ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Disdik Mimika Usulkan Penambahan 175 Kuota Beasiswa Afirmasi ke Kemendiktisaintek

“Aspirasi ini kami pahami. Kami akan terus mencari solusi terbaik agar akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Mimika bisa semakin terbuka”.

1 Mei 2026
0
Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Papua Tengah di tahun 2026 telah mengusulkan tambahan kuota beasiswa asfirmasi untuk putra dan putri asli Papua.

Usulan penambahan kuota tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Adapun jumlah yang diusulkan sebanyak 275 peserta atau bertambah 175 peserta dari kuota tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 100 peserta.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Werelubun di hadapan aksi unjuk rasa kelompok Solidaritas Pelajar Timika, Kamis 30 April 2026.

Baca Juga

Perdana di Papua, Maxim Bersama Pemprov PBD Gelar Kuis Cerdas Cermat Tingkat SMA/SMK se-Kota Sorong

27 Tim SMA/SMK di Mimika Berlaga di Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup II

Menurut Antonius, usulan 275 peserta didasarkan pada data lulusan tahun ajaran 2025/2026 yang mencapai 3.366 siswa, dengan 1.368 di antaranya merupakan OAP.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya 94 siswa OAP tercatat berprestasi namun terkendala secara ekonomi.

Sedangkan terkait usulan pembangunan kampus bertarap nasional di Mimika sebagaimana yang diminta massa aksi, Antonius menjelaskan bahwa kewenangan tersebut berada di tingkat pemerintah provinsi.

Meski begitu, ia memastikan aspirasi tersebut tetap akan diteruskan untuk dibahas lebih lanjut.

Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi di Mimika bisa menjadi solusi jangka panjang, terutama untuk mengurangi beban biaya mahasiswa yang selama ini harus kuliah ke luar Papua.

“Aspirasi ini kami pahami. Kami akan terus mencari solusi terbaik agar akses pendidikan tinggi bagi anak-anak Mimika bisa semakin terbuka,” katanya.

Seperti diketahui, Solidaritas Pelajar Timika dalam aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, meminta agar kuota Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADem) untuk lulusan 2026 bisa ditingkatkan.

Mereka juga menyoroti soal transparansi dan pemerataan akses beasiswa afirmasi yang dinilai masih belum menyentuh semua kalangan, terutama tujuh suku Orang Asli Papua (OAP) di Mimika.

Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika se-Jawa Bali (IPMAMI), Jeni Ogolmagai dalam oratornya menyampaikan bahwa selama ini data penerima beasiswa dari pemerintah daerah belum terbuka.

Ia bahkan mengaku memiliki data yang menunjukkan belum ada keterwakilan dari suku asli seperti Amungme dan Kamoro dalam program afirmasi yang selama ini berjalan.

“Kalau bicara afirmasi, seharusnya itu dirasakan oleh masyarakat asli. Tapi kenyataannya tidak transparan, dan kami tidak melihat keterwakilan itu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung soal kuota afirmasi yang disebut hanya sekitar 100 orang. Menurutnya, angka tersebut jauh dari cukup jika dibandingkan dengan keberagaman tujuh suku besar di Mimika.

“Dengan jumlah kuota seperti itu, jelas tidak akan mengakomodasi semua. Padahal, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari pendidikan,” jelasnya.

Tak hanya soal kuota, massa juga menyoroti besarnya APBD Mimika yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada sektor pendidikan.

Secara khusus bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. Oleh karena itu mereka mengajukan tiga hal yang menjadi poin tuntutan.

Pertama, meminta penambahan kuota beasiswa afirmasi dari 100 menjadi 500 orang, dengan prioritas bagi OAP, khususnya tujuh suku di Mimika.

Kedua, jika tuntutan itu tidak direspons, mereka berencana mendata seluruh lulusan 2026 dan meminta pemerintah daerah ikut bertanggung jawab memfasilitasi akses ke perguruan tinggi.

Ketiga, jika kedua tuntutan tersebut belum juga dipenuhi, mereka mendorong pembangunan kampus bertaraf nasional di Mimika sebagai solusi jangka panjang. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Perdana di Papua, Maxim Bersama Pemprov PBD Gelar Kuis Cerdas Cermat Tingkat SMA/SMK se-Kota Sorong

Perdana di Papua, Maxim Bersama Pemprov PBD Gelar Kuis Cerdas Cermat Tingkat SMA/SMK se-Kota Sorong

12 Mei 2026
27 Tim SMA/SMK di Mimika Berlaga di Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup II

27 Tim SMA/SMK di Mimika Berlaga di Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup II

12 Mei 2026
Delapan Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan

Delapan Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan

12 Mei 2026
Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

12 Mei 2026
Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

Kerusuhan Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, Sembilan Orang Berpotensi Jadi Tersangka

12 Mei 2026
Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

12 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    942 shares
    Bagikan 377 Tweet 236
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    681 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Mimika Darurat Sopi: Bupati Johannes Rettob Minta Aparat Keamanan Tindak Tegas

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Momentum Hari Buruh, APELCAMI Mimika Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Evaluasi Rekrutmen

Momentum Hari Buruh, APELCAMI Mimika Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Evaluasi Rekrutmen

Ketahuan Lakukan Pelanggaran, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite ke SPBU Sempan Timika

Pertamina Masih Pertahankan Harga BBM Per 1 Mei 2026, Ini Daftar Harganya

Mengenang Sejarah Integrasi ke NKRI, BMP-RI Papua Tengah Gelar Apel Akbar dan Pawai 1 Mei

Mengenang Sejarah Integrasi ke NKRI, BMP-RI Papua Tengah Gelar Apel Akbar dan Pawai 1 Mei

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id