ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Koops Habema: Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Bukan Granat TNI

”Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di Intan Jaya”.

19 Mei 2026
0
Koops Habema: Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Bukan Granat TNI

Korban ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Mbamogo, Intan Jaya, dilarikan ke rumah sakit. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

INTAN JAYA, Koranpapua.id- Ledakan keras yang mengakibatkan empat warga sipil terluka di di Gereja Stasi Santo Paulus, Mbamogo, Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu 17 Mei 2026, tidak ada kaitannya dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Selasa 19 Mei 2026 mengatakan bahwa granat yang ditemukan di lokasi ledakan bukan milik TNI.

”Kami menyesalkan adanya pemberitaan dan narasi di media sosial yang langsung menuduh TNI-Polri sebagai pelaku. Di sini kami tegaskan bahwa TNI bukan pelaku pengeboman tersebut,” tegas Wirya.

Saat ini tim gabungan masih melakukan pendalaman dan verifikasi di lapangan untuk mencari tahu penyebab pasti ledakan tersebut.

Baca Juga

Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Berdasarkan temuan awal, granat Granat yang ditemukan di lokasi memiliki karakteristik yang tidak sesuai dengan granat standar yang digunakan TNI.

Wirya juga menegaskan bahwa TNI tidak menggunakan drone bersenjata untuk menyerang warga sipil, apalagi di area rumah ibadah.

Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Koops TNI Habema mengedepankan pendekatan keamanan humanis dan menekankan perlindungan terhadap warga sipil di Papua.

Karena itu, pasca ledakan terjadi, mereka melaksanakan patroli dan pengamanan untuk mencegah aksi serupa terulang.

”Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak gereja dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan bantuan yang diperlukan kepada para korban,” ujarnya.

Wirya memastikan akan menyampaikan perkembangan hasil pendalaman pasca ledakan tersebut kepada publik.

”Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di Intan Jaya,” ajaknya.

Insiden ini sangat mungkin merupakan aksi provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah TNI dengan masyarakat Papua.

Koops TNI Habema juga menyampaikan rasa prihatin atas insiden yang terjadi di Gereja Stasi Santo Paulus, yang berdampak langsung kepada umat yang melaksanakan ibadah Minggu. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

5 Oktober 2026
Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

5 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

5 Oktober 2026
Cerita, Tarian hingga Kuliner Amungme-Kamoro Ramaikan Festival Budaya Mimika

Cerita, Tarian hingga Kuliner Amungme-Kamoro Ramaikan Festival Budaya Mimika

5 Oktober 2026
29 Sekolah Dilibatkan, Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Amungme-Kamoro

29 Sekolah Dilibatkan, Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026
Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

5 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    597 shares
    Bagikan 239 Tweet 149
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Hasil Pengawasan BPKP Temukan Kenaikan Angka Stunting di Papua Selatan

Hasil Pengawasan BPKP Temukan Kenaikan Angka Stunting di Papua Selatan

Layanan Hukum Gratis: 2.025 Posbankum di Papua Barat dan PBD Diresmikan

Layanan Hukum Gratis: 2.025 Posbankum di Papua Barat dan PBD Diresmikan

DP3A Mimika Gencarkan Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan di Kampung Minabua

DP3A Mimika Gencarkan Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan di Kampung Minabua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id