ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Apresiasi Pelaksanaan Muspas Mee, Gubernur Meki: Gereja Mitra Strategis Pembangunan Manusia

“Forum ini bukan sekedar agenda rutin gerejawi, tetapi merupakan ruang refleksi iman, evaluasi pelayanan, serta perumusan arah pastoral ke depan”.

3 Februari 2026
0
Apresiasi Pelaksanaan Muspas Mee, Gubernur Meki: Gereja Mitra Strategis Pembangunan Manusia

Pelaksanaan Musyawarah Pastoral Mee (Muspas Mee) yang berlangsung di di Gereja Paroki Kristus Jaya Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PANIAI, Koranpapua.id- Diperkirakan 3 ribu lebih peserta hadir dalam pelaksanaan Musyawarah Pastoral Mee (Muspas Mee) yang berlangsung di di Gereja Paroki Kristus Jaya Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Kegiatan gerewi tersebut secara resmi telah dibuka oleh Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA yang diawali dengan perayaan misa pada Senin 2 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang menjadi agenda kerja Keuskupan Timika tiga tahun sekali itu mengangkat tema dalam Bahasa Mee “Iya-Iya Akatiyake” (Kita Saling Menyelamatkan, Bangkit, dan Berjalan Bersama).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah yang diwakili Marthen Ukago, Staf Ahli Gubernur dalam sambutan pada pembukaan kegiatan itu, mengatakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Muspas Mee ke VIII.

Baca Juga

Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

Ia mengajak seluruh peserta baik para pemimpin gereja, para pastor, gembala, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta seluruh umat yang hadir dalam Muspas tersebut dapat menentukan arah pastoral ke depan.

“Semua peserta yang datang dari berbagai wilayah diharapkan untuk menentukan arah pastoral, dan diharapkan kegiatan berjalan secara tertib, aman, lancar tanpa kendala,” pesannya.

Dikatakan bahwa, pemerintah memandang gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan manusia seutuhnya.

Karena itu, terus membangun sinergi yang baik antara gereja, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya Papua Tengah yang damai sejahtera, bermartabat dan beriman.

Karena menurutnya, pembangunan manusia secara utuh tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik, juga pembangunan nilai-nilai spiritual, etika, budaya, dan kemanusian.

Dalam konteks ini, peran gereja dan komunitas umat Mee dinilai sangatlah penting dalam menjaga persatuan, merawat harmoni sosial, serta menanamkan nilai kasih, kejujuran, kerja keras dan tanggung jawab.

Ia berharap melalui Muspas Mee ke-VIII dapat melahirkan rekomendasi pastoral yang kontekstual dan membumi.

Program pelayanan yang menyentuh kebutuhan nyata umat. Penguatan peran keluarga, pemuda dan perempuan, dan komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan persatuan di Tanah Papua.

Marten juga menyampaikan, musyawarah ini merupakan wujud nyata komitmen iman, kebersamaan dan tanggung jawab moral untuk membangun kehidupan umat dan masyarakat yang lebih baik.

“Forum ini bukan sekedar agenda rutin gerejawi, tetapi merupakan ruang refleksi iman, evaluasi pelayanan, serta perumusan arah pastoral ke depan,” pungkasnya.

Pemerintah menyadari bersama bahwa umat dan masyarakat kini menghadapi berbagai tantangan, baik dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun persoalan moral dan karakter generasi muda.

Oleh karena itu, gereja diharapkan terus hadir sebagai garam dan terang dunia. Gereja perlu memberikan penguatan iman, pendampingan pastoral serta teladan hidup yang membawa kedamaian.

Seperti diberitakan media ini, kegiatan Muspas Mee akan berlangsung hingga tanggal 9 Februari 2026.

Yunus Kadepa, Ketua Panitia Muspas Mee ke-VIII menjelaskan, dalam menyukseskan pesta iman ini, umat Katolik di wilayah Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah

Ia menyebutkan bahwa Muspas Mee ke-VIII merupakan kelanjutan dari Muspas Mee I hingga VII yang telah dilaksanakan secara rutin setiap tiga tahun sekali.

“Muspas Mee pertama kali digelar pada tahun 2005 di Paroki Santo Yusuf Enarotali, dengan tujuan memperkuat iman serta menyatukan hati umat untuk terus menghidupkan gereja,” ungkapnya.

Dalam pembukaan pesta iman ini, selain dihadiri oleh 3.268 umat Katolik, juga akan dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta perwakilan pemerintah dari delapan kabupaten di Papua Tengah.

Sesuai keputusan panitia pelaksana, setiap paroki mengutus sebanyak 188 orang peserta dengan melibatkan enam dekenat dalam wilayah Keuskupan Timika.

Yakni, Dekenat Mimika–Agimuga, Paroki Katedral Tiga Raja, Timika, Paroki Maria Bintang Laut, Kokonao, Paroki Maria Fatima, Pronggo. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

5 Mei 2026
Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

5 Mei 2026
John NR Gobai Dorong Kampung Nelayan di Mimika, Minta Tidak Dipolitisasi

John NR Gobai Dorong Kampung Nelayan di Mimika, Minta Tidak Dipolitisasi

5 Mei 2026
Dua Tersangka Begal yang Putuskan Tangan Pelajar di Timika Masuk Tahap II

Dua Tersangka Begal yang Putuskan Tangan Pelajar di Timika Masuk Tahap II

5 Mei 2026
Satgas Yonif 4 Marinir TNI AL Pasang Lampu Penerangan Jalan di Distrik Ekadide – Paniai

Satgas Yonif 4 Marinir TNI AL Pasang Lampu Penerangan Jalan di Distrik Ekadide – Paniai

5 Mei 2026
DPR PPT dan Pemkab Mimika Sepakati Pembukaan Kembali Rute Kapal Perintis ke Jita

DPR PPT dan Pemkab Mimika Sepakati Pembukaan Kembali Rute Kapal Perintis ke Jita

5 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    663 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • “Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Langkah Kecil yang Bermanfaat: Aipda Budiman Sambangi Pos Security Masjid Baiturrahman Timika

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Ringankan Beban Korban Kebakaran di Karubaga, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat

Ringankan Beban Korban Kebakaran di Karubaga, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat

Dari Tembagapura ke Medan, Kisah Wilianti Dolame Anak Amungme Binaan YPMAK yang Bermimpi Bisa Kuliah di UGM

Dari Tembagapura ke Medan, Kisah Wilianti Dolame Anak Amungme Binaan YPMAK yang Bermimpi Bisa Kuliah di UGM

Burung Nuri Kepala Hitam dan Kelinci asal Mimika Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Burung Nuri Kepala Hitam dan Kelinci asal Mimika Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id