ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Keerom Jadi Lumbung Pangan, Pemprov Papua akan Cetak Sawah 13.200 Hektare

Selain pengembangan padi, Pemprov Papua juga akan mendorong penanaman jagung, memperkuat sektor perkebunan, serta membangun peternakan ayam pedaging, ayam petelur, dan sapi.

23 Februari 2026
0
Keerom Jadi Lumbung Pangan, Pemprov Papua akan Cetak Sawah 13.200 Hektare

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan menjadikan Kabupaten Keerom sebagai lumbung pangan. (foto: ist_koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan menjadikan Kabupaten Keerom sebagai lumbung pangan.

Mensukseskan agenda besar itu, Pemprov Papua berencana membuka lokasi penanaman padi dan pengembangan cetak sawah seluas 13.200 hektar di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

Menindaklanjuti program tersebut, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri pada Sabtu 21 Februari 2026 berkunjung ke Keerom untuk meninjau langsung lokasi yang terletak di Kawasan Arso Swakarsa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kunjungannya, Gubernur menegaskan bahwa Pemprov Papua telah menetapkan sejumlah wilayah sebagai kawasan strategis pengembangan pertanian skala besar.

Baca Juga

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Selain Keerom, juga persawahan akan dibuka di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi.

“Keerom ini sangat cocok untuk kita lakukan cetak sawah. Bukan hanya sawahnya, tetapi juga akan kita bangun irigasi, jalan produksi, sampai dengan fasilitas pendukung produksi beras,” janji Fakhiri.

Gubernur menargetkan pengembangan sawah di Papua dapat mencapai 30.000 hektare dalam tahap awal.

Bahkan, angka tersebut berpeluang ditingkatkan hingga 50.000 hektare sesuai kebijakan khusus dari pemerintah pusat.

“Kalau kita bisa mencapai 30 ribu hektare, maka Papua sudah berada pada posisi surplus. Dengan dukungan kebijakan pusat, target itu bisa kita tingkatkan menjadi 50 ribu hektare,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan varietas padi berumur sekitar empat bulan, Papua berpotensi melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun.

Kondisi ini diyakini mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Papua sekaligus membuka peluang distribusi ke daerah lain.

Selain pengembangan padi, Pemprov Papua juga akan mendorong penanaman jagung, memperkuat sektor perkebunan, serta membangun peternakan ayam pedaging, ayam petelur, dan sapi.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Termasuk pengembangan pangan lokal.

Seperti sagu dan umbi-umbian, serta mengoptimalkan kembali fasilitas pengolahan pangan di Keerom guna mendorong hilirisasi produk pertanian. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

20 April 2026
Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026
Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

19 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Tahun Ini, PUPR Mimika Pasang Dua Unit RO di Ipaya Perkuat Akses Air Bersih Pesisir

Tahun Ini, PUPR Mimika Pasang Dua Unit RO di Ipaya Perkuat Akses Air Bersih Pesisir

Dukung Sistem Pengawasan Kota 24 Jam, Diskominfo Targetkan seluruh Ruas Jalan di Timika Terpasang CCTV

Dukung Sistem Pengawasan Kota 24 Jam, Diskominfo Targetkan seluruh Ruas Jalan di Timika Terpasang CCTV

Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id