Pake Foto Bupati Intan Jaya atau ilustrasi Senjata lagi Menembak
INTAN JAYA, Koranpapua.id- Kontak tembak antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, mengakibatkan satu warga sipil meninggal dunia.
Korban kali ini menimpa seorang ibu bernama Melkiana Duwitau yang diketahui sedang hamil. Belum ada pihak yang bertanggungjawab atas peristiwa itu.
“Saya tidak akan sampaikan siapa oknum atau pelaku, tetapi ada kejadian seorang ibu bernama Melkiana Duwitau dengan anak dalam kandungan 32 minggu meninggal,” ujar Bupati Intan Jaya, Aner Maisini kepada awak media, Jumat 3 Juli 2026.
Bupati Aner menjelaskan bahwa, peristiwa duka itu terjadi di Distrik Sugapa, Intan Jaya pada Kamis 2 Juli 2026.
Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Sugapa, namun nyawanya dan bayi yang dikandungnya tidak tertolong.
“Anaknya dalam waktu dekat mau lahir, tetapi sudah jadi korban. Sehingga ini adalah salah satu yang sangat berduka yang mendalam karena mama bersama dengan anak meninggal,” kata Aner Maisini.
Bupati Aner mengatakan, konflik bersenjata yang terjadi di wilayah Intan Jaya sudah mengakibatkan korban jiwa berjatuhan.
Ia mengakui bahwa dalam peristiwa kontak tembak dalam penanganan operasi militer, merupakan urusan TNI dan OPM.
Meski demikian dampak yang ditimbulkan dari konflik bersenjata adalah jatuhnya korban jiwa warga sipil yang tidak berdosa. (Redaksi)








