ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Garuda dan Lion Air Group Monopoli Penerbangan ke Papua, Harga Tiket Tembus Rp20 Juta

Robert mendorong pemerintah membuka akses lebih luas bagi maskapai swasta, termasuk dari luar negeri, untuk melayani rute domestik yang belum optimal.

28 Maret 2026
0
Garuda dan Lion Air Group Monopoli Penerbangan ke Papua, Harga Tiket Tembus Rp20 Juta

Ilustrasi (foto: Genereted AI/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Mahalnya harga tiket pesawat untuk tujuan ke sejumlah wilayah di Papua Raya, hingga kini masih menjadi persoalan yang tidak pernah ada solusinya.

Bayangkan saja harga tiket untuk rute Jakarta ke wilayah Papua, secara khusus ke Sorong, Provinsi Papua Barat Daya bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta.

ADVERTISEMENT

Melihat harga tiket yang tidak terkontrol mendorong Robert J Kardinal, Anggota DPR Dapil Papua Barat Daya, angkat bicara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia mendesak Kementerian Perhubungan segera menerbitkan kebijakan strategis dengan memutus praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Robert menilai struktur industri penerbangan nasional saat ini tidak sehat karena didominasi dua kelompok besar, yakni Lion Air Group dan Garuda Indonesia Group.

“Kondisi ini membuat harga tiket pesawat sulit turun, terutama untuk rute ke wilayah timur Indonesia,” ujar Robert keterangannya 27 Maret 2026.

Ia mencontohkan rute menuju wilayah Papua yang sebagian besar hanya dilayani oleh maskapai dalam satu grup, seperti Wings Air, Lion Air, dan Super Air Jet.

“Harga tiket menjadi mahal karena tidak ada kompetisi. Mau tidak mau harus beli, meskipun harganya sangat tinggi,” tegasnya.

Meski terlihat banyak pilihan maskapai, sebenarnya pasar hanya dikuasai segelintir kelompok besar sehingga ruang persaingan menjadi sempit.

Robert bahkan mengaku mengalami langsung kondisi tersebut di daerah pemilihannya.

Ia menyebut, penerbangan ke wilayah pedalaman Papua hanya dilayani oleh Susi Air sehingga masyarakat tidak memiliki banyak pilihan.

“Yang masuk ke kampung-kampung di Papua itu hanya satu maskapai. Akhirnya harga tiket jadi tidak terkendali karena tidak ada alternatif,” ujarnya.

Mengatasi masalah tersebut, Robert mendorong pemerintah membuka akses lebih luas bagi maskapai swasta, termasuk dari luar negeri, untuk melayani rute domestik yang belum optimal.

Ia menyebut sejumlah maskapai berbiaya rendah seperti Scoot, Jetstar Airways, AirAsia, dan Firefly bisa menjadi alternatif guna menciptakan persaingan sehat.

Robert juga menyoroti kebijakan avtur yang dinilai masih dimonopoli. Ia mengusulkan agar maskapai diberikan izin untuk mengimpor bahan bakar sendiri guna menekan biaya operasional.

“Kalau avtur saja dimonopoli, bagaimana harga tiket bisa kompetitif? Maskapai harus diberi ruang untuk mencari biaya yang lebih efisien,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

20 April 2026
Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

20 April 2026
Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
KM Mekar Alam B Bermuatan 26 Penumpang Terbakar di Laut Arafura

KM Mekar Alam B Bermuatan 26 Penumpang Terbakar di Laut Arafura

Empat Pelaku Jaringan Amunisi Ilegal Afiliasi KKB Diringkus

Empat Pelaku Jaringan Amunisi Ilegal Afiliasi KKB Diringkus

Pemprov Papua Tengah Siap Jalankan Kebijakan WFH ASN, Sekda Silwanus: Menunggu Petunjuk Pusat

Pemprov Papua Tengah Siap Jalankan Kebijakan WFH ASN, Sekda Silwanus: Menunggu Petunjuk Pusat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id