ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

Amran meminta mahasiswa-mahasiswa di Papua untuk mengawasi jalannya pengembangan perkebunan tanaman pangan di Timur Indonesia tersebut.

4 Juli 2026
0
Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Indonesia (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Pagu anggaran sebesar Rp3,2 triliun akan digeser untuk mendanai pengembangan perkebunan ubi jalar di wilayah tanah Papua, secara khusus Provinsi Papua Tengah.

Anggaran tersebut sebelumnya dialokasikan khusus untuk pengembangan pertanian modern, termasuk pengadaan traktor, perbaikan jaringan irigasi, serta penyediaan bibit komoditas unggulan di Papua.

ADVERTISEMENT

“Kami geser beberapa anggaran itu perintah Bapak Presiden, ini Rp5,2 triliun selama dua tahun. Untuk tahun ini Rp3,2 triliun kami geser untuk masyarakat,” katanya seperti dikutip, Sabtu 4 Juni 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Setelah program tersebut berjalan, pihaknya akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali untuk meninjau efektivitas pengembangan kebun ubi jalar di Papua Tengah.

Baca Juga

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

Jika tidak berjalan dengan baik, Amran mengancam akan memindahkan program pengembangan perkebunan ke kabupaten lainnya di Papua.

“Contoh nih, kabupaten apa di Papua Pegunungan? Tolikara, terus dari Papua Barat, Fakfak. Begitu Fakfak, itu aku kasih pala sesuai permintaannya,” jelas Amran.

Dan jika dalam evaluasi, Kabupaten Fakfak ternyata tidak bisa melakuan pengembangan perkebunan, maka program tersebut dipindahkan ke wilayah lain di Papua.

“Tiga bulan kami datang, kami kumpulkan nanti bupati dengan gubernur. Tidak tanam, ini saya pindahkan. Contoh ya, tidak tanam, tidak mampu selesaikan anggarannya, pindahkan ke kabupaten Tolikara,” jelasnya.

Agar efektivitas program berjalan dengan baik, Amran meminta mahasiswa-mahasiswa di Papua untuk mengawasi jalannya pengembangan perkebunan tanaman pangan di Timur Indonesia tersebut.

Dengan merangkul mahasiswa pula, ia berharap anggaran yang sudah dialokasikan dapat terserap seluruhnya untuk menjalankan program Presiden Prabowo Subianto.

“Tolong adik-adik yang saya cintai, saya banggakan, minimal membantu pengawasan di lapangan. Melihat. Kalau ada yang menyimpang dan seterusnya, atau terlambat, langsung lapor,” tegas Amran. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

“Kalau Tidak Beli Beras, Kami Mau Makan Apa”, Jeritan Warga Timika di Tengah Harga Pangan yang Tinggi

18 Juli 2026
33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

18 Juli 2026
Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

18 Juli 2026
Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

Kurang dari Empat Jam, Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Ganja

18 Juli 2026
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Temui Keluarga Korban Penikaman Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Proses Hukum Berjalan

18 Juli 2026
Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

18 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    806 shares
    Bagikan 322 Tweet 202
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    732 shares
    Bagikan 293 Tweet 183
Next Post
Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Kasus Penembakan di Intan Jaya

Kelompok Peles Tigau Diduga Pelaku Serangan di Tiga Titik Intan Jaya

Kelompok Peles Tigau Diduga Pelaku Serangan di Tiga Titik Intan Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id