ADVERTISEMENT
Kamis, September 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

“Untuk highland, kami sudah punya satu program yang menjadi terobosan baru saat ini, yaitu pengembangan kopi. Tim kami sedang menyiapkan segala sesuatu, termasuk business plan dan teknisnya”. 

14 Agustus 2026
0
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

Wakil Ketua Pengurus Bidang Perencanaan Program YPMAK, Feri Magai Uamang. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) berharap Tim Kelompok Kerja (Pokja) di wilayah pegunungan dan kota untuk mulai meninggalkan pola yang hanya berorientasi pada program padat karya. 

YPMAK mendorong agar Pokja dapat beralih ke program yang menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Pengurus Bidang Perencanaan Program YPMAK, Feri Magai Uamang kepada koranpapua.id di Timika, Jumat 14 Agustus 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Feri, perubahan pola program menjadi penting agar dana kemitraan yang dikelola YPMAK tidak sekadar habis untuk kegiatan jangka pendek, tetapi mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan memiliki sumber pendapatan berkelanjutan.

Baca Juga

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Kopi Jadi Program Unggulan Wilayah Pegunungan

Untuk wilayah pegunungan (highland), YPMAK tengah menyiapkan salah satu terobosan baru berupa program pengembangan kopi.

Feri mengatakan, tim YPMAK saat ini sedang menyiapkan berbagai kebutuhan program, termasuk business plan dan aspek teknis pelaksanaannya.

“Untuk highland, kami sudah punya satu program yang menjadi terobosan baru saat ini, yaitu pengembangan kopi. Tim kami sedang menyiapkan segala sesuatu, termasuk business plan dan teknisnya,” ujar Feri.

Ia menjelaskan, pengelolaan program tersebut nantinya akan melibatkan pihak kedua sebagai pelaksana. Namun, masyarakat tetap ditempatkan sebagai bagian utama dalam skema pemberdayaan.

Menurutnya, tujuan akhir program bukan sekadar menjalankan kegiatan, tetapi memastikan masyarakat lokal dapat menjadi pengelola sekaligus penerima manfaat dari program kemitraan.

“Kalau bisa, masyarakat kita sudah mampu menjadi pengelola. Mereka menjadi mitra, tetapi juga menjadi penerima manfaat dari kemitraan yang ada,” tegasnya.

Potensi Kopi Pegunungan Dinilai Besar

Feri menyebut pengembangan kopi dipilih karena wilayah pegunungan Mimika memiliki potensi kopi yang cukup besar. Selama ini, tanaman kopi telah tumbuh di sejumlah wilayah, tetapi belum dikelola secara maksimal.

“Potensi di gunung itu rata-rata kopi. Kopi sebenarnya sudah ada selama ini, tetapi karena tidak diurus dengan baik, kopinya dibiarkan begitu saja, jatuh dan tidak dimanfaatkan,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, YPMAK ingin mengubah potensi yang selama ini belum tergarap menjadi sumber ekonomi masyarakat.

Pengembangan kopi nantinya diarahkan untuk mencakup sejumlah wilayah pegunungan, sehingga hasilnya tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat kampung.

(foto:ist/koranpapua.id)

Pokja Kota Diminta Keluar dari Pola Lama

Sementara untuk wilayah kota, YPMAK juga meminta Tim Pokja melakukan perubahan pola program.

Sebanyak 12 Tim Pokja dijadwalkan menghadiri pertemuan bersama Tim Pelaksana Teknis Pokja HL dan Kota pada Jumat 14 Agustus 2026.

Adapun agenda utama dalam pertemuan itu yakni, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ruang Meeting Lantai 2 Kantor YPMAK, Jalan Ahmad Yani, Timika.

Kedua belas Pokja tersebut meliputi Irigasi Kiri, Irigasi Kanan, Cenderawasih 66, Belakang Keuskupan, Kwamki Baru-Lanal. 

Termasuk Kwamki Narama, SP2 Depan Pemda-Jalur 1, SP6-Kali Kabur, SP3 Karang Senang, Mile 32, PT PAL, serta Jayanti-Mimika Gunung.

Feri mengatakan, PKS untuk Pokja kota akan diperpanjang selama delapan bulan karena saat ini sudah memasuki pertengahan tahun. Evaluasi kembali akan dilakukan pada 2027.

Namun, ia menegaskan bahwa perpanjangan kerja sama tersebut tidak berarti Pokja dapat mempertahankan program lama.

“Kami minta mereka harus membuat program-program baru. Fokuskan pada program yang punya nilai dan menguntungkan masyarakat, seperti pengembangan perikanan, budidaya ikan dan pertanian,” ujarnya.

Dana Rp300 Juta Jangan Hanya Habis untuk Padat Karya

Feri mengakui dukungan dana untuk Pokja di wilayah kota relatif terbatas, dengan rata-rata sekitar Rp300 juta. Karena itu, menurut dia, dana tersebut harus dikelola secara lebih produktif.

Ia menilai pola seperti membersihkan halaman, membuat jalan atau kegiatan sejenis memang tetap memiliki manfaat, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya model pemberdayaan.

“Harus mulai keluar dari hanya padat karya yang normal dilakukan saat ini. Dorong program-program produktif dan berkelanjutan,” tegasnya.

YPMAK berharap perubahan orientasi program tersebut dapat membuat dana kemitraan PT Freeport Indonesia memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat Amungme dan Kamoro, khususnya dengan menciptakan sumber ekonomi baru yang dapat bertahan dalam jangka panjang.

Bagi YPMAK, ukuran keberhasilan program bukan lagi sekadar berapa banyak kegiatan yang terlaksana, tetapi sejauh mana masyarakat mampu menjadi pelaku usaha, pengelola program dan penerima manfaat secara mandiri.***

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

16 September 2026
60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

16 September 2026
Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

16 September 2026
Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

16 September 2026
TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

16 September 2026
Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

16 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • 20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

Ringankan Beban Warga, Distrik Iwaka Renovasi 42 Rumah Tidak Layak Huni

Ringankan Beban Warga, Distrik Iwaka Renovasi 42 Rumah Tidak Layak Huni

Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id