ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

Salah satu cerita yang ditulisnya, Asal Usul Penyu dan Kunang-Kunang, merupakan cerita fiktif yang dikembangkan dari nilai-nilai budaya lokal.

26 Mei 2026
0
Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

Foto bersama usai peluncuran program BAUWA (Membaca Meluaskan Pengetahuan dan Wawasan) yang mengangkat cerita rakyat Suku Kamoro di SD Negeri Sentra Pendidikan Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- SD Negeri Sentra Pendidikan Timika terus berupaya meningkatkan kualitas literasi siswa melalui penguatan budaya lokal.

Salah satunya dilakukan lewat program BAUWA (Membaca Meluaskan Pengetahuan dan Wawasan) yang mengangkat cerita rakyat Suku Kamoro sebagai bahan literasi budaya di lingkungan sekolah.

Kepala SD Negeri Sentra Pendidikan, Syamsiah Muksin, mengatakan pihak sekolah telah berkolaborasi dengan narasumber budaya dan penulis cerita rakyat, Emma Koparo.

Melalui kolaborasi ini berhasil menerbitkan dua buku cerita rakyat berjudul Asal Usul Penyu dan Kunang-Kunang serta Rumah Baru Opea.

Baca Juga

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Menurut Syamsiah, kolaborasi tersebut berawal dari kondisi literasi sekolah pada tahun 2023 yang masih berada di bawah standar Kabupaten Mimika.

“Nilai literasi kami saat itu masih merah dan berada di bawah KKM kabupaten. Karena itu kami bersama dewan guru melakukan intervensi melalui program khusus agar kemampuan literasi siswa meningkat,” ujarnya kepada koranpapua.id, Selasa 26 Mei 2026.

Melalui kesepakatan bersama para guru, sekolah kemudian menghadirkan program BAUWA yang diimplementasikan dalam kegiatan PACE (Pagi Ceria).

Program tersebut dilaksanakan setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 08.00 WIT dengan menghadirkan berbagai bentuk literasi, seperti literasi Alkitab, budaya, finansial, dan pengembangan menuju literasi digital.

Syamsiah menjelaskan, program tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan rapor pendidikan tahun 2024 hingga 2025, indikator literasi sekolah meningkat signifikan dan telah masuk kategori hijau.

Bahkan capaian numerasi sekolah juga mengalami peningkatan. “Puji Tuhan, kami melihat hasil nyata dari kolaborasi ini. Literasi kami meningkat dan numerasi juga sudah hijau,” katanya.

Tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, buku cerita rakyat Kamoro tersebut juga telah didiseminasikan ke sejumlah sekolah lain di Kabupaten Mimika.

Sedikitnya tujuh sekolah telah menggunakan buku tersebut sebagai bahan pembelajaran, bahkan menjadi materi lomba cerita rakyat pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Dinas Pendidikan.

Syamsiah berharap program pengembangan literasi budaya itu dapat terus diperluas melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk instansi terkait, guna mengembangkan cerita rakyat, puisi, hingga nyanyian tradisional dari berbagai suku di Mimika.

Sementara itu, Kornelia Emakeparo, mengaku tidak pernah membayangkan karya cerita rakyat yang disusunnya mendapat perhatian luas dan digunakan dalam kegiatan pendidikan.

Ia menjelaskan, penulisan buku cerita rakyat bermula dari penelitian tesis S2 yang mengambil metode penelitian dan pengembangan untuk menyusun buku bacaan anak.

“Anak-anak Kamoro masih mengalami kesulitan membaca. Saya berpikir cerita rakyat bisa menjadi media untuk membantu mereka belajar membaca sekaligus mengenal budaya sendiri,” katanya.

Kornelia menambahkan, selama ini cerita rakyat Kamoro hanya diwariskan secara lisan dan belum banyak didokumentasikan dalam bentuk tulisan.

Karena itu, ia berharap generasi muda dapat terus menulis dan melestarikan cerita rakyat agar tidak hilang ditelan zaman.

“Cerita rakyat jangan hanya didengar lalu berlalu begitu saja, tetapi harus disimpan melalui tulisan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu cerita yang ditulisnya, Asal Usul Penyu dan Kunang-Kunang, merupakan cerita fiktif yang dikembangkan dari nilai-nilai budaya lokal.

Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Andri Patiung.

Ia menilai inovasi yang dilakukan SD Negeri Sentra Pendidikan patut menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Mimika.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu anak-anak menumbuhkan kreativitas sekaligus menghargai budaya. Ini penting karena budaya adalah bagian dari identitas kita,” katanya.

Andri menegaskan pentingnya seluruh elemen pendidikan di Papua untuk turut mendukung pengembangan budaya lokal, khususnya budaya Kamoro dan Amungme.

“Kita hidup di Mimika, maka kita wajib mendukung dan mengenal budaya Kamoro dan Amungme. Budaya daerah jangan sampai hilang,” ujarnya.

Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara sekolah dan Dinas Perpustakaan agar seluruh karya cerita rakyat dapat terdokumentasi dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Dokumen budaya harus disimpan di perpustakaan supaya tetap dikenang dan tidak hilang,” tuturnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026
Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

13 Oktober 2026
Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

13 Oktober 2026
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

13 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    796 shares
    Bagikan 318 Tweet 199
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    514 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Dolfin Beanal Kecam Pelayanan Festival Budaya Mimika: Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

Iduladha 1447 H: 668 Hewan Kurban Masuk ke Mimika, Barantina Pastikan Sehat dan Aman Dikonsumsi

Edukasi Pembentukan Karakter Siswa SDN 4 Timika, Polsek Miru Usung Tema ‘Honai Smart Character’

Edukasi Pembentukan Karakter Siswa SDN 4 Timika, Polsek Miru Usung Tema ‘Honai Smart Character’

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id