ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

SIRIOS Perkuat Data Orang Asli Papua di Papua Selatan

Dengan sistem informasi yang terintegrasi, penyusunan program, perencanaan, hingga penganggaran dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

25 Juni 2026
0
SIRIOS Perkuat Data Orang Asli Papua di Papua Selatan

Workshop Perluasan Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan (SIRIOS) oleh Wakil Bupati Boven Digoel Marlinus di Aula Baperinda Kabupaten Boven Digoel, Rabu 24 Juni 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

BOVEN DIGOEL, Koranpapua.id– Memperkuat fondasi perencanaan pembangunan berbasis data, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boven Digoel, Papua Selatan memperluas implementasi Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan (SIRIOS).

Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan data terpilah Orang Asli Papua (OAP) yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan, penganggaran, dan pelaksanaan Otonomi Khusus Papua secara lebih tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Workshop Perluasan Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan (SIRIOS) oleh Wakil Bupati Boven Digoel, Marlinus di Aula Baperinda Kabupaten Boven Digoel, Rabu 24 Juni 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Wakil Bupati Marlinus dalam kesempatan itu mengatakan pemerintah pusat tengah melakukan konsolidasi secara intensif untuk mewujudkan Satu Data Indonesia.

Baca Juga

Pengedar 20 Paket Sabu Diciduk saat Menunggu Pembeli di SP2 Timika

Diabetes dan Hipertensi Masuk 10 Besar Penyakit di Mimika, Gaya Hidup Menjadi Penyebab Utama

Hal itu diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2024 tentang Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri.

Namun, menurutnya, implementasi kebijakan tersebut di Papua memerlukan pendekatan yang lebih spesifik melalui penyediaan data terpilah OAP yang bersumber langsung dari kampung.

“Data yang memuat kondisi ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, perumahan, hingga garis keturunan OAP merupakan kebutuhan yang sangat mendesak,” ujarnya.

Karena menurutnya, tanpa data tersebut, pembangunan tidak akan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Otsus Papua pada hakikatnya merupakan bentuk keberpihakan negara melalui perlindungan, pemberdayaan, dan afirmasi terhadap OAP.

Karena itu, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada tersedianya data yang lengkap dan valid. “Ketiga aspek penting dari Otsus ini dapat terlaksana apabila data terpilah OAP sudah tersedia,” katanya.

Sebab selama data OAP berbasis ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan keturunan belum tersedia, maka perencanaan pembangunan yang dilaksanakan tidak akan menjawab kebutuhan OAP.

Marlinus mengajak seluruh kepala distrik serta OPD teknis, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Baperinda, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung, untuk memperkuat sinergi dalam menyediakan data terpilah OAP melalui SIRIOS.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Selatan, Nugroho Asrianto menilai data merupakan fondasi utama dalam setiap proses pembangunan daerah.

Dengan sistem informasi yang terintegrasi, penyusunan program, perencanaan, hingga penganggaran dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

“Data menjadi instrumen utama dalam menentukan arah pembangunan. Karena itu diperlukan penguatan kelembagaan data di tingkat Provinsi Papua Selatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2025 tentang Satu Data Tingkat Provinsi dan Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2025 tentang Sistem Informasi Orang Asli Papua (SIRIOS).

Kedua regulasi tersebut menjadi landasan dalam membangun sistem informasi yang mampu menghadirkan data sektoral sekaligus data terpilah OAP yang valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Nugroho, keberadaan data terpilah OAP memiliki nilai strategis karena menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan sekaligus mendukung pelaksanaan Otsus yang berorientasi pada perlindungan dan pemberdayaan masyarakat asli Papua.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah melalui Forum Satu Data agar seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi yang sama dalam membangun tata kelola data.

Untuk diketahui, kegiatan itu juga dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, tim Provinsi Papua Selatan, para kepala distrik, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pengedar 20 Paket Sabu Diciduk saat Menunggu Pembeli di SP2 Timika

Pengedar 20 Paket Sabu Diciduk saat Menunggu Pembeli di SP2 Timika

16 Juli 2026
Akhiri Ketergantungan dari Jawa, Pempus Petakan Peran Papua Jadi Kawasan Penyangga Ketahanan Pangan dan Energi

Akhiri Ketergantungan dari Jawa, Pempus Petakan Peran Papua Jadi Kawasan Penyangga Ketahanan Pangan dan Energi

16 Juli 2026
Diabetes dan Hipertensi Masuk 10 Besar Penyakit di Mimika, Gaya Hidup Menjadi Penyebab Utama

Diabetes dan Hipertensi Masuk 10 Besar Penyakit di Mimika, Gaya Hidup Menjadi Penyebab Utama

16 Juli 2026
BPKP Papua Tengah Siap Kawal Akuntabilitas Tindak Lanjut Rekomendasi LKPJ Gubernur TA 2025

BPKP Papua Tengah Siap Kawal Akuntabilitas Tindak Lanjut Rekomendasi LKPJ Gubernur TA 2025

16 Juli 2026
Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Fiskal Daerah Terbatas, Ribka Haluk Dorong KPP Empat DOB di Papua Raya Masuk Daftar PSN

16 Juli 2026
Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

16 Juli 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    727 shares
    Bagikan 291 Tweet 182
Next Post
Bupati Johannes Rettob Tantang Kadin Mimika Jemput Investor, Jangan Hanya Menunggu Pemerintah

Bupati Johannes Rettob Tantang Kadin Mimika Jemput Investor, Jangan Hanya Menunggu Pemerintah

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Mimika Jenguk Personel Sakit Menahun, Satu Anggota Berpulang

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Mimika Jenguk Personel Sakit Menahun, Satu Anggota Berpulang

Akui Pertumbuhan Ekonomi Mimika Masih Rendah, Bupati Johannes Rettob: Terlalu Bergantung Tambang

Akui Pertumbuhan Ekonomi Mimika Masih Rendah, Bupati Johannes Rettob: Terlalu Bergantung Tambang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id