TIMIKA, Koranpapua.id- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha sebagai upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi pajak daerah yang melibatkan pengusaha hotel, restoran, tempat hiburan, serta petugas pemungut retribusi parkir. yang berlangsung di Kantor Bapenda Mimika, Kamis 30 Juli 2026.
Plt Kepala Bapenda Mimika Slamet Sutejo mengatakan, sosialisasi itu tidak hanya memberikan pemahaman mengenai regulasi pajak dan retribusi daerah, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Kami ingin membangun sinergi dengan para pelaku usaha. Pajak dan retribusi yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta fasilitas yang dinikmati bersama,” ujar Slamet.
Menurut dia, peningkatan pendapatan daerah tidak hanya ditentukan oleh tingkat kepatuhan wajib pajak, tetapi juga kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah.
Karena itu, Bapenda terus melakukan pembenahan agar layanan semakin cepat, mudah, transparan, dan nyaman.
Sebagai bagian dari inovasi pelayanan, Bapenda membuka layanan call center melalui nomor WhatsApp Plt Kepala Bapenda, sekretaris, dan para kepala bidang.
Layanan tersebut dihadirkan untuk memudahkan pelaku usaha maupun masyarakat memperoleh informasi, berkonsultasi, hingga menyampaikan pengaduan terkait pajak dan retribusi daerah.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan media sosial Facebook Bapenda Mimika sebagai sarana komunikasi dan penyampaian masukan terhadap pelayanan.
Dalam kesempatan tersebut, Slamet menyambut baik usulan peserta agar Bapenda menerbitkan buku saku perpajakan yang memuat ketentuan mengenai pajak dan retribusi daerah.
Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi panduan praktis bagi wajib pajak sekaligus mendukung transparansi pelaksanaan pemungutan pajak.
Ia juga menyampaikan bahwa Bapenda baru merilis Survei Kepuasan Masyarakat dan Indeks Persepsi Antikorupsi sebagai bagian dari komitmen memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Tak hanya membenahi sistem layanan, Bapenda juga melengkapi berbagai fasilitas di kantor pelayanan, mulai dari ruang tunggu yang lebih nyaman, akses WiFi gratis, kopi dan teh, hingga pojok bermain anak (playgroup corner).
“Kami ingin masyarakat merasa dihargai saat datang ke Bapenda. Semua fasilitas ini adalah bentuk pelayanan terbaik kepada wajib pajak, karena pembangunan daerah berasal dari pajak dan retribusi yang mereka bayarkan,” kata Slamet.
Ia menambahkan, peningkatan pelayanan tersebut bahkan mendapat apresiasi dari Direktur Diseminasi BRIN saat berkunjung beberapa waktu lalu.
Menurutnya, fasilitas dan pelayanan di Kantor Bapenda Mimika dinilai setara dengan pelayanan di sebuah hotel.
Melalui penguatan sinergi dengan dunia usaha dan peningkatan kualitas pelayanan, Bapenda Mimika berharap kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan terus meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah guna mendukung pembangunan di Kabupaten Mimika. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru







