ADVERTISEMENT
Rabu, Juni 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

Tim menemukan sejumlah serpihan tubuh manusia yang kemudian telah dikumpulkan dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Biak untuk proses identifikasi lebih lanjut.

3 Juni 2026
0
Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa ledakan yang diduga berasal dari bom atau mortir peninggalan Perang Dunia II di kawasan Kompleks Perikanan, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, terus bertambah.

Hingga Rabu 3 Juni 2026, tercatat enam orang meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, dalam keterangan pers seperti dilansir, Rabu 3 Juni 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dapat saya sampaikan perkembangan per hari ini, dari peristiwa ledakan yang diduga dari bom atau mortir di Kabupaten Biak Numfor, korban meninggal dunia ada enam orang, dan tiga masih belum ditemukan,” ujarnya.

Baca Juga

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

Dikatakan, tim gabungan terus melakukan upaya pencarian dan penyisiran di lokasi kejadian.

Jika sebelumnya radius pencarian mencapai 500 meter dari titik ledakan, hari ini diperluas hingga 1 kilometer.

Perluasan pencarian ini untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal maupun material berbahaya di sekitar lokasi.

Dalam proses tersebut, tim menemukan sejumlah serpihan tubuh manusia yang kemudian telah dikumpulkan dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Biak untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Selain itu, tim penjinak bom (Jibom) juga masih melakukan sterilisasi di area kejadian guna memastikan keamanan lokasi.

Dalam beberapa hari pelaksanaan olah tempat kejadian perkara, sejumlah barang dan benda yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut turut diamankan.

Temuan tersebut kini tengah dianalisis lebih lanjut oleh tim Laboratorium Forensik yang dipimpin oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua melalui pendekatan scientific identification.

“Temuan-temuan tersebut diharapkan dapat membuka tabir dan mengungkap secara jelas penyebab peristiwa ledakan ini,” kata Cahyo Sukarnito.

Hingga saat ini, proses pencarian korban hilang, sterilisasi lokasi, serta penyelidikan ilmiah masih terus dilakukan oleh tim gabungan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

3 Juni 2026
Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

3 Juni 2026
Perkuat Konektivitas DOB, Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar, Ini Sejumlah Proyek di Papua Tengah

Perkuat Konektivitas DOB, Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar, Ini Sejumlah Proyek di Papua Tengah

3 Juni 2026
Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

3 Juni 2026
BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Mimika Pertahankan Opini WTP ke-11 Kali

BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Mimika Pertahankan Opini WTP ke-11 Kali

3 Juni 2026
9.320 Paket Pengadaan di Pemkab Mimika Mandek di OPD, Baru 206 Masuk BPBJ

9.320 Paket Pengadaan di Pemkab Mimika Mandek di OPD, Baru 206 Masuk BPBJ

3 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    834 shares
    Bagikan 334 Tweet 209
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    611 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Perkuat Konektivitas DOB, Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar, Ini Sejumlah Proyek di Papua Tengah

Perkuat Konektivitas DOB, Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar, Ini Sejumlah Proyek di Papua Tengah

Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id