ADVERTISEMENT
Minggu, Juli 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Papua Episentrum Utama Kasus Malaria di Indonesia, Total Capai 674.046 Kasus

Curah hujan yang tinggi dan banyaknya genangan air di kawasan hutan menciptakan habitat sempurna bagi nyamuk Anopheles.

2 Juni 2026
0
Papua Episentrum Utama Kasus Malaria di Indonesia, Total Capai 674.046 Kasus

Nyamuk Anopheles. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Malaria masih menjadi salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium.

Penyakit ini disebarkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Malaria menyerang sel darah merah dan dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, penyakit ini bisa disembuhkan dengan penanganan medis yang tepat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bagaimana perkembangan malaria di Indonesia? Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan lonjakan signifikan kasus malaria di Indonesia sepanjang tahun 2025.

Baca Juga

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

Data menunjukkan jumlah kasus mencapai 706.297, meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 543.965 kasus.

Dari total jumlah kasus tersebut, wilayah Papua tetap menjadi pusat perhatian utama (episentrum), karena menyumbang hampir seluruh kasus nasional.

Kenaikan angka ini menempatkan Indonesia pada posisi waspada dalam peta jalan eliminasi malaria 2030.

Seperti dikutip media ini, Selasa 2 Juni 2026, berdasarkan laporan resmi Kemenkes, konsentrasi kasus masih sangat tinggi di wilayah timur Indonesia.

Perbandingan data kasus dalam dua tahun terakhir menyebutkan, dari total kasus positif 543.965 (tahun 2024) dan 706.297 (tahun 2025) berarti mengalami kenaikan sebesar 30 persen dengan kontribusi wilayah Papua 90 persen (2024) dan 95 persen (2025).

Plt. Dirjend Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, dr. Andi Saguni, menyatakan kenaikan ini dipengaruhi oleh perbaikan sistem pelaporan melalui Sistem Informasi Surveilans Malaria (SISMAL).

“Peningkatan ini dipicu oleh masifnya upaya penemuan kasus secara aktif di lapangan sehingga data yang masuk jauh lebih akurat,” ujarnya.

Dijelaskan, tanah Papua yang mencakup enam provinsi, menjadi episentrum dengan total sekitar 674.046 kasus, dipicu beberapa faktor.

Di antaranya, kondisi lingkungan sebagai dampak curah hujan yang tinggi dan banyaknya genangan air di kawasan hutan menciptakan habitat sempurna bagi nyamuk Anopheles.

Pemicu lainnya, faktor geografis yakni medan yang sulit membuat jangkauan layanan kesehatan dan distribusi kelambu menjadi lebih mahal dan menantang secara logistik.

Mobilitas penduduk juga menjadi faktor tingginya penderita malaria, pasalnya aktivitas warga di sektor primer seperti perambahan hutan dan pertambangan meningkatkan intensitas kontak dengan vektor penyakit.

Untuk mengejar target eliminasi 2030, Kemenkes memperkuat sinergi lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan TNI-Polri dan mitra internasional.

Strategi utama meliputi penguatan surveilans migrasi, distribusi obat antimalaria gratis, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan kelambu dan menjaga kebersihan lingkungan guna menekan populasi nyamuk. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

25 Juli 2026
Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

25 Juli 2026
Prestasi Membanggakan! Siswa SMKN 6 Mimika Wakili Papua Tengah di LKS Nasional 2026

Prestasi Membanggakan! Siswa SMKN 6 Mimika Wakili Papua Tengah di LKS Nasional 2026

25 Juli 2026
Dalam Sehari, Satgas Pasgat Pos Jayapura Gagalkan Dua Kasus Penyelundupan Narkotika Seberat 794 Gram

Dalam Sehari, Satgas Pasgat Pos Jayapura Gagalkan Dua Kasus Penyelundupan Narkotika Seberat 794 Gram

25 Juli 2026
Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

25 Juli 2026
Di Ujung Perbatasan, Satgas Pasgat Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sekitar Bandara Oksibil

Di Ujung Perbatasan, Satgas Pasgat Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sekitar Bandara Oksibil

24 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    699 shares
    Bagikan 280 Tweet 175
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Kasus Rudapaksa Anak 12 Tahun: Polres Mimika Tetapkan Tersangka, Korban Diancam Dibunuh

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Kejar Pelaku Begal, Pria di Timika Malah Dikeroyok Sekelompok Orang

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Wilayah Sarmi

Apelcami Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, Desak Evaluasi Ketenagakerjaan dan Pendidikan OAP

Apelcami Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, Desak Evaluasi Ketenagakerjaan dan Pendidikan OAP

Apelcami Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, Desak Evaluasi Ketenagakerjaan dan Pendidikan OAP

SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id