ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Thom Beanal dalam Kenangan: Pemimpin Karismatik, Tenang dan Tidak Banyak Bicara

Prinsip itu yang menjadi dasar perjuangan Thom Beanal bagi masyarakat Papua. Namun dibalik perannya sebagai tokoh publik, keluarga merasakan konsekuensi dari panggilan hidup tersebut

27 Februari 2026
0
Thom Beanal dalam Kenangan: Pemimpin Karismatik, Tenang dan Tidak Banyak Bicara

Almarhum Thom Beanal (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Nama Thom Beanal masih terus dikenang anak cucu dan seluruh rakyat tanah Papua.

Meski Thom Beanal telah meninggal tahun 2023 lalu, namun sosok kepemimpinannya masih terpatri jelas di para penerus dan generasi Papua.

ADVERTISEMENT

Pria kelahiran Tembagapura 11 Agustus 1947 itu, dikenal sebagai salah satu tokoh besar Papua dan pejuang masyarakat adat Amungme.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Semua rekam jejak perjalanannya selama hidup, kini tertata rapi dalam buku yang ditulis dalam tiga seri.

Baca Juga

APELCAMI Desak Pemkab Mimika Evaluasi Outsourcing: “Kami Bukan Minta Belas Kasihan”

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Beda buku dan peluncurannya, dilakukan Aula Paroki Kristus Terang Dunia Waena, Distrik Heram, Jayapura Papua, Kamis 26 Februari 2026.

Weynand Watory dari Dewan Adat Papua (DAP) dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa almahrum Thom Beanal merupakan representasi anak adat Papua sejati.

Thom Beanal dibentuk dengan nilai-nilai budaya yang kuat sejak kecil. Dalam jejak langkahnya, Thom Beanal diperkaya oleh agama, pendidikan, dan pengalaman politik.

“Almarhum dibentuk dengan nilai-nilai adat, nilai luar hanya pelengkap,” kata Weynand Watory.

Thom Beanal adalah sosok karismatik. Dalam kepemimpinannya sangat tenang dan tidak banyak bicara. Ia lebih sering menyampaikan gagasan dengan narasi adat serta hikmat budaya.

Keberaniannya sama seperti tokoh Papua lainnya, almahrum Theys Hiyi Eluay. Berani menyuarakan kebenaran dan keadilan bagi bangsanya.

“Kedua pemimpin adat itu lahir dari keberanian mempertahankan martabat dan jati diri orang Papua,” ujarnya.

Watory menuturkan, bagi bangsa Papua Thom Beanal bukan sekadar jejak sejarah, melainkan semangat kebebasan dan jati diri Papua yang akan terus hidup di tengah masyarakat.

“Tokoh seperti Bapak Thom harus terus dikenang, nilai-nilai perjuangannya harus diwariskan kepada generasi berikutnya,” pesannya.

Thom Beanal dikenang bukan hanya sebagai pemimpin adat dan tokoh perjuangan Papua, tetapi juga sebagai bapak yang mewariskan nilai kebebasan dan jati diri kepada keluarga serta masyarakat luas.

Tantangan terbesar saat ini lanjut Watory, adalah menjaga identitas generasi muda Papua di tengah derasnya arus teknologi dan budaya luar.

Sebab menurutnya, banyak generasi muda asli Papua mulai kehilangan bahasa daerah dan semakin jauh dari akar budayanya.

Padahal Tanah Papua memiliki lebih dari 300 suku bangsa dengan kekayaan budaya dan alam yang luar biasa.

Karena itulah Dewan Adat Papua mendorong pentingnya pendidikan hak asasi manusia dan demokrasi yang tetap menanamkan nilai-nilai adat.

Florentinus Beanal anak dari almarhum Thom Beanal mengatakan kepemimpinan bapaknya tidak melalui proses yang cepat atau instan dalam perjuangannya.

Thom Beanal dibesarkan sebagai anak kepala suku, yang sejak kecil telah dididik memahami tanggung jawab atas adat mulai dari tradisi bakar batu, membangun rumah, hingga belajar memimpin komunitasnya.

“Inilah yang membuatnya belajar dari sikap ayahnya. Thom Beanal tidak hanya sekadar berkata-kata, juga berani memperjuangkan kebenaran,” kenangnya.

“Bapak adalah teladan keteguhan hati bagi keluarga dan juga contoh bagi kami. Bapak mengajarkan kekuatan, kesetiaan, dan keberanian dalam memperjuangkan kebenaran bagi bangsa Papua,” pungkasnya Florentinus.

Menurutnya, perjalanan hidup membawa Thom Beanal keluar dari lingkungan adat menuju gereja. Di sanalah Thom Beanal menemukan ruang pembinaan yang disebut sebagai rumah kedua baginya.

Meski beberapa kali tidak menyelesaikan pendidikan formal, gereja tetap menerima dan membimbingnya. Pertemuan nilai adat dan gereja inilah yang membentuk karakter juga pandangan hidupnya.

Nilai-nilai itu yang terus ia bawa ketika Thom Beanal memasuki dunia modern dan membangun keluarga. Ia juga dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi kebebasan.

“Bapak biasa bilang bahwa manusia tidak boleh terus-menerus diperintah, tetapi harus hidup bebas dan merdeka,” ucapnya.

Prinsip itu yang menjadi dasar perjuangan Thom Beanal bagi masyarakat Papua. Namun dibalik perannya sebagai tokoh publik, keluarga merasakan konsekuensi dari panggilan hidup tersebut.

Jabatan terakhir Thom Beanal yang meninggal dalam usia 74 tahun di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura itu, yakni, Ketua Presidium Dewan Papua menggantikan Theys Eluay.

Thom Beanal juga pernah menjabat sebagai Komisaris PT Freepport Indonesia (PTFI) tahun 2002-2018. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lonjakan Skrining TBC di Mimika, 1.208 Kasus Terdeteksi pada Semester I  2026

Lonjakan Skrining TBC di Mimika, 1.208 Kasus Terdeteksi pada Semester I  2026

31 Agustus 2026
Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Dua Pelajar Tewas dengan Luka di Leher, Polisi Buru Pelaku

31 Agustus 2026
Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Kebakaran Mengancam Runway Bandara Aminggaru Ilaga, Pasgat dan Warga Bergotong Royong Padamkan Api

31 Agustus 2026
Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

31 Agustus 2026
HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

30 Agustus 2026
Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

30 Agustus 2026

POPULER

  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    619 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Pemkab Boven Digoel dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Cari Solusi Sisa pembayaran Lahan Bandara Tanah Merah

Pemkab Boven Digoel dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Cari Solusi Sisa pembayaran Lahan Bandara Tanah Merah

Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

Pengcab Perbakin Mimika Resmi Dilantik, Bupati: Harus Konsisten, Jangan Timbul Tenggelam

Pengcab Perbakin Mimika Resmi Dilantik, Bupati: Harus Konsisten, Jangan Timbul Tenggelam

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id