ADVERTISEMENT
Sabtu, September 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Cegah Anemia dan Pantau Status Gizi, Dinkes Mimika Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri

Puskesmas sebagai unjuk tombak pelayanan juga diingatkan untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah sehingga remaja putri dapat terlayani dengan baik.

4 Mei 2026
0
Cegah Anemia dan Pantau Status Gizi, Dinkes Mimika Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri

Pembukaan kegiatan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri Tahun 2026. (foto:redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri bagi pelajar SMP di Timika, Senin 4 Mei 2026.

Pertemuan resmi yang melibatkan sejumlah SMP itu bertujuan untuk menyamakan persepsi sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan remaja, khususnya dalam pencegahan anemia dan pemantauan status gizi di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika juga difokuskan pada agenda utama melakukan evaluasi pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi remaja putri di tingkat SMP.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kadis Kesehatan Mimika, Goldfried Maturbongs, AMK, S.IP. MMKes yang diwakili Sekretaris Dinkes Dr. Sisma HL, S.ST.,Bd.,M.Keb mengatakan, remaja putri sangat spesial, karena bakal akan melahirkan penerus bangsa.

Baca Juga

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Kemanusiaan, Filep Minta Pemerintah Bertindak Tegas

35 Pemandu Wisata Mimika Ikuti Pelatihan Sertifikasi Berbasis SKKNI

Untuk itu, kegiatan ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh remaja putri sebelum nanti akan memasuki usia dewasa.

“Tentu menjadi pemikiran kita bersama, kenapa harus remaja putri yang diundang hadir disini? Kenapa bukan remaja putra,” ujar Sisma.

“Karena begitu spesialnya remaja perempuan, sebab ke depan mereka bakal melahirkan penerus bangsa,” lanjut Sisma.

Sebagai calon ibu di masa datang, maka sejak saat ini remaja putri yang duduk di tingkat SMP harus mendapatkan tablet tambah darah, termasuk beberapa pemeriksaan kesehatan lainnya.

“Pemberian tablet tambah darah, diberikan minggu satu kali dalam satu minggu. Ini terus diberikan sampai duduk di kelas tiga SMA/SMK,” kata Sisma.

Dikatakan, melalui Rakor tersebut yang perlu dibahas tidak saja sebatas angka, tetapi sudah sejauh mana program ini berjalan di setiap sekolah.

“Kalau bicara angka dari 11.000 capaian target sudah 75 persen atau sekitar 8.000 remaja putri yang harus kita rangkul. Tapi pertanyaannya apakah tablet tambah darah sudah benar-benar diminum,” tanya……

“Kalau dia minum di rumah, apakah itu benar-benar diminum atau tidak? Mungkin hal-hal seperti ini bapak ibu sekalian yang harus kita sepakati bersama,” katanya.

Terkait dengan itu, Dinkes bersama pihak sekolah perlu ada komitmen bersama agar program ini dapat terlaksana dengan baik.

“Mungkin hal-hal teknis tersebut yang nanti akan kita sepakati bersama. Pelaporannya yang diberikan teman-teman Puskesmas ke sekolah juga perlu direview lagi, apakah bentuk laporan itu sudah menjawab apa yang kita lampirkan,” jelasnya.

Ditambahkan, dengan kehadiran pihak sekolah dalam kegiatan itu, disampaikan terima kasih.

Puskesmas sebagai unjuk tombak pelayanan juga diingatkan untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah sehingga remaja putri dapat terlayani dengan baik.

“Ujung tombaknya adalah sekolah, jadi harus muncul peran dari sekolah. Kalau kami di Dinkes berikan pelayanan tetapi yang mengeksekusi laporannya dari anak-anak adalah bapak ibu sekalian,” pungkasnya.

Ia berharap melalui Rakor hari ini dapat menghasilkan kesepakatan bersama yang untuk menunjang cakupan, yang tidak hanya sebatas angka tetapi benar-benar pelayanan tersebut sampai kepada para remaja putri di setiap lembaga pendidikan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Kemanusiaan, Filep Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Kemanusiaan, Filep Minta Pemerintah Bertindak Tegas

18 September 2026
35 Pemandu Wisata Mimika Ikuti Pelatihan Sertifikasi Berbasis SKKNI

35 Pemandu Wisata Mimika Ikuti Pelatihan Sertifikasi Berbasis SKKNI

18 September 2026
Pasar Mapurujaya Mangkrak Sejak 2023, Pemkab Mimika Ingin Hidupkan Kembali Tahun Ini

Pasar Mapurujaya Mangkrak Sejak 2023, Pemkab Mimika Ingin Hidupkan Kembali Tahun Ini

18 September 2026
Pria Tewas Ditikam di Jalan Poros SP5, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Pria Tewas Ditikam di Jalan Poros SP5, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

18 September 2026
309 Ton Beras Bantuan Pangan Disalurkan, Distrik Mimika Baru Kawal hingga ke Penerima

309 Ton Beras Bantuan Pangan Disalurkan, Distrik Mimika Baru Kawal hingga ke Penerima

18 September 2026
Pengurus PKK Iwaka Dikukuhkan, Suzy Rettob Minta Fokus Jawab Kebutuhan Warga

Pengurus PKK Iwaka Dikukuhkan, Suzy Rettob Minta Fokus Jawab Kebutuhan Warga

18 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Ada 2.741 Pengusaha OAP yang Terdaftar, Gubernur Dominggus Instruksikan OPD Laporkan Paket PL Melalui SIRUP

Gubernur Dominggus Instruksikan Tanggal 7 Mei Seluruh Kepala OPD Harus Berada di Manokwari

450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id