ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

“Kenapa konflik yang terjadi di Aceh, Maluku, Poso dan Kalimantan, pemerintah Indonesia bisa segera menyelesaikan. Kenapa di Tanah Papua tidak bisa diselesaikan”.

4 April 2026
0
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yoseph Temorubun. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Provinsi Papua Tengah, menilai kondisi keamanan di wilayah Papua Raya saat ini sedang tidak baik-baik.

Lembaga yang selama ini fokus pada pendampingan hukum dan keadilan masyarakat itu, mengungkapkan insiden berdarah yang menewaskan empat warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah pada 31 Maret 2026, menjadi salah satu buktinya.

ADVERTISEMENT

Direktur YKBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H mengatakan, insiden berdarah Dogiayai merupakan bagian dari rentetan kekerasan dan konflik bersenjata di tanah Papua yang tidak pernah pernah habis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yosep menduga, kondisi yang terjadi di Papua saat ini bisa dipicu oleh bisnis elit Jakarta yang menjadikan Papua sebagai lahan bisnis.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

“Kita bisa lihat setiap tahun pergantian Satgas baik TNI-Polri menunjukan bahwa ada pembiayaan negara dalam penempatan pasukan di tanah Papua,” ujar Yosep dalam keterangannya kepada koranpapua.id, Sabtu 4 April 2026.

Yoseph merasa heran dengan keputusan Presiden Prabowo yang lebih mengutamakan perang di negara lain dengan menawarkan diri menjadi mediator, sementara konflik bersenjata di Papua terkesan dibiarkan tanpa ada kepastian penyelesaian damai.

“Papua Tanah Damai hanya sebuah slogan murahan tanpa ada solusi dari pemerintah pusat untuk menyelesaiakan konflik bersenjata di Papua,” tegas Yoseph.

Terkait dengan kasus kekerasan dan konflik di tanah Papua, Toseph mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan dialog Jakarta-Papua.

Melalui dialog tersebut, publik tidak menginginkan Papua dalam lembaran sejarah daerah yang dijadikan sebagai konfront bersenjata TNI-Polri dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Karena menurutnya, jika tidak ada dialog untuk mengakhiri konflik bersenjata maka rakyat akan terus menjadi korban dan berdampak terhadap terhambatnya proses pembangun di tanah Papua.

“Pertanyaan publik selama ini kenapa konflik yang terjadi di Aceh, Maluku, Poso dan Kalimantan, pemerintah Indonesia bisa segera menyelesaikan. Kenapa di Tanah Papua tidak bisa diselesaikan,” tanya Yoseph.

Kondisi keamanan di Papua yang sedang tidak baik-baik juga sudah mendapatkan perhatian Komisi Tinggi PBB.
Lembaga internasional ini menyampaikan rasa prihatin dan menyebut Papua “Zona Merah”.

Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian khusus pemerintahan Prabowo Subianto dengan melakukan dialog Jakarta -Papua.

Namun harapan tersebut menjadi sirna karena pola pendekatan yang digunakan bukan dialog tetapi dengan cara mobilisasi militer di Tanah Papua yang berdampak terhadap stabilitas keamanan di Tanah Papua tidak kondusif.

“Kami YLBH Papua Tengah harus ada politik will pemerintah pusat secara serius menyikapi kekerasan dan konflik bersenjata TNI-Polri dan TPN-OPM,” pungkasnya.

Menurutnya, apalah artinya selalu mendengungkan slogan Papua tanah damai, namun realita di lapangan terus berjatuhan korban, baik warga sipil, TNI-Polri maupun TPN-OPM. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    954 shares
    Bagikan 382 Tweet 239
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Oleng di Jalan Tidak Rata: Pengendara Motor Tabrak Kendaraan di Depan, Dilarikan ke RSUD Mimika

Oleng di Jalan Tidak Rata: Pengendara Motor Tabrak Kendaraan di Depan, Dilarikan ke RSUD Mimika

Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id