ADVERTISEMENT
Minggu, Juni 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

Salah satu cerita yang ditulisnya, Asal Usul Penyu dan Kunang-Kunang, merupakan cerita fiktif yang dikembangkan dari nilai-nilai budaya lokal.

26 Mei 2026
0
Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

Foto bersama usai peluncuran program BAUWA (Membaca Meluaskan Pengetahuan dan Wawasan) yang mengangkat cerita rakyat Suku Kamoro di SD Negeri Sentra Pendidikan Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- SD Negeri Sentra Pendidikan Timika terus berupaya meningkatkan kualitas literasi siswa melalui penguatan budaya lokal.

Salah satunya dilakukan lewat program BAUWA (Membaca Meluaskan Pengetahuan dan Wawasan) yang mengangkat cerita rakyat Suku Kamoro sebagai bahan literasi budaya di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

Kepala SD Negeri Sentra Pendidikan, Syamsiah Muksin, mengatakan pihak sekolah telah berkolaborasi dengan narasumber budaya dan penulis cerita rakyat, Emma Koparo.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melalui kolaborasi ini berhasil menerbitkan dua buku cerita rakyat berjudul Asal Usul Penyu dan Kunang-Kunang serta Rumah Baru Opea.

Baca Juga

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Menurut Syamsiah, kolaborasi tersebut berawal dari kondisi literasi sekolah pada tahun 2023 yang masih berada di bawah standar Kabupaten Mimika.

“Nilai literasi kami saat itu masih merah dan berada di bawah KKM kabupaten. Karena itu kami bersama dewan guru melakukan intervensi melalui program khusus agar kemampuan literasi siswa meningkat,” ujarnya kepada koranpapua.id, Selasa 26 Mei 2026.

Melalui kesepakatan bersama para guru, sekolah kemudian menghadirkan program BAUWA yang diimplementasikan dalam kegiatan PACE (Pagi Ceria).

Program tersebut dilaksanakan setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 08.00 WIT dengan menghadirkan berbagai bentuk literasi, seperti literasi Alkitab, budaya, finansial, dan pengembangan menuju literasi digital.

Syamsiah menjelaskan, program tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan rapor pendidikan tahun 2024 hingga 2025, indikator literasi sekolah meningkat signifikan dan telah masuk kategori hijau.

Bahkan capaian numerasi sekolah juga mengalami peningkatan. “Puji Tuhan, kami melihat hasil nyata dari kolaborasi ini. Literasi kami meningkat dan numerasi juga sudah hijau,” katanya.

Tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, buku cerita rakyat Kamoro tersebut juga telah didiseminasikan ke sejumlah sekolah lain di Kabupaten Mimika.

Sedikitnya tujuh sekolah telah menggunakan buku tersebut sebagai bahan pembelajaran, bahkan menjadi materi lomba cerita rakyat pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Dinas Pendidikan.

Syamsiah berharap program pengembangan literasi budaya itu dapat terus diperluas melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk instansi terkait, guna mengembangkan cerita rakyat, puisi, hingga nyanyian tradisional dari berbagai suku di Mimika.

Sementara itu, Kornelia Emakeparo, mengaku tidak pernah membayangkan karya cerita rakyat yang disusunnya mendapat perhatian luas dan digunakan dalam kegiatan pendidikan.

Ia menjelaskan, penulisan buku cerita rakyat bermula dari penelitian tesis S2 yang mengambil metode penelitian dan pengembangan untuk menyusun buku bacaan anak.

“Anak-anak Kamoro masih mengalami kesulitan membaca. Saya berpikir cerita rakyat bisa menjadi media untuk membantu mereka belajar membaca sekaligus mengenal budaya sendiri,” katanya.

Kornelia menambahkan, selama ini cerita rakyat Kamoro hanya diwariskan secara lisan dan belum banyak didokumentasikan dalam bentuk tulisan.

Karena itu, ia berharap generasi muda dapat terus menulis dan melestarikan cerita rakyat agar tidak hilang ditelan zaman.

“Cerita rakyat jangan hanya didengar lalu berlalu begitu saja, tetapi harus disimpan melalui tulisan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu cerita yang ditulisnya, Asal Usul Penyu dan Kunang-Kunang, merupakan cerita fiktif yang dikembangkan dari nilai-nilai budaya lokal.

Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Andri Patiung.

Ia menilai inovasi yang dilakukan SD Negeri Sentra Pendidikan patut menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Mimika.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu anak-anak menumbuhkan kreativitas sekaligus menghargai budaya. Ini penting karena budaya adalah bagian dari identitas kita,” katanya.

Andri menegaskan pentingnya seluruh elemen pendidikan di Papua untuk turut mendukung pengembangan budaya lokal, khususnya budaya Kamoro dan Amungme.

“Kita hidup di Mimika, maka kita wajib mendukung dan mengenal budaya Kamoro dan Amungme. Budaya daerah jangan sampai hilang,” ujarnya.

Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara sekolah dan Dinas Perpustakaan agar seluruh karya cerita rakyat dapat terdokumentasi dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Dokumen budaya harus disimpan di perpustakaan supaya tetap dikenang dan tidak hilang,” tuturnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

6 Juni 2026
Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

6 Juni 2026
Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

6 Juni 2026
Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

6 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

5 Juni 2026
Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

5 Juni 2026

POPULER

  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    845 shares
    Bagikan 338 Tweet 211
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Kadis Koperasi dan UMKM Samuel Yogi Apresiasi Education Expo 2026 SDI Inpres Timika II

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

Edukasi Pembentukan Karakter Siswa SDN 4 Timika, Polsek Miru Usung Tema ‘Honai Smart Character’

Edukasi Pembentukan Karakter Siswa SDN 4 Timika, Polsek Miru Usung Tema ‘Honai Smart Character’

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id