BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id- Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pasgat) kembali memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah Distrik Bomakia, Boven Digoel, Papua Selatan.
Pelayanan kali ini lebih difokuskan kepada seorang warga yang mengalami luka akibat gigitan anjing liar di wilayah kerja Pos Bomakia.
Penanganan secara cepat dilakukan setelah warga datang meminta bantuan, mengingat risiko bahaya yang bisa timbul dari luka akibat gigitan hewan.
Pada pelayanan yang dilaksanakan di lingkungan Pos Pengamanan Bomakia, tenaga medis serta personel yang terlatih berupaya memberikan pertolongan pertama dengan tenang, teliti dan penuh tanggung jawab.
Langkah demi langkah dilakukan mulai dari pemeriksaan kondisi umum, pembersihan luka secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran dan bakteri.
Dilanjutkan dengan pemberian obat-obatan serta antiseptik yang tepat, hingga penutupan luka dengan perban untuk menghindari terjadinya infeksi.
Selama proses berlangsung, petugas bekerja dengan penuh kesabaran dan kelembutan, menjelaskan pula hal-hal yang perlu diperhatikan pasca perawatan.
Di sisi lain, rekan personel lainnya tetap siaga menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi, sehingga kegiatan pelayanan dapat berjalan tenang dan aman tanpa gangguan.
Perlengkapan medis yang disiapkan dan tersedia di pos sangat membantu pelaksanaan tindakan pertolongan yang cepat dan memadai.
Hal ini menjadi bukti bahwa Satgas Pasgat tidak hanya berbekal kemampuan pengamanan, tetapi juga siap memberikan pertolongan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat di wilayah yang sulit terjangkau fasilitas kesehatan.
Tindakan ini merupakan wujud nyata bahwa kehadiran Satgas Pasgat di wilayah perbatasan bukan hanya bertugas menjaga keamanan, ketertiban dan kedaulatan wilayah, tetapi juga hadir untuk melayani, mendengar, dan membantu kebutuhan dasar masyarakat.
Selain untuk meredakan rasa sakit dan menyembuhkan luka, upaya ini juga bertujuan mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius, terutama risiko penularan penyakit berbahaya seperti rabies yang sering mengancam akibat gigitan hewan liar.
Lebih jauh lagi, kegiatan seperti ini mempererat ikatan hubungan, kepercayaan, dan kerja sama yang erat antara aparat keamanan dengan warga masyarakat di wilayah Bomakia dan sekitarnya. (Redaksi)










