ADVERTISEMENT
Rabu, September 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Papua Episentrum Utama Kasus Malaria di Indonesia, Total Capai 674.046 Kasus

Curah hujan yang tinggi dan banyaknya genangan air di kawasan hutan menciptakan habitat sempurna bagi nyamuk Anopheles.

2 Juni 2026
0
Papua Episentrum Utama Kasus Malaria di Indonesia, Total Capai 674.046 Kasus

Nyamuk Anopheles. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Malaria masih menjadi salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium.

Penyakit ini disebarkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Malaria menyerang sel darah merah dan dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, penyakit ini bisa disembuhkan dengan penanganan medis yang tepat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bagaimana perkembangan malaria di Indonesia? Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan lonjakan signifikan kasus malaria di Indonesia sepanjang tahun 2025.

Baca Juga

Lomba Balita Sehat Mimika 2026, 41 Finalis Ikuti Penilaian

20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

Data menunjukkan jumlah kasus mencapai 706.297, meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 543.965 kasus.

Dari total jumlah kasus tersebut, wilayah Papua tetap menjadi pusat perhatian utama (episentrum), karena menyumbang hampir seluruh kasus nasional.

Kenaikan angka ini menempatkan Indonesia pada posisi waspada dalam peta jalan eliminasi malaria 2030.

Seperti dikutip media ini, Selasa 2 Juni 2026, berdasarkan laporan resmi Kemenkes, konsentrasi kasus masih sangat tinggi di wilayah timur Indonesia.

Perbandingan data kasus dalam dua tahun terakhir menyebutkan, dari total kasus positif 543.965 (tahun 2024) dan 706.297 (tahun 2025) berarti mengalami kenaikan sebesar 30 persen dengan kontribusi wilayah Papua 90 persen (2024) dan 95 persen (2025).

Plt. Dirjend Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, dr. Andi Saguni, menyatakan kenaikan ini dipengaruhi oleh perbaikan sistem pelaporan melalui Sistem Informasi Surveilans Malaria (SISMAL).

“Peningkatan ini dipicu oleh masifnya upaya penemuan kasus secara aktif di lapangan sehingga data yang masuk jauh lebih akurat,” ujarnya.

Dijelaskan, tanah Papua yang mencakup enam provinsi, menjadi episentrum dengan total sekitar 674.046 kasus, dipicu beberapa faktor.

Di antaranya, kondisi lingkungan sebagai dampak curah hujan yang tinggi dan banyaknya genangan air di kawasan hutan menciptakan habitat sempurna bagi nyamuk Anopheles.

Pemicu lainnya, faktor geografis yakni medan yang sulit membuat jangkauan layanan kesehatan dan distribusi kelambu menjadi lebih mahal dan menantang secara logistik.

Mobilitas penduduk juga menjadi faktor tingginya penderita malaria, pasalnya aktivitas warga di sektor primer seperti perambahan hutan dan pertambangan meningkatkan intensitas kontak dengan vektor penyakit.

Untuk mengejar target eliminasi 2030, Kemenkes memperkuat sinergi lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan TNI-Polri dan mitra internasional.

Strategi utama meliputi penguatan surveilans migrasi, distribusi obat antimalaria gratis, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan kelambu dan menjaga kebersihan lingkungan guna menekan populasi nyamuk. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

15 September 2026
Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

15 September 2026
Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

15 September 2026
Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

15 September 2026
Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

15 September 2026
Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

15 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Wilayah Sarmi

Apelcami Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, Desak Evaluasi Ketenagakerjaan dan Pendidikan OAP

Apelcami Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, Desak Evaluasi Ketenagakerjaan dan Pendidikan OAP

Apelcami Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, Desak Evaluasi Ketenagakerjaan dan Pendidikan OAP

SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id