ADVERTISEMENT
Sabtu, September 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Disdik Mimika Usulkan Penambahan 175 Kuota Beasiswa Afirmasi ke Kemendiktisaintek

“Aspirasi ini kami pahami. Kami akan terus mencari solusi terbaik agar akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Mimika bisa semakin terbuka”.

1 Mei 2026
0
Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Papua Tengah di tahun 2026 telah mengusulkan tambahan kuota beasiswa asfirmasi untuk putra dan putri asli Papua.

Usulan penambahan kuota tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Adapun jumlah yang diusulkan sebanyak 275 peserta atau bertambah 175 peserta dari kuota tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 100 peserta.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Werelubun di hadapan aksi unjuk rasa kelompok Solidaritas Pelajar Timika, Kamis 30 April 2026.

Baca Juga

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Kemanusiaan, Filep Minta Pemerintah Bertindak Tegas

35 Pemandu Wisata Mimika Ikuti Pelatihan Sertifikasi Berbasis SKKNI

Menurut Antonius, usulan 275 peserta didasarkan pada data lulusan tahun ajaran 2025/2026 yang mencapai 3.366 siswa, dengan 1.368 di antaranya merupakan OAP.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya 94 siswa OAP tercatat berprestasi namun terkendala secara ekonomi.

Sedangkan terkait usulan pembangunan kampus bertarap nasional di Mimika sebagaimana yang diminta massa aksi, Antonius menjelaskan bahwa kewenangan tersebut berada di tingkat pemerintah provinsi.

Meski begitu, ia memastikan aspirasi tersebut tetap akan diteruskan untuk dibahas lebih lanjut.

Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi di Mimika bisa menjadi solusi jangka panjang, terutama untuk mengurangi beban biaya mahasiswa yang selama ini harus kuliah ke luar Papua.

“Aspirasi ini kami pahami. Kami akan terus mencari solusi terbaik agar akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Mimika bisa semakin terbuka,” katanya.

Seperti diketahui, Solidaritas Pelajar Timika dalam aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, meminta agar kuota Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADem) untuk lulusan 2026 bisa ditingkatkan.

Mereka juga menyoroti soal transparansi dan pemerataan akses beasiswa afirmasi yang dinilai masih belum menyentuh semua kalangan, terutama tujuh suku Orang Asli Papua (OAP) di Mimika.

Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika se-Jawa Bali (IPMAMI), Jeni Ogolmagai dalam oratornya menyampaikan bahwa selama ini data penerima beasiswa dari pemerintah daerah belum terbuka.

Ia bahkan mengaku memiliki data yang menunjukkan belum ada keterwakilan dari suku asli seperti Amungme dan Kamoro dalam program afirmasi yang selama ini berjalan.

“Kalau bicara afirmasi, seharusnya itu dirasakan oleh masyarakat asli. Tapi kenyataannya tidak transparan, dan kami tidak melihat keterwakilan itu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung soal kuota afirmasi yang disebut hanya sekitar 100 orang. Menurutnya, angka tersebut jauh dari cukup jika dibandingkan dengan keberagaman tujuh suku besar di Mimika.

“Dengan jumlah kuota seperti itu, jelas tidak akan mengakomodasi semua. Padahal, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari pendidikan,” jelasnya.

Tak hanya soal kuota, massa juga menyoroti besarnya APBD Mimika yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada sektor pendidikan.

Secara khusus bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. Oleh karena itu mereka mengajukan tiga hal yang menjadi poin tuntutan.

Pertama, meminta penambahan kuota beasiswa afirmasi dari 100 menjadi 500 orang, dengan prioritas bagi OAP, khususnya tujuh suku di Mimika.

Kedua, jika tuntutan itu tidak direspons, mereka berencana mendata seluruh lulusan 2026 dan meminta pemerintah daerah ikut bertanggung jawab memfasilitasi akses ke perguruan tinggi.

Ketiga, jika kedua tuntutan tersebut belum juga dipenuhi, mereka mendorong pembangunan kampus bertaraf nasional di Mimika sebagai solusi jangka panjang. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Kemanusiaan, Filep Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Kemanusiaan, Filep Minta Pemerintah Bertindak Tegas

18 September 2026
35 Pemandu Wisata Mimika Ikuti Pelatihan Sertifikasi Berbasis SKKNI

35 Pemandu Wisata Mimika Ikuti Pelatihan Sertifikasi Berbasis SKKNI

18 September 2026
Pasar Mapurujaya Mangkrak Sejak 2023, Pemkab Mimika Ingin Hidupkan Kembali Tahun Ini

Pasar Mapurujaya Mangkrak Sejak 2023, Pemkab Mimika Ingin Hidupkan Kembali Tahun Ini

18 September 2026
Pria Tewas Ditikam di Jalan Poros SP5, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Pria Tewas Ditikam di Jalan Poros SP5, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

18 September 2026
309 Ton Beras Bantuan Pangan Disalurkan, Distrik Mimika Baru Kawal hingga ke Penerima

309 Ton Beras Bantuan Pangan Disalurkan, Distrik Mimika Baru Kawal hingga ke Penerima

18 September 2026
Pengurus PKK Iwaka Dikukuhkan, Suzy Rettob Minta Fokus Jawab Kebutuhan Warga

Pengurus PKK Iwaka Dikukuhkan, Suzy Rettob Minta Fokus Jawab Kebutuhan Warga

18 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Momentum Hari Buruh, APELCAMI Mimika Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Evaluasi Rekrutmen

Momentum Hari Buruh, APELCAMI Mimika Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Evaluasi Rekrutmen

Ketahuan Lakukan Pelanggaran, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite ke SPBU Sempan Timika

Pertamina Masih Pertahankan Harga BBM Per 1 Mei 2026, Ini Daftar Harganya

Mengenang Sejarah Integrasi ke NKRI, BMP-RI Papua Tengah Gelar Apel Akbar dan Pawai 1 Mei

Mengenang Sejarah Integrasi ke NKRI, BMP-RI Papua Tengah Gelar Apel Akbar dan Pawai 1 Mei

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id