ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Penembakan Pilot AMA Air, Uskup Jayapura: Pukulan terhadap Pelayanan Kemanusian di  Pedalaman Papua

“Kami tidak pernah membawa barang-barang militer. Semua dapat dicek melalui manifes penerbangan. Sesuai SOP, selama ini menolak permintaan pengangkutan yang berkaitan dengan operasi militer”.

4 Juli 2026
0
Penembakan Pilot AMA Air, Uskup Jayapura: Pukulan terhadap Pelayanan Kemanusian di  Pedalaman Papua

Pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) berregistrasi PK-RCY sesudah dibakar. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Penembakan yang menewaskan Nicholas F. Goselin, Pilot AMA Air PK-RCY di Bandara Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis 2 Juni 2026, mendapatkan tanggapan dari Uskup Keuskupan Jayapura, Mrg. Yanuarius Teofilus Matopai You.

Uskup Yanuarius mengatakan, sebagai pemimpin umat Katolik lokal, dirinya sangat terpukul dengan terjadinya peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

Bagi Uskup Yanuarius, peristiwa penembakan pilot yang disertai dengan pembakaran pesawat, tidak saja menjadi kehilangan bagi Gereja Katolik, tetapi juga menjadi pukulan terhadap pelayanan kemanusiaan di pedalaman Tanah Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebagai pimpinan gereja yang memiliki pesawat ini, kami sangat terpukul dengan peristiwa tersebut,” ungkap Uskup Yanuarius kepada awak media di Bandara Sentani, Jayapura, Jumat 3 Juli 2026.

Baca Juga

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

Operasional penerbangan misi yang dijalankan Gereja Katolik selama ini, kata Uskup Yanuarius, bukan bertujuan mencari keuntungan, melainkan bagian dari pelayanan untuk menjangkau masyarakat di daerah-daerah terpencil.

“Dari sisi bisnis, sebenarnya kami tidak memperoleh apa-apa. Bahkan kami lebih banyak mengalami kerugian. Namun kami sadar ini adalah bagian dari amanat agung untuk membawa pelayanan dan firman Tuhan hingga ke pelosok,” tuturnya.

Direktur PT AMA, Bob Kayadu mengatakan, keluarga besar AMA Air sangat terpukul atas terjadinya peristiwa penembakan pilot dan pembakaran pesawat.

Menurutnya, selama 67 tahun empat bulan telah melayani penerbangan misi di Tanah Papua. “Baru kali ini terjadi pembunuhan terhadap awak pesawat,” kata Bob.

Dikatakan, kecelakaan pesawat bisa saja terjadi kapan saja, namun pembakaran pesawat dan pembunuhan seperti ini merupakan tindakan yang sungguh tidak manusiawi. “Ini menjadi luka yang sangat dalam bagi kami,” ungkap Bob.

Ia berharap para pelaku menyadari perbuatannya, dan menghentikan tindakan kekerasan terhadap penerbangan sipil yang melayani masyarakat pedalaman.

Menurut Bob, apabila aksi kekerasan terhadap pesawat-pesawat misi terus terjadi, maskapai penerbangan misi seperti AMA, MAF, Advent, maupun operator penerbangan misi lainnya dapat menghentikan pelayanan mereka.

Bob juga membantah tudingan bahwa pesawat AMA digunakan untuk mendukung operasi militer. Ia menegaskan seluruh penerbangan dilakukan sesuai standar operasional perusahaan dengan menjunjung prinsip netralitas.

“Kami tidak pernah membawa barang-barang militer. Semua dapat dicek melalui manifes penerbangan,” jelasnya.

Dikatakan, sesuai SOP, pihaknya selama ini menolak permintaan pengangkutan yang berkaitan dengan operasi militer.

Ia menjelaskan maskapai AMA saat ini memiliki sekitar 16 pilot yang melayani berbagai wilayah pedalaman Papua.

Rute menuju Balingga mulai dilayani sejak 2023, dengan frekuensi satu kali penerbangan setiap pekan, dan almarhum Nicholas F. Goselin telah bertugas sebagai pilot di Papua selama hampir tiga tahun. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

Melihat dari dekat Produksi Cincau Panji Lor, Usaha Warisan Keluarga yang Menembus Pasar Bondowoso

20 Juli 2026
Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

Wabup Emanuel Beberkan Dua Persoalan Serius di Mimika: Dana Otsus Seret dan Antrean SPBU Tak Kunjung Usai

20 Juli 2026
Pangkogabwilhan III Tinjau Evakuasi Puing Pesawat di Balinggama, Satgas Pasgat Pastikan Keamanan Kondusif

Pangkogabwilhan III Tinjau Evakuasi Puing Pesawat di Balinggama, Satgas Pasgat Pastikan Keamanan Kondusif

20 Juli 2026
Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, Naik Hanya 2 Persen dalam Sepekan

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, Naik Hanya 2 Persen dalam Sepekan

20 Juli 2026

Krisis Pengungsian di Papua Tak Bisa Hanya Dilihat dari Persoalan Keamanan dan Bantuan Kemanusiaan

20 Juli 2026
Enam Provinsi di Papua Raya Sepakti 18 Langkah Strategis Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus

Enam Provinsi di Papua Raya Sepakti 18 Langkah Strategis Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus

20 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    898 shares
    Bagikan 359 Tweet 225
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
Next Post
Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

Geser Rp3,2 Triliun untuk Pengembangan Ubi Jalar di Papua Tengah

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Bupati Intan Jaya: Kontak Tembak TNI dan OPM Tewaskan Seorang Ibu Hamil

Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Serius Tangani Kasus Penembakan di Intan Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id