JAKARTA, Koranpapua.id- Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menerapkan sistem merit melalui pengelolaan talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja guna mendukung pengisian jabatan secara objektif serta berkelanjutan.
Sejumlah instansi pemerintah, seperti Kabupaten Kaimana, Kabupaten Manokwari Selatan, dan Kota Sorong, memaparkan persiapan yang telah dilakukan kepada BKN dalam agenda pendampingan ekspose manajemen talenta pekan ini.
Pada sesi pemaparan, ketiga instansi tersebut menyampaikan sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat. Mulai dari pengisian jabatan strategis, kualitas dan kelengkapan data kepegawaian, hingga pemetaan potensi dan kompetensi ASN sebagai dasar penerapan manajemen talenta.
Ketiganya berkomitmen mempercepat implementasi melalui penguatan regulasi, pemutakhiran data ASN, tata kelola yang mendukung, serta optimalisasi pemetaan talenta berbasis Sistem Merit.
Hasil ekspose ini selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi. BKN berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperkuat penerapan sistem merit.
Dalam arahannya, Wakil Kepala BKN, Suharmen, mengingatkan kembali bahwa implementasi Manajemen Talenta ASN bertumpu pada tiga pilar utama sebagai dasar pengelolaan talenta yang profesional sekaligus mendukung pengisian jabatan berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja.
“Pilar kelembagaan terkait tata kelola dan komite talenta, pilar sistem informasi untuk mendukung pengisian jabatan secara lebih efektif dan efisien, serta pilar retensi talenta untuk akuisisi dan pengembangan individu ASN melalui individual development plan,” ujar Suharmen saat membuka kegiatan Expose Manajemen Talenta ASN di Kantor Pusat BKN, Jakarta, dikutip Sabtu 1 Agustus 2026.
Terakhir, Suharmen mengarahkan agar penerapan manajemen talenta ini mampu melahirkan pemimpin birokrasi yang kompeten, adaptif, dan berintegritas.
Hal tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah Papua, melalui pengelolaan ASN yang profesional dan berbasis kinerja. (Redaksi)








