ADVERTISEMENT
Kamis, April 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

“Tidak ada kompromi untuk komoditas yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat Papua. Karantina menjamin pelindungan terhadap sumber daya alam hayati, lingkungan, dan kesehatan manusia”.

23 April 2026
0
Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

Karantina Papua memusnahkan berbagai komoditi seperti buah-buahan dan jamur Enoki. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Papua musnahkan 4,09 ton komoditas pangan asal Surabaya yang tidak layak konsumsi.

Pemusnahan ini sebagai bentuk komitmen Karantina Papua untuk menjamin keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan Badan Karantina Indonesia nomor: 2304/R-Barantin/04.2026 tanggal 22 April 2026, menyebutkan bahwa 4,09 ton komoditas pangan tersebut terdiri buah segar dan 100 Kg Jmur Enoki.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Informasi di lapangan, kontainer berpendingin saat berangkat dari daerah asal Surabaya masih berfungsi baik. Namun, saat perjalanan yang membutuhkan waktu selama tujuh hari, kontainer mengalami kerusakan.

Baca Juga

Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

Lemasko Soroti Kasus Jembatan Banti Rp11,8 Miliar, Marianus: Hilang Tanpa Penjelasan

Plt. Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati, menjelaskan bahwa temuan ini bermula dari pengawasan oleh petugas karantina di Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Jayapura.

Saat pemeriksaan buah segar, berupa 1,355 ton anggur, 510 Kg apel, 900 Kg jeruk, 550 Kg kelengkeng, 777 Kg pir, dan 100 Kg jamur dalam kondisi rusak.

“Petugas memeriksa kontainer pada KM Luzon saat tiba di Pelabuhan Laut Jayapura dan mendapati komoditas buah segar dan Jamur Enoki tidak lagi layak konsumsi,” ujar Kristina.

Sebagai langkah antisipasi kontaminasi pangan, seluruh komoditas tersebut dimusnahkan dengan metode ditimbun ke dalam tanah.

Menurut Krisna tindakan pemusnahan ini merupakan pengejewantahan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (KHIT).

Berdasarkan Pasal 48 UU Nomor 21/2019 mewajibkan pemusnahan dilakukan apabila setelah media pembawa diturunkan dari alat angkut dan dilakukan pemeriksaan, ternyata busuk atau rusak.

“Tidak ada kompromi untuk komoditas yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat Papua,” tegasnya.

Asas penyelenggaraan karantina, yakni menjamin pelindungan terhadap sumber daya alam hayati, lingkungan, dan kesehatan manusia.

Empat Kali Lakukan Pemusnahan

Hingga April 2026, Karantina Papua telah melakukan empat kali upaya pencegahan dalam menjamin keamanan pangan.

Selain pemusnahan buah dan jamur, sebelumnya telah dilakukan pemusnahan daging sapi, serta tindakan penolakan terhadap beras dan daging ayam.

Rentetan tindakan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan dan pengendalian mutu pangan untuk menjamin komoditas yang dikonsumsi masyarakat adalah produk yang sehat, layak, dan aman.

Kegiatan pemusnahan dilakukan di Instalasi Karantina Terpadu milik Karantina Papua. Dan disaksikan sejumlah instansi terkait.

Di antaranya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura, Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Pelindo IV, hingga pihak ekspedisi dan pemilik barang.

Krisna mengapresiasi sinergi yang terjalin erat antarinstansi di pelabuhan, bandara, maupun pos lintas batas negara (PLBN) dalam menjaga keamanan pangan dan wilayah.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bergerak bersama demi kedaulatan pangan. “Karantina kuat bersinergi menjamin pangan yang sehat. Jaga Papua, Jaga Indonesia,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

23 April 2026
Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

Batik Air Mendarat Perdana di Bandara Douw Aturure Nabire, Permudah Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Lemasko Soroti Kasus Jembatan Banti Rp11,8 Miliar, Marianus: Hilang Tanpa Penjelasan

23 April 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan Sembako di Area Bandara Sugapa

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan Sembako di Area Bandara Sugapa

23 April 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

23 April 2026
Empat Personel Polisi di Puncak Jaya Diserang OTK, Briptu Kiki Supriyadi Meninggal Dunia

Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

23 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id