TIMIKA, Koranpapua.id– Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, resmi dimulai.
Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Jalan Nangka, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Sabtu 20 Juni 2026.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional pembangunan infrastruktur yang dipercayakan pemerintah kepada TNI.
Proyek tersebut bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses masyarakat, serta mempercepat pembangunan di Papua.
Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mimika, jajaran TNI dan Polri, serta para pemangku kepentingan daerah.
Dalam sambutannya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah penting dalam mengatasi keterbatasan akses antarwilayah.
“Jembatan ini diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarkampung dan distrik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Febriel.
Ia menjelaskan, pada tahap awal sebanyak tujuh jembatan akan dibangun di Kabupaten Mimika, termasuk Jembatan Garuda Merah Putih yang berlokasi di Jalan Nangka.
“Secara keseluruhan, Kodam XVII/Cenderawasih yang mencakup wilayah Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan mendapat alokasi pembangunan sebanyak 70 titik jembatan. Dari jumlah tersebut, dua jembatan telah selesai dikerjakan,” jelasnya.
Menurut Febriel, pembangunan jembatan disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing daerah. Jenis jembatan yang dibangun meliputi jembatan beton, jembatan aramco berbahan konstruksi baja untuk saluran air, serta jembatan gantung.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat yang telah mendukung pembangunan infrastruktur tersebut.
“Sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga keamanan dan mendukung seluruh proses pembangunan agar berjalan lancar dan tepat waktu,” katanya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Ananias Faot yang mewakili Bupati Mimika menyampaikan apresiasi kepada Kodam XVII/Cenderawasih atas dukungan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
Menurut Ananias, keberadaan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Infrastruktur merupakan urat nadi yang menghubungkan pusat-pusat aktivitas masyarakat, memperlancar mobilitas penduduk, memperkuat jaringan ekonomi, dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas,” ujar Ananias.
Ia menilai pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih memiliki nilai strategis karena dapat meningkatkan akses masyarakat.
Serta mempercepat distribusi barang dan jasa, serta memperkuat hubungan antarwilayah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses.
Di Kabupaten Mimika, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih direncanakan tersebar di sejumlah lokasi, antara lain Jalan Pisang, Jalan Nangka, Kamoro Jaya, Kampung Jimbi SP3, Kaugapu SP8, Wonosari Jaya, SP1 Kamoro Jaya, dan SP3 Regensi.
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







