ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Perayaan Jumat Agung di Katedral Tiga Raja bukan sekadar ritual iman, tetapi juga menjadi refleksi mendalam bahwa di tengah luka dan duka, harapan selalu lahir dari pengorbanan di kayu salib.

4 April 2026
0
Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Suasana perayaan Jumat Agung di Gereja Katedral Tiga Raja, Kabupaten Mimika, Jumat 3 April 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Dalam keheningan yang sarat makna, ribuan umat Katolik memadati Gereja Katedral Tiga Raja, Kabupaten Mimika, pada perayaan Jumat Agung, Jumat 3 April 2026.

Tangis haru dan doa yang lirih menyatu dalam ibadah yang mengenangkan sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib.

ADVERTISEMENT

Suasana duka terasa kental sejak awal ibadat. Liturgi yang didominasi warna hitam dan merah menjadi simbol kedukaan mendalam atas wafat Sang Juruselamat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Umat mengikuti setiap rangkaian dengan khusyuk, dari pembukaan hingga puncak penghormatan salib.

Baca Juga

Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

Perayaan dipimpin oleh Pastor Benyamin Magai, Pr, yang mengajak umat merenungkan makna penderitaan Kristus melalui pembacaan Injil Yohanes tentang Kisah Sengsara Yesus.

Dalam homilinya, Pastor Benyamin menegaskan bahwa kisah sengsara bukan sekadar cerita duka, melainkan tanda kasih dan pengorbanan yang membawa keselamatan.

“Kita mungkin menangis dan berduka saat mendengar kisah sengsara Yesus. Namun di balik itu, ada makna besar, Ia rela mati demi kebenaran, demi mengubah cara pandang manusia, dan menunjukkan jalan keselamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sejak manusia jatuh dalam dosa, kehidupan tidak lagi berjalan dalam harmoni.

Konflik, kepentingan, dan perpecahan terus hadir, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, kehadiran Yesus pada zamannya membawa perubahan besar, tetapi juga dipandang sebagai ancaman oleh pemuka agama dan penguasa Romawi. Akibatnya, Yesus disalibkan melalui proses yang sarat ketidakadilan.

“Bagi mereka yang tidak percaya, Yesus dianggap pemberontak. Tetapi bagi kita yang beriman, salib justru menjadi lambang kemenangan dan kekuatan. Dari kematian-Nya, lahir kemerdekaan iman dan keselamatan bagi dunia,” ungkapnya.

Pastor Benyamin juga mengaitkan kisah sengsara Kristus dengan realitas kehidupan masa kini, termasuk situasi di Papua yang masih diwarnai berbagai persoalan dan konflik.

“Banyak darah tak berdosa tertumpah, banyak korban berjatuhan, bahkan lingkungan hidup turut menjadi korban,” katanya.

“Situasi ini mengajak kita bertanya: apakah kita semakin dekat dengan rekonsiliasi, atau justru semakin menjauh,” tambanhnya.

Ia mengajak umat menjadikan Paskah sebagai momentum pertobatan dan perdamaian dengan meneladani Yesus yang rela berkorban demi kebenaran dan keselamatan.

“Belajarlah dari Yesus, menjadi pribadi yang membawa damai-mendamaikan diri dengan Tuhan, dengan sesama, dan dengan lingkungan,” pesannya.

Usai homili, ibadat dilanjutkan dengan doa umat dan prosesi penghormatan salib.

Umat maju secara bergantian untuk mencium atau menyentuh salib sambil berlutut, sebagai ungkapan hormat dan kasih kepada Kristus yang tersalib.

Rangkaian ibadat kemudian ditutup dengan doa Bapa Kami, penerimaan komuni, serta doa penutup dan berkat.

Perayaan Jumat Agung di Katedral Tiga Raja bukan sekadar ritual iman, tetapi juga menjadi refleksi mendalam bahwa di tengah luka dan duka, harapan selalu lahir dari pengorbanan di kayu salib. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

Disdik Mimika Tekankan Pentingnya TK Sebelum SD, Terapkan Ketentuan Usia dan Fleksibilitas di Lapangan

26 Mei 2026
Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

Program BAUWA SD Sentra Pendidikan Timika Angkat Cerita Rakyat Kamoro untuk Tingkatkan Literasi

26 Mei 2026
Nobar Pesta Babi Tutup HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua

Nobar Pesta Babi Tutup HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua

26 Mei 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Kaimana Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Belum Ada Laporan Dampak Kerusakan

26 Mei 2026
Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

26 Mei 2026
Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

Dramatis! 44 Pendulang Emas Berhasil Dievakuasi dari Awimbon ke Boven Digoel

26 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    715 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Enam Tahun Masuk DPO, Pelaku Terlibat Penyerangan Mendagri Tito Karnavian Ditangkap

Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id