ADVERTISEMENT
Rabu, September 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Perayaan Jumat Agung di Katedral Tiga Raja bukan sekadar ritual iman, tetapi juga menjadi refleksi mendalam bahwa di tengah luka dan duka, harapan selalu lahir dari pengorbanan di kayu salib.

4 April 2026
0
Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Suasana perayaan Jumat Agung di Gereja Katedral Tiga Raja, Kabupaten Mimika, Jumat 3 April 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Dalam keheningan yang sarat makna, ribuan umat Katolik memadati Gereja Katedral Tiga Raja, Kabupaten Mimika, pada perayaan Jumat Agung, Jumat 3 April 2026.

Tangis haru dan doa yang lirih menyatu dalam ibadah yang mengenangkan sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib.

ADVERTISEMENT

Suasana duka terasa kental sejak awal ibadat. Liturgi yang didominasi warna hitam dan merah menjadi simbol kedukaan mendalam atas wafat Sang Juruselamat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Umat mengikuti setiap rangkaian dengan khusyuk, dari pembukaan hingga puncak penghormatan salib.

Baca Juga

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

Perayaan dipimpin oleh Pastor Benyamin Magai, Pr, yang mengajak umat merenungkan makna penderitaan Kristus melalui pembacaan Injil Yohanes tentang Kisah Sengsara Yesus.

Dalam homilinya, Pastor Benyamin menegaskan bahwa kisah sengsara bukan sekadar cerita duka, melainkan tanda kasih dan pengorbanan yang membawa keselamatan.

“Kita mungkin menangis dan berduka saat mendengar kisah sengsara Yesus. Namun di balik itu, ada makna besar, Ia rela mati demi kebenaran, demi mengubah cara pandang manusia, dan menunjukkan jalan keselamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sejak manusia jatuh dalam dosa, kehidupan tidak lagi berjalan dalam harmoni.

Konflik, kepentingan, dan perpecahan terus hadir, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, kehadiran Yesus pada zamannya membawa perubahan besar, tetapi juga dipandang sebagai ancaman oleh pemuka agama dan penguasa Romawi. Akibatnya, Yesus disalibkan melalui proses yang sarat ketidakadilan.

“Bagi mereka yang tidak percaya, Yesus dianggap pemberontak. Tetapi bagi kita yang beriman, salib justru menjadi lambang kemenangan dan kekuatan. Dari kematian-Nya, lahir kemerdekaan iman dan keselamatan bagi dunia,” ungkapnya.

Pastor Benyamin juga mengaitkan kisah sengsara Kristus dengan realitas kehidupan masa kini, termasuk situasi di Papua yang masih diwarnai berbagai persoalan dan konflik.

“Banyak darah tak berdosa tertumpah, banyak korban berjatuhan, bahkan lingkungan hidup turut menjadi korban,” katanya.

“Situasi ini mengajak kita bertanya: apakah kita semakin dekat dengan rekonsiliasi, atau justru semakin menjauh,” tambanhnya.

Ia mengajak umat menjadikan Paskah sebagai momentum pertobatan dan perdamaian dengan meneladani Yesus yang rela berkorban demi kebenaran dan keselamatan.

“Belajarlah dari Yesus, menjadi pribadi yang membawa damai-mendamaikan diri dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan lingkungan,” pesannya.

Usai homili, ibadat dilanjutkan dengan doa umat dan prosesi penghormatan salib.

Umat maju secara bergantian untuk mencium atau menyentuh salib sambil berlutut, sebagai ungkapan hormat dan kasih kepada Kristus yang tersalib.

Rangkaian ibadat kemudian ditutup dengan doa Bapa Kami, penerimaan komuni, serta doa penutup dan berkat.

Perayaan Jumat Agung di Katedral Tiga Raja bukan sekadar ritual iman, tetapi juga menjadi refleksi mendalam bahwa di tengah luka dan duka, harapan selalu lahir dari pengorbanan di kayu salib. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

15 September 2026
Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

15 September 2026
Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

15 September 2026
Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

15 September 2026
Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

15 September 2026
Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

15 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Enam Tahun Masuk DPO, Pelaku Terlibat Penyerangan Mendagri Tito Karnavian Ditangkap

Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id