ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

“Tidak ada kompromi untuk komoditas yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat Papua. Karantina menjamin pelindungan terhadap sumber daya alam hayati, lingkungan, dan kesehatan manusia”.

23 April 2026
0
Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas asal Surabaya Tak Layak Konsumsi

Karantina Papua memusnahkan berbagai komoditi seperti buah-buahan dan jamur Enoki. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Papua musnahkan 4,09 ton komoditas pangan asal Surabaya yang tidak layak konsumsi.

Pemusnahan ini sebagai bentuk komitmen Karantina Papua untuk menjamin keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan Badan Karantina Indonesia nomor: 2304/R-Barantin/04.2026 tanggal 22 April 2026, menyebutkan bahwa 4,09 ton komoditas pangan tersebut terdiri buah segar dan 100 Kg Jmur Enoki.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Informasi di lapangan, kontainer berpendingin saat berangkat dari daerah asal Surabaya masih berfungsi baik. Namun, saat perjalanan yang membutuhkan waktu selama tujuh hari, kontainer mengalami kerusakan.

Baca Juga

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

Plt. Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati, menjelaskan bahwa temuan ini bermula dari pengawasan oleh petugas karantina di Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Jayapura.

Saat pemeriksaan buah segar, berupa 1,355 ton anggur, 510 Kg apel, 900 Kg jeruk, 550 Kg kelengkeng, 777 Kg pir, dan 100 Kg jamur dalam kondisi rusak.

“Petugas memeriksa kontainer pada KM Luzon saat tiba di Pelabuhan Laut Jayapura dan mendapati komoditas buah segar dan Jamur Enoki tidak lagi layak konsumsi,” ujar Kristina.

Sebagai langkah antisipasi kontaminasi pangan, seluruh komoditas tersebut dimusnahkan dengan metode ditimbun ke dalam tanah.

Menurut Krisna tindakan pemusnahan ini merupakan pengejewantahan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (KHIT).

Berdasarkan Pasal 48 UU Nomor 21/2019 mewajibkan pemusnahan dilakukan apabila setelah media pembawa diturunkan dari alat angkut dan dilakukan pemeriksaan, ternyata busuk atau rusak.

“Tidak ada kompromi untuk komoditas yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat Papua,” tegasnya.

Asas penyelenggaraan karantina, yakni menjamin pelindungan terhadap sumber daya alam hayati, lingkungan, dan kesehatan manusia.

Empat Kali Lakukan Pemusnahan

Hingga April 2026, Karantina Papua telah melakukan empat kali upaya pencegahan dalam menjamin keamanan pangan.

Selain pemusnahan buah dan jamur, sebelumnya telah dilakukan pemusnahan daging sapi, serta tindakan penolakan terhadap beras dan daging ayam.

Rentetan tindakan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan dan pengendalian mutu pangan untuk menjamin komoditas yang dikonsumsi masyarakat adalah produk yang sehat, layak, dan aman.

Kegiatan pemusnahan dilakukan di Instalasi Karantina Terpadu milik Karantina Papua. Dan disaksikan sejumlah instansi terkait.

Di antaranya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura, Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Pelindo IV, hingga pihak ekspedisi dan pemilik barang.

Krisna mengapresiasi sinergi yang terjalin erat antarinstansi di pelabuhan, bandara, maupun pos lintas batas negara (PLBN) dalam menjaga keamanan pangan dan wilayah.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bergerak bersama demi kedaulatan pangan. “Karantina kuat bersinergi menjamin pangan yang sehat. Jaga Papua, Jaga Indonesia,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

11 September 2026
Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

10 September 2026
Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

10 September 2026
Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

10 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
Next Post
Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Mimika Intensifkan Edukasi ke Kalangan Pelajar

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Mimika Intensifkan Edukasi ke Kalangan Pelajar

Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id