ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

“Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

Ketergantungan masyarakat Papua terhadap transportasi udara membuat biaya distribusi barang jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Akibatnya, ketika pembangunan infrastruktur darat tidak didukung, inflasi dan kesenjangan pelayanan akan semakin besar.

30 Juli 2026
0
Bupati Nabire Minta Pusat Evaluasi Skema Gaji P3K dan Program Nasional di Papua

Bupati Nabire Mesak Magai. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Bupati Nabire Mesak Magai meminta pemerintah pusat meninjau kembali kebijakan penghentian Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk pembangunan jalan dan jembatan di Papua.

Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menghambat akses layanan dasar, memperbesar inflasi, hingga memperlambat pertumbuhan ekonomi di wilayah yang masih bergantung pada transportasi udara.

ADVERTISEMENT

Pernyataan itu disampaikan Mesak dalam dialog bersama Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas serta para gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua di Timika, Kamis 30 Juli 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Orang Pulau Jawa, mulai dari lahir sampai mati, ada orang yang masih hidup tidak pernah naik pesawat. Ini benar. Dari awal saya sudah sampaikan kepada Pak Menteri, ‘Babi saja naik pesawat, ayam saja naik pesawat.’ Oleh sebab itu, infrastruktur itu penting,” kata Mesak.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Ia menjelaskan, ketergantungan masyarakat Papua terhadap transportasi udara membuat biaya distribusi barang jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Akibatnya, ketika pembangunan infrastruktur darat tidak didukung, inflasi dan kesenjangan pelayanan akan semakin besar.

“Ketika dana DAK fisik untuk jalan dan jembatan tidak ada, betapa menyesalnya saya. Di Papua inflasi besar-besaran akan terjadi. Kawasan produksi petani bukan di kota, tetapi di desa. Pendidikan di daerah terpencil tidak akan berjalan, pelayanan kesehatan juga tidak akan berjalan karena semuanya dipengaruhi oleh infrastruktur,” ujarnya.

Mesak menambahkan, setelah pemerintah pusat membangun sebagian besar ruas jalan nasional pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, kini pemerintah provinsi dan kabupaten bertanggung jawab membuka akses jalan menuju distrik dan kampung.

Namun, menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak diikuti dukungan pendanaan.

“Ruas jalan nasional sebagian besar sudah terbangun. Tetapi sekarang tanggung jawab pemerintah provinsi dan kabupaten adalah membangun jalan dari ruas jalan nasional ke kecamatan dan desa. Itu menjadi tanggung jawab kami, sedangkan DAK untuk itu tidak ada,” katanya.

Ia berharap pemerintah pusat kembali memberikan dukungan anggaran bagi pembangunan infrastruktur agar pelayanan pendidikan, kesehatan, dan distribusi hasil pertanian di Papua dapat berjalan lebih optimal. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

13 September 2026
Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

13 September 2026
Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

13 September 2026
Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Berlayar dari Timika Menuju Kaimana, Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Hilang Diduga Jatuh ke Laut

Berlayar dari Timika Menuju Kaimana, Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Hilang Diduga Jatuh ke Laut

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok PMI Merauke

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok PMI Merauke

12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id