ADVERTISEMENT
Minggu, September 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

YPMAK Perkuat Kemandirian UMKM Amungme-Kamoro Lewat Pelatihan Literasi Keuangan

Peserta juga mendapat pembekalan pelayanan pelanggan atau service excellence, mulai dari cara berkomunikasi, penampilan, hingga etika melayani pembeli.

2 Maret 2026
0
YPMAK Perkuat Kemandirian UMKM Amungme-Kamoro Lewat Pelatihan Literasi Keuangan

Salah satu kios kelontong UMKM binaan YPMAK. (foto: ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaannya agar makin siap mengelola usaha secara mandiri.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan pelatihan literasi keuangan bagi pemilik kios kelontong di Gedung MPCC Timika, Senin 2 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Mensukseskan pelatihan ini, YPMAK bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dan CV Amungsa Berjaya Gemilang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kepala Divisi Perencanaan Program Ekonomi YPMAK, Octovian Jangkup, mengatakan program kios kelontong ini sudah berjalan sejak 2025, dan khusus diperuntukkan bagi masyarakat Amungme dan Kamoro.

Baca Juga

Satgas Pasgat Belanja Hasil Bumi Warga Nduga, Dorong Ekonomi Lokal

YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

Sementara pelatihan ini diberikan kepada 20 penerima manfaat agar mereka memahami sistem pengelolaan kios yang lebih modern.

“Bukan hanya jualan, tapi mereka juga belajar pakai sistem scan barang, mencatat stok masuk dan keluar, sampai membuat laporan keuangan,” ujarnya.

Octovian mengakui, sebagian besar penerima manfaat adalah orang tua sehingga membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Kepala Divisi Perencanaan Program Ekonomi YPMAK, Octovian Jangkup. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Karena itu, YPMAK menggandeng STIE Jembatan Bulan dan melibatkan mahasiswa pendamping yang selama dua hingga empat bulan terakhir telah membantu kios-kios yang lebih dulu berjalan.

Mahasiswa pendamping ini tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga berbagi pengalaman dari kios yang sudah beroperasi.

Harapannya, pelaku UMKM yang baru memulai usaha bisa belajar dari pengalaman tersebut sehingga operasional kios berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

YPMAK menargetkan seluruh kios sudah aktif beroperasi paling lambat pekan depan.

Pendampingan akan berlangsung selama satu tahun sesuai perjanjian kerja sama, dan bisa diperpanjang jika masih diperlukan.

Kepala Cabang Bank BTN Timika, Didit Darmomo, menjelaskan pelatihan kali ini merupakan lanjutan dari batch pertama yang sebelumnya diberikan kepada 10 UMKM awal.

Pada tahap kedua, seluruh 20 penerima manfaat dikumpulkan agar mendapatkan pembekalan yang lebih komprehensif.

“Program ini bukan sekadar bagi-bagi kios. Yang ingin dibangun adalah kemandirian usaha masyarakat Amungme dan Kamoro. Jadi ada paket lengkap, mulai dari bangunan kios, sistem, sampai pendampingan,” jelas Didit.

Dalam operasionalnya, kios-kios tersebut menggunakan sistem kasir digital yang terintegrasi dengan back office.

Seluruh transaksi bisa dipantau oleh YPMAK, vendor, dan pihak bank untuk meminimalkan risiko kegagalan usaha.

Selain materi teknis, peserta juga mendapat pembekalan pelayanan pelanggan atau service excellence, mulai dari cara berkomunikasi, penampilan, hingga etika melayani pembeli.

Hal ini kata Didit penting karena kios tidak hanya melayani komunitas Amungme dan Kamoro, tetapi juga masyarakat umum.

” Pendampingan dilakukan setiap hari oleh mahasiswa yang memantau aktivitas dan omzet harian kios,” tambahnya.

Evaluasi dilakukan secara bertahap selama masa kontrak satu tahun.

Didit menambahkan, jika pelaku UMKM sudah mandiri dan memiliki rekam jejak usaha yang baik, mereka berpeluang mengakses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kios dibangun di atas tanah milik sendiri dan bersertifikat. Kalau usahanya stabil, mereka bisa eligible untuk pembiayaan KUR guna pengembangan usaha,” jelasnya.

Sebanyak 20 kios binaan YPMAK tersebar dari wilayah dalam Kota Timika hingga Mile 32 dan Jayanti. Masyarakat dapat mengenalinya dari desain bangunan yang seragam.

Direktur CV Amungsa Berjaya Gemilang, Teopilus Koroboy, menuturkan penentuan penerima manfaat sepenuhnya dilakukan YPMAK dengan sejumlah kriteria.

Di antaranya, berasal dari suku Amungme atau Kamoro, memiliki tanah sendiri, serta memiliki komitmen berwirausaha.

“Kalau tidak siap atau tidak punya komitmen, kami tidak lanjutkan. Dua puluh unit ini yang kami nilai serius menjalankan usaha,” katanya.

Melalui program ini, YPMAK berharap UMKM binaannya dapat berkembang dan benar-benar mandiri, sehingga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga mereka. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

Satgas Pasgat Belanja Hasil Bumi Warga Nduga, Dorong Ekonomi Lokal

5 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

5 September 2026
Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

Bupati Mimika Lantik 18 Koordinator KONI Distrik, Pembinaan Atlet Didorong hingga Kampung

5 September 2026
Dinkes Mimika Gelar Aksi Bergizi di SMPN 8, Cegah Anemia Sejak Remaja

Dinkes Mimika Gelar Aksi Bergizi di SMPN 8, Cegah Anemia Sejak Remaja

5 September 2026
Aksi Bergizi di SMPN 8 Mimika: Sekolah Tegaskan Komitmen Cegah Anemia Sejak Remaja

Aksi Bergizi di SMPN 8 Mimika: Sekolah Tegaskan Komitmen Cegah Anemia Sejak Remaja

5 September 2026
Dinkes Mimika Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Vape di SMPN 8

DPO Kasus Penembakan di Puncak Ditangkap Satgas Damai Cartenz

5 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Balapan Liar Marak Selama Ramadan, Satlantas Polres Mimika Amankan Lima Sepeda Motor

Balapan Liar Marak Selama Ramadan, Satlantas Polres Mimika Amankan Lima Sepeda Motor

Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas KKB, Sita 561 Amunisi dan Uang Rp79,9 Juta

Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas KKB, Sita 561 Amunisi dan Uang Rp79,9 Juta

Menembus Wilayah Pelosok Papua, Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan

Menembus Wilayah Pelosok Papua, Prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id