ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Warga Sipil Tewas Diserang OTK di Lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai

Korban dikejar oleh tiga orang pelaku bersenjata. Salah satu pelaku membawa senjata rakitan laras panjang, satu lainnya membawa kapak.

2 Februari 2026
0
Warga Sipil Tewas Diserang OTK di Lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai

Daniel Datti, (41) warga sipil yang dilaporkan tewas setelah diserang OTK di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin 2 Januari 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id– Seorang warga sipil atas nama Daniel Datti, (41) dilaporkan tewas setelah diserang OTK di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin 2 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WIT.

Saat kejadian ia tengah bekerja membuat perlengkapan meja dan kursi di sekolah yang berlokasi di Jalan Seradala Km 03, Distrik Dekai.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka serius di bagian kepala, punggung, serta kedua lutut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain menelan korban jiwa, insiden tersebut juga disertai dengan aksi perusakan kaca ruang kelas XII SMP YPK Yakpesmi serta kaca belakang sebuah mobil berwarna merah akibat lemparan batu.

Baca Juga

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Kronologi Kejadian

Keterangan para saksi menyebutkan, peristiwa bermula dari suara tembakan yang terdengar dari arah belakang sekolah. Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju ruang guru.

Namun, korban dikejar oleh tiga orang pelaku bersenjata. Salah satu pelaku membawa senjata rakitan laras panjang, satu lainnya membawa kapak.

Sementara satu pelaku lain merekam kejadian menggunakan telepon genggam. Setelah melakukan penyerangan, para pelaku melarikan diri ke arah belakang kompleks sekolah.

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Satreskrim Polres Yahukimo segera menuju lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevakuasi korban, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Dekai untuk dilakukan visum oleh tim medis. Sejumlah barang bukti turut diamankan, baik dari lokasi kejadian maupun dari rumah sakit.

Adapun barang bukti tersebut berupa serpihan kaca, batu, pakaian korban, serta serpihan logam yang diduga merupakan proyektil.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut.

“Kami sangat berduka atas meninggalnya korban. Lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman bagi semua orang,” ujarnya dalam siaran pers malam ini.

Saat ini aparat gabungan fokus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap para pelaku dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.

Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan di wilayah Yahukimo akan terus diperkuat melalui patroli serta langkah pengamanan terbuka maupun tertutup guna mencegah terulangnya aksi kekerasan serupa.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah serta tokoh masyarakat setempat pascakejadian.

“Kami ingin memastikan para guru, siswa, dan warga sekitar merasa aman. Pendekatan dialogis kami kedepankan, bersamaan dengan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku,” katanya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap identitas para pelaku.

Aparat memastikan proses hukum berjalan dan situasi keamanan di Dekai tetap dikendalikan agar aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan pendidikan, dapat kembali berlangsung dengan aman. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

24 Juni 2026
Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

24 Juni 2026
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

24 Juni 2026
Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

24 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    673 shares
    Bagikan 269 Tweet 168
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Tanamkan Nilai Nasionalisme dan Disipilin Sejak Dini, Personil OCD-2026 Mengajar di Sekolah

Tanamkan Nilai Nasionalisme dan Disipilin Sejak Dini, Personil OCD-2026 Mengajar di Sekolah

Apresiasi Pelaksanaan Muspas Mee, Gubernur Meki: Gereja Mitra Strategis Pembangunan Manusia

Apresiasi Pelaksanaan Muspas Mee, Gubernur Meki: Gereja Mitra Strategis Pembangunan Manusia

Ringankan Beban Korban Kebakaran di Karubaga, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat

Ringankan Beban Korban Kebakaran di Karubaga, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id