ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Perayaan Jumat Agung di Katedral Tiga Raja bukan sekadar ritual iman, tetapi juga menjadi refleksi mendalam bahwa di tengah luka dan duka, harapan selalu lahir dari pengorbanan di kayu salib.

4 April 2026
0
Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Suasana perayaan Jumat Agung di Gereja Katedral Tiga Raja, Kabupaten Mimika, Jumat 3 April 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Dalam keheningan yang sarat makna, ribuan umat Katolik memadati Gereja Katedral Tiga Raja, Kabupaten Mimika, pada perayaan Jumat Agung, Jumat 3 April 2026.

Tangis haru dan doa yang lirih menyatu dalam ibadah yang mengenangkan sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib.

ADVERTISEMENT

Suasana duka terasa kental sejak awal ibadat. Liturgi yang didominasi warna hitam dan merah menjadi simbol kedukaan mendalam atas wafat Sang Juruselamat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Umat mengikuti setiap rangkaian dengan khusyuk, dari pembukaan hingga puncak penghormatan salib.

Baca Juga

25 Kada Terpilih Ikuti Lemhannas, Bupati JR: Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Pemerintahan

Perkuat Penanganan Stunting, Dinkes Mimika Latih Tim Kesehatan 26 Puskesmas

Perayaan dipimpin oleh Pastor Benyamin Magai, Pr, yang mengajak umat merenungkan makna penderitaan Kristus melalui pembacaan Injil Yohanes tentang Kisah Sengsara Yesus.

Dalam homilinya, Pastor Benyamin menegaskan bahwa kisah sengsara bukan sekadar cerita duka, melainkan tanda kasih dan pengorbanan yang membawa keselamatan.

“Kita mungkin menangis dan berduka saat mendengar kisah sengsara Yesus. Namun di balik itu, ada makna besar, Ia rela mati demi kebenaran, demi mengubah cara pandang manusia, dan menunjukkan jalan keselamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sejak manusia jatuh dalam dosa, kehidupan tidak lagi berjalan dalam harmoni.

Konflik, kepentingan, dan perpecahan terus hadir, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, kehadiran Yesus pada zamannya membawa perubahan besar, tetapi juga dipandang sebagai ancaman oleh pemuka agama dan penguasa Romawi. Akibatnya, Yesus disalibkan melalui proses yang sarat ketidakadilan.

“Bagi mereka yang tidak percaya, Yesus dianggap pemberontak. Tetapi bagi kita yang beriman, salib justru menjadi lambang kemenangan dan kekuatan. Dari kematian-Nya, lahir kemerdekaan iman dan keselamatan bagi dunia,” ungkapnya.

Pastor Benyamin juga mengaitkan kisah sengsara Kristus dengan realitas kehidupan masa kini, termasuk situasi di Papua yang masih diwarnai berbagai persoalan dan konflik.

“Banyak darah tak berdosa tertumpah, banyak korban berjatuhan, bahkan lingkungan hidup turut menjadi korban,” katanya.

“Situasi ini mengajak kita bertanya: apakah kita semakin dekat dengan rekonsiliasi, atau justru semakin menjauh,” tambanhnya.

Ia mengajak umat menjadikan Paskah sebagai momentum pertobatan dan perdamaian dengan meneladani Yesus yang rela berkorban demi kebenaran dan keselamatan.

“Belajarlah dari Yesus, menjadi pribadi yang membawa damai-mendamaikan diri dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan lingkungan,” pesannya.

Usai homili, ibadat dilanjutkan dengan doa umat dan prosesi penghormatan salib.

Umat maju secara bergantian untuk mencium atau menyentuh salib sambil berlutut, sebagai ungkapan hormat dan kasih kepada Kristus yang tersalib.

Rangkaian ibadat kemudian ditutup dengan doa Bapa Kami, penerimaan komuni, serta doa penutup dan berkat.

Perayaan Jumat Agung di Katedral Tiga Raja bukan sekadar ritual iman, tetapi juga menjadi refleksi mendalam bahwa di tengah luka dan duka, harapan selalu lahir dari pengorbanan di kayu salib. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Rencanakan Perluasan Areal TPU SP1 hingga 14 Hektar

25 Kada Terpilih Ikuti Lemhannas, Bupati JR: Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Pemerintahan

15 Juli 2026
Pemkab Mimika Rencanakan Perluasan Areal TPU SP1 hingga 14 Hektar

Perkuat Penanganan Stunting, Dinkes Mimika Latih Tim Kesehatan 26 Puskesmas

15 Juli 2026
Pemkab Mimika Rencanakan Perluasan Areal TPU SP1 hingga 14 Hektar

Pemkab Mimika Rencanakan Perluasan Areal TPU SP1 hingga 14 Hektar

15 Juli 2026
Komisi II DPRK Mimika Dukung Sidak SPBU: Bongkar Praktik BBM Bersubsidi yang Diduga Tak Tepat Sasaran

Komisi II DPRK Mimika Dukung Sidak SPBU: Bongkar Praktik BBM Bersubsidi yang Diduga Tak Tepat Sasaran

15 Juli 2026
Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

15 Juli 2026
Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika Lama Menganggur, Biaya Perbaikannya Kini Dipastikan Membengkak

Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika Lama Menganggur, Biaya Perbaikannya Kini Dipastikan Membengkak

15 Juli 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    725 shares
    Bagikan 290 Tweet 181
  • Markas Kodal Drone TNI untuk Perkuat Operasi di Papua Berdudukan di Timika

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Pemkab Mimika Siapkan Pembangunan 353 Rumah Layak Huni, Fisik Dimulai Usai Perencanaan Rampung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Enam Tahun Masuk DPO, Pelaku Terlibat Penyerangan Mendagri Tito Karnavian Ditangkap

Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id