanan di kawasan itu, sebagai upaya melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi, erosi, dan intrusi air laut.

14 Juli 2026
0
Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

Pembangunan pengamanan Pantai Lampu Satu di Merauke, Papua Selatan, sepanjang 120 meter pada 2026 untuk mengurangi abrasi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MERAUKE, Koranpapua.id- Abrasi yang terjadi di Pantai Lampu Satu Kabupaten Merauke, Papua Selatan saat ini tergolong serius.

Di sejumlah titik pada kawasan tersebut terlihat garis pantai telah bergeser hingga sekitar 100 meter akibat terjangan gelombang laut.

ADVERTISEMENT

“Kawasan itu sudah sangat terabrasi, bahkan ada yang tergeser garis pantainya sepanjang 100 meter,” ujar Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo dalam keterangannya seperti dikutip, Selasa 14 Juli 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, Balai Wilayah Sungai Papua Merauke sudah memprogramkan kegiatan penanganan sejak tahun 2022 dengan total yang sudah ditangani sekitar 639 meter.

Baca Juga

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Untuk melanjutkan upaya tersebut, pada 2026 Kementerian PU akan membangun pengamanan pantai tambahan sepanjang 120 meter dengan alokasi anggaran sekitar Rp8 miliar.

Pekerjaan konstruksi akan menggunakan revetment berbahan kubus beton berukuran 60 x 60 x 60 sentimeter dan 30 x 30 x 30 sentimeter.

Struktur tersebut diperkuat dengan lapisan geotekstil sebagai fondasi agar lebih tahan terhadap tekanan gelombang dan pergerakan tanah.

Dikatakan, Kementerian Pekerjaan Umum melanjutkan pembangunan pengamanan di kawasan itu, sebagai upaya melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi, erosi, dan intrusi air laut.

Proyek yang dikerjakan melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah menjaga wilayah pesisir sekaligus melindungi masyarakat dan aset strategis di kawasan pantai.

Menteri Dody Hanggodo mengatakan pengamanan pesisir merupakan salah satu program prioritas Kementerian PU.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pengaman pantai tidak hanya berfungsi meredam gelombang laut, tetapi juga melindungi permukiman warga serta berbagai aset strategis dari dampak banjir rob, abrasi, dan erosi.

Ia menjelaskan, pembangunan pengaman pantai juga memiliki manfaat penting dalam menjaga ketersediaan sumber air tawar di Merauke. Dengan berkurangnya intrusi air laut, kualitas air yang dimanfaatkan masyarakat diharapkan tetap terjaga.

Selain itu, keberadaan bangunan pengaman pantai diharapkan mampu menahan laju abrasi yang selama ini terus mengikis garis pantai di kawasan Lampu Satu Merauke. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

14 Juli 2026
Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

14 Juli 2026
Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

14 Juli 2026
Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

14 Juli 2026
Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

14 Juli 2026
Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

14 Juli 2026

POPULER

  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    718 shares
    Bagikan 287 Tweet 180
  • Pemkab Mimika Siapkan Pembangunan 353 Rumah Layak Huni, Fisik Dimulai Usai Perencanaan Rampung

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id