ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

“Program pembangunan tidak akan berjalan jika masyarakat terus hidup dalam konflik. Rakyat tidak bisa terus hidup dalam ketakutan dan penderitaan”.

29 April 2026
0
Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah, Agustinus Anggaibak. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ketua Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah (MRP PPT), Agustinus Anggaibak, menyerukan segera hentikan perang adat di wilayah Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika.

Konflik berkepanjangan yang telah berlangsung lebih dari enam bulan itu, telah menelan sedikitnya 16 korban jiwa yang terdiri dari 15 laki-laki dan satu perempuan.

ADVERTISEMENT

Agustinus menilai situasi ini tidak dapat terus dibiarkan karena berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, termasuk aktivitas pendidikan dan ekonomi di wilayah itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Konflik ini sudah terlalu lama, hampir tujuh bulan. Korban jiwa terus bertambah dan masyarakat hidup dalam ketakutan. Ini harus segera diakhiri,” tegasnya di Timika, Rabu, 29 April 2026.

Baca Juga

Bentrok Antarsuku di Wamena: Dua Tewas Belasan Terluka, Tiga SSK Brimob Diterjunkan Antisipasi Bentrok Susulan

Pangkogabwilhan III: Dua Ribu Tanaman Ganja Ditemukan, OPM Paksa Warga Budidaya di Pekarangan Rumah

Upaya Dialog dengan Pihak Korban

Agustinus mengungkapkan bahwa pihaknya bersama aparat keamanan telah memanggil dan berdiskusi langsung dengan keluarga korban terakhir.

Secara khusus berdiskusi dengan masyarakat Amungme, guna mencari jalan damai melalui pendekatan kekeluargaan.

Ia menekankan bahwa dalam konflik suku, keputusan untuk menghentikan pertikaian sangat bergantung pada pihak keluarga korban.

Oleh karena itu, dialog intensif terus dilakukan untuk mencegah aksi balas dendam yang berkelanjutan.

“Kami minta mereka berpikir secara bijak dan mengutamakan perdamaian. Jangan lagi ada perang suku atau aksi saling membalas,” ujarnya.

Perlunya Kolaborasi Pemerintah dan Aparat

Agustinus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Termasuk keterlibatan Pemkab Puncak, mengingat sebagian pihak yang terlibat dalam konflik berasal dari daerah tersebut.

Selain itu, keterlibatan aparat keamanan, DPR, tokoh gereja, dan seluruh elemen masyarakat dinilai krusial untuk menciptakan stabilitas serta menjamin keamanan warga.

“Program pembangunan tidak akan berjalan jika masyarakat terus hidup dalam konflik. Rakyat tidak bisa terus hidup dalam ketakutan dan penderitaan,” katanya.

Dampak Sosial dan Harapan Perdamaian

Konflik yang berkepanjangan disebut telah mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Anak-anak kesulitan bersekolah, sementara warga diliputi rasa takut untuk beraktivitas di luar rumah.

Agustinus menegaskan bahwa seluruh pihak, termasuk aparat keamanan dan tokoh agama, memiliki komitmen yang sama untuk menghentikan kekerasan dan mendorong kehidupan damai di tengah masyarakat.

Ia juga mengakui bahwa dalam penyelesaian konflik adat, kemungkinan akan dibahas mekanisme “bayar kepala” sebagai bagian dari tradisi penyelesaian sengketa.

Namun, keputusan tersebut masih menunggu kesepakatan bersama dari seluruh keluarga korban.

“Kami berharap semua pihak dapat duduk bersama dan mencapai kesepakatan damai, sehingga tidak ada lagi korban ke depan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Fakfak Berbenah Sambut Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Fakfak Berbenah Sambut Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

16 Mei 2026
Bentrok Antarsuku di Wamena: Dua Tewas Belasan Terluka, Tiga SSK Brimob Diterjunkan Antisipasi Bentrok Susulan

Bentrok Antarsuku di Wamena: Dua Tewas Belasan Terluka, Tiga SSK Brimob Diterjunkan Antisipasi Bentrok Susulan

16 Mei 2026
Pangkogabwilhan III: Dua Ribu Tanaman Ganja Ditemukan, OPM Paksa Warga Budidaya di Pekarangan Rumah

Pangkogabwilhan III: Dua Ribu Tanaman Ganja Ditemukan, OPM Paksa Warga Budidaya di Pekarangan Rumah

16 Mei 2026
Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

16 Mei 2026
Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Tanggapi Pernyataan Kepala Daerah di Papua, Wamendagri: Tidak Ada Pemotongan Dana Otsus

16 Mei 2026
Bus Terbalik Masuk Parit, Sopir Dilarikan ke RSUD Mimika

Bus Terbalik Masuk Parit, Sopir Dilarikan ke RSUD Mimika

16 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    964 shares
    Bagikan 386 Tweet 241
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Tewas Dipukul Palu, Kasus Kematian Siswa Magang di Mimika Hingga Kini Belum Tuntas

Tewas Dipukul Palu, Kasus Kematian Siswa Magang di Mimika Hingga Kini Belum Tuntas

Solidaritas Pelajar Timika Tuntut Kuota Beasiswa Afirmasi Ditingkatkan Menjadi 500 Peserta

Solidaritas Pelajar Timika Tuntut Kuota Beasiswa Afirmasi Ditingkatkan Menjadi 500 Peserta

Gedung Hasil Rampasan Negara Dihibahkan KPK untuk Kantor Perwakilan Ombudsman Papua

Gedung Hasil Rampasan Negara Dihibahkan KPK untuk Kantor Perwakilan Ombudsman Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id