MANOKWARI, Koranpapua.id- Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, diinstruksikan untuk berada di Manokwari tanggal 7 Mei 2026.
Instruksi orang nomor satu di Papua Barat itu, terkait dengan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan-Otonomi Khusus (Musrenbang Otsus) yang berlangsung di tanggal tersebut.
Kehadiran pimpinan perangkat daerah dalam Musrenbang Otsus dinilai krusial untuk memastikan sinkronisasi program dan pengambilan keputusan berjalan optimal.
Gubernur menegaskan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh pimpinan perangkat daerah dalam menghadapi agenda strategis daerah,
“Semua kepala instansi jangan ke mana-mana,” ujar Gubernur Dominggus usai ibadah awal bulan di kantor Gubernur Papua Barat, Senin 4 Mei 2026.
Pelaksanaan Musrenbang RKPD Otsus menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang berpijak pada aspirasi masyarakat.
Oleh karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai agar hasil perencanaan dari tingkat kampung dan distrik dapat terakomodir secara menyeluruh sebelum ditindaklanjuti ke tingkat pusat.
“Segera semua ikut sehingga selesai dan kita bisa akomodir hasil tingkat kampung, distrik dan kemudian tindaklanjuti ke pusat,” tegas Gubernur seperti dilansir dari Kominfo Papua Barat.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti masih adanya sejumlah OPD yang belum melakukan input data pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan di Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
Hal ini dinilai dapat menghambat proses perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah daerah jika tidak segera diselesaikan.
Sebagai bentuk penegasan, Gubernur menyampaikan bahwa OPD yang belum memenuhi kewajiban tersebut akan diumumkan dalam apel pagi sebagai langkah evaluasi dan pembinaan kinerja.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa setiap pejabat harus memahami tugas dan tanggung jawab jabatannya secara baik.
Dengan komitmen, disiplin, dan kesungguhan dalam menjalankan amanah, keberhasilan pelaksanaan program pembangunan diyakini dapat tercapai secara maksimal. (Redaksi)








