ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

“Dia pukul ke wajah saya. Dia dorong saya, saya lari dia lempar kursi ke saya juga. Jadi kita tidak siap, kita pikir mau mediasi, tapi dia sepertinya sudah berencana dari rumah”.

24 Februari 2026
0
Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

Yuli, guru di SMP Negeri 5 Mimika yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tua murid. (foto: ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ibu Yuli, guru di SMP Negeri 5 Mimika diduga menjadi korban penganiayaan oleh salah satu orang tua murid saat proses mediasi di sekolah.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam pada bagian mata kanan.

Peristiwa terjadi pada Senin 23 Februari 2026 di ruang Bimbingan Konseling (BK) sekolah.

Sehari kemudian, korban mendatangi Polres Mimika untuk melaporkan insiden tersebut secara resmi.

Baca Juga

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Menurut keterangan korban, mediasi dilakukan untuk membahas persoalan kedisiplinan siswa.

Namun suasana berubah tegang ketika orang tua siswa diduga tidak menerima penjelasan dari pihak sekolah.

“Di sekolah. Di ruang BK. Kita lagi mediasi di ruang kesiswaan. Kita mau kasih tahu baik-baik, tapi ibu itu sudah emosi, dia marah-marah,” ujar Yuli kepada wartawan di Polres Mimika Selasa 24 Februari 2026.

Yuli menjelaskan, persoalan bermula saat dirinya menegur seorang siswa yang masih berada di luar kelas saat jam pelajaran berlangsung.

Ia membantah tudingan bahwa teguran tersebut menyebabkan cedera serius.

“Masa saya pukul siswa sampai begini bisa patah? Satu kali pukulan saja, bukan berkali-kali. Cuma pakai tangan saja, tidak pakai sapu,” tegasnya.

Dalam mediasi yang turut dihadiri guru BK, wali kelas, dan pihak kesiswaan itu, situasi disebut semakin memanas hingga berujung pada dugaan tindak kekerasan.

“Iya, dia pukul ke wajah saya. Dia dorong saya, saya lari dia lempar kursi ke saya juga. Jadi kita tidak siap, kita pikir mau mediasi, tapi dia sepertinya sudah berencana dari rumah,” ungkapnya.

Selain dugaan pemukulan, korban juga menyebut adanya ancaman pembakaran rumah.

Terkait klaim orang tua siswa bahwa anaknya mengalami retak atau patah tulang akibat teguran tersebut, korban meminta agar hal itu dibuktikan secara medis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami laporan yang telah disampaikan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

Tujuh Penumpang Long Boat Diselamatkan SAR setelah Kehilangan Arah di Perairan Timika

14 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

14 Oktober 2026
Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

14 Oktober 2026
Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    798 shares
    Bagikan 319 Tweet 200
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Tahap Pertama Rp47.533.658.000, Progres Pembangunan Kantor Baru PUPR Mimika 91 Persen

Tahap Pertama Rp47.533.658.000, Progres Pembangunan Kantor Baru PUPR Mimika 91 Persen

Tiga Tokoh Penting KKB Dipindahkan ke Mapolda Papua, Ini Rangkaian Kasus Berat Mereka

Tiga Tokoh Penting KKB Dipindahkan ke Mapolda Papua, Ini Rangkaian Kasus Berat Mereka

Kabar Duka! Teror KKB di Yahukimo Enam Bulan Terakhir Tewaskan 34 Orang

Kekerasan Kelompok Bersenjata di Papua Meningkat, Januari-Februari 2026 Terjadi 23 Kasus

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id