ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Penembakan Pilot AMA Air, Uskup Jayapura: Pukulan terhadap Pelayanan Kemanusian di  Pedalaman Papua

“Kami tidak pernah membawa barang-barang militer. Semua dapat dicek melalui manifes penerbangan. Sesuai SOP, selama ini menolak permintaan pengangkutan yang berkaitan dengan operasi militer”.

4 Juli 2026
0
Penembakan Pilot AMA Air, Uskup Jayapura: Pukulan terhadap Pelayanan Kemanusian di  Pedalaman Papua

Pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) berregistrasi PK-RCY sesudah dibakar. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Penembakan yang menewaskan Nicholas F. Goselin, Pilot AMA Air PK-RCY di Bandara Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis 2 Juni 2026, mendapatkan tanggapan dari Uskup Keuskupan Jayapura, Mrg. Yanuarius Teofilus Matopai You.

Uskup Yanuarius mengatakan, sebagai pemimpin umat Katolik lokal, dirinya sangat terpukul dengan terjadinya peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

Bagi Uskup Yanuarius, peristiwa penembakan pilot yang disertai dengan pembakaran pesawat, tidak saja menjadi kehilangan bagi Gereja Katolik, tetapi juga menjadi pukulan terhadap pelayanan kemanusiaan di pedalaman Tanah Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebagai pimpinan gereja yang memiliki pesawat ini, kami sangat terpukul dengan peristiwa tersebut,” ungkap Uskup Yanuarius kepada awak media di Bandara Sentani, Jayapura, Jumat 3 Juli 2026.

Baca Juga

Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Kasus Penembakan di Intan Jaya

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Operasional penerbangan misi yang dijalankan Gereja Katolik selama ini, kata Uskup Yanuarius, bukan bertujuan mencari keuntungan, melainkan bagian dari pelayanan untuk menjangkau masyarakat di daerah-daerah terpencil.

“Dari sisi bisnis, sebenarnya kami tidak memperoleh apa-apa. Bahkan kami lebih banyak mengalami kerugian. Namun kami sadar ini adalah bagian dari amanat agung untuk membawa pelayanan dan firman Tuhan hingga ke pelosok,” tuturnya.

Direktur PT AMA, Bob Kayadu mengatakan, keluarga besar AMA Air sangat terpukul atas terjadinya peristiwa penembakan pilot dan pembakaran pesawat.

Menurutnya, selama 67 tahun empat bulan telah melayani penerbangan misi di Tanah Papua. “Baru kali ini terjadi pembunuhan terhadap awak pesawat,” kata Bob.

Dikatakan, kecelakaan pesawat bisa saja terjadi kapan saja, namun pembakaran pesawat dan pembunuhan seperti ini merupakan tindakan yang sungguh tidak manusiawi. “Ini menjadi luka yang sangat dalam bagi kami,” ungkap Bob.

Ia berharap para pelaku menyadari perbuatannya, dan menghentikan tindakan kekerasan terhadap penerbangan sipil yang melayani masyarakat pedalaman.

Menurut Bob, apabila aksi kekerasan terhadap pesawat-pesawat misi terus terjadi, maskapai penerbangan misi seperti AMA, MAF, Advent, maupun operator penerbangan misi lainnya dapat menghentikan pelayanan mereka.

Bob juga membantah tudingan bahwa pesawat AMA digunakan untuk mendukung operasi militer. Ia menegaskan seluruh penerbangan dilakukan sesuai standar operasional perusahaan dengan menjunjung prinsip netralitas.

“Kami tidak pernah membawa barang-barang militer. Semua dapat dicek melalui manifes penerbangan,” jelasnya.

Dikatakan, sesuai SOP, pihaknya selama ini menolak permintaan pengangkutan yang berkaitan dengan operasi militer.

Ia menjelaskan maskapai AMA saat ini memiliki sekitar 16 pilot yang melayani berbagai wilayah pedalaman Papua.

Rute menuju Balingga mulai dilayani sejak 2023, dengan frekuensi satu kali penerbangan setiap pekan, dan almarhum Nicholas F. Goselin telah bertugas sebagai pilot di Papua selama hampir tiga tahun. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Kasus Penembakan di Intan Jaya

4 Juli 2026
Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

4 Juli 2026
Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

4 Juli 2026
Penembakan Pilot AMA Air, Uskup Jayapura: Pukulan terhadap Pelayanan Kemanusian di  Pedalaman Papua

Penembakan Pilot AMA Air, Uskup Jayapura: Pukulan terhadap Pelayanan Kemanusian di  Pedalaman Papua

4 Juli 2026
Tabrak Trotoar di Mile 32 Timika, Pengendara Sepada Motor Dilaporkan Tewas

Tabrak Trotoar di Mile 32 Timika, Pengendara Sepada Motor Dilaporkan Tewas

4 Juli 2026
Pencarian Empat Nelayan Hilang di Perairan Mimika Dihentikan, Basarnas: Akan Dibuka Kembali Jika Ada Petunjuk

Pencarian Empat Nelayan Hilang di Perairan Mimika Dihentikan, Basarnas: Akan Dibuka Kembali Jika Ada Petunjuk

4 Juli 2026

POPULER

  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • SMK Negeri 6 Mimika: Sekolah Gratis dengan Empat Program Unggulan, Pendaftaran Hingga 10 Juli

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pertamina Berlakukan Harga Terbaru BBM Non-Subsidi di Papua-Maluku, Berikut Daftarnya

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Remaja 14 Tahun Asal Jawa Barat Diduga Dieksploitasi Jadi Pekerja Seks di Lokalisasi Kilometer 10

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dr. Abraham Kateyau Ingatkan Kepala Kampung Jalankan Amanah dengan Baik, Tim Evaluasi Masih Bekerja

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • 152 Rumah di Mimika Lolos Verifikasi Program BSPS, 224 Usulan Masih Diproses

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Kasus Penembakan di Intan Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id