ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Garuda dan Lion Air Group Monopoli Penerbangan ke Papua, Harga Tiket Tembus Rp20 Juta

Robert mendorong pemerintah membuka akses lebih luas bagi maskapai swasta, termasuk dari luar negeri, untuk melayani rute domestik yang belum optimal.

28 Maret 2026
0
Garuda dan Lion Air Group Monopoli Penerbangan ke Papua, Harga Tiket Tembus Rp20 Juta

Ilustrasi (foto: Genereted AI/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id– Mahalnya harga tiket pesawat untuk tujuan ke sejumlah wilayah di Papua Raya, hingga kini masih menjadi persoalan yang tidak pernah ada solusinya.

Bayangkan saja harga tiket untuk rute Jakarta ke wilayah Papua, secara khusus ke Sorong, Provinsi Papua Barat Daya bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta.

ADVERTISEMENT

Melihat harga tiket yang tidak terkontrol mendorong Robert J Kardinal, Anggota DPR Dapil Papua Barat Daya, angkat bicara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia mendesak Kementerian Perhubungan segera menerbitkan kebijakan strategis dengan memutus praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

Gadis Asal Mimika Hilang di Yogyakarta, Marlin Brigita Kasimat Belum Ditemukan

Robert menilai struktur industri penerbangan nasional saat ini tidak sehat karena didominasi dua kelompok besar, yakni Lion Air Group dan Garuda Indonesia Group.

“Kondisi ini membuat harga tiket pesawat sulit turun, terutama untuk rute ke wilayah timur Indonesia,” ujar Robert keterangannya 27 Maret 2026.

Ia mencontohkan rute menuju wilayah Papua yang sebagian besar hanya dilayani oleh maskapai dalam satu grup, seperti Wings Air, Lion Air, dan Super Air Jet.

“Harga tiket menjadi mahal karena tidak ada kompetisi. Mau tidak mau harus beli, meskipun harganya sangat tinggi,” tegasnya.

Meski terlihat banyak pilihan maskapai, sebenarnya pasar hanya dikuasai segelintir kelompok besar sehingga ruang persaingan menjadi sempit.

Robert bahkan mengaku mengalami langsung kondisi tersebut di daerah pemilihannya.

Ia menyebut, penerbangan ke wilayah pedalaman Papua hanya dilayani oleh Susi Air sehingga masyarakat tidak memiliki banyak pilihan.

“Yang masuk ke kampung-kampung di Papua itu hanya satu maskapai. Akhirnya harga tiket jadi tidak terkendali karena tidak ada alternatif,” ujarnya.

Mengatasi masalah tersebut, Robert mendorong pemerintah membuka akses lebih luas bagi maskapai swasta, termasuk dari luar negeri, untuk melayani rute domestik yang belum optimal.

Ia menyebut sejumlah maskapai berbiaya rendah seperti Scoot, Jetstar Airways, AirAsia, dan Firefly bisa menjadi alternatif guna menciptakan persaingan sehat.

Robert juga menyoroti kebijakan avtur yang dinilai masih dimonopoli. Ia mengusulkan agar maskapai diberikan izin untuk mengimpor bahan bakar sendiri guna menekan biaya operasional.

“Kalau avtur saja dimonopoli, bagaimana harga tiket bisa kompetitif? Maskapai harus diberi ruang untuk mencari biaya yang lebih efisien,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

15 Agustus 2026
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

15 Agustus 2026
Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

15 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Bidik Potensi Kopi Jadi Program Unggulan di Wilayah Pegunungan Mimika 

15 Agustus 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Willem Assem Sebut Tiga Warga yang Ditembak di Maybrat Bukan OPM, Dua Korbannya Perempuan 

15 Agustus 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

15 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    906 shares
    Bagikan 362 Tweet 227
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
Next Post
KM Mekar Alam B Bermuatan 26 Penumpang Terbakar di Laut Arafura

KM Mekar Alam B Bermuatan 26 Penumpang Terbakar di Laut Arafura

Empat Pelaku Jaringan Amunisi Ilegal Afiliasi KKB Diringkus

Empat Pelaku Jaringan Amunisi Ilegal Afiliasi KKB Diringkus

Pemprov Papua Tengah Siap Jalankan Kebijakan WFH ASN, Sekda Silwanus: Menunggu Petunjuk Pusat

Pemprov Papua Tengah Siap Jalankan Kebijakan WFH ASN, Sekda Silwanus: Menunggu Petunjuk Pusat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id