ADVERTISEMENT
Minggu, Juni 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tendangan Sang Kopral Rubuhkan Juniornya, Berikut Kronologi Tewasnya Pratu Farkhan di Intan Jaya

Usai pertolongan pertama, Dan TK Sanepa Kapten Inf Sugeng Jamianto melaporkan kejadian tersebut kepada Dan Satgas Pamtas RI - PNG Yonif 113/JS.

4 Januari 2026
0
Tendangan Sang Kopral Rubuhkan Juniornya, Berikut Kronologi Tewasnya Pratu Farkhan di Intan Jaya

Keluarga Pratu Farkhan Sauqi Marpaung, anggota Pos Sanepa Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 133/JS di kediamannya, Desa Hessa Air Genting, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus kekerasan senior terhadap junior di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI), kembali terjadi.

Setelah peristiwa tewasnya Prada Luky Namo yang berujung pemecatan terhadap 17 prajurit TNI, kini kasus kekerasan menimpa Pratu Farkhan Sauqi Marpaung.

ADVERTISEMENT

Korban yang saat ini sedang melaksanakan tugas negara di pos perbatasan Papua dengan Papua Nugini, tepatnya di Pos Sanepa, Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua Tengah, dilaporkan meninggal dunia diduga akibat dianiaya senior.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari otoritas yang berwenang terkait kasus tersebut.

Baca Juga

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Meski demikian dari sejumlah sumber diperoleh sekilas kronologi peristiwa yang menambah deretan potret buram sistem pembinaan senior yang mengakibatkan yuniornya kehilangan nyawa.

Berikut Kronologis Kejadiannya:

Hari itu tanggal 31 Desember sekitar pukul 09.00 WIT, setelah makan pagi, Pratu Farkhan Sauqi Marpaung NRP 31210042730702 bersama anggota TK Sanepa lainnya melaksanakan korve membuat tanggul pertahanan pos.

Pada sekitar pukul 12.00 WIT, personel TK Sanepa melaksanakan istirahat dan almarhum masuk ke rumah untuk beristirahat dan tidur.

Pada pukul 13.30 WIT, almarhum berjemur di samping dapur TK (dekat pos jaga belakang) dan ditanya oleh Serda Muhammad Rizal NRP 31040531801084 “Kenapa kamu ?” dan dijawab oleh almarhum ” badan saya menggigil bang, saya sakit”.

Mendengar pengakuan almarhum, Serda Muhammad Rizal memutuskan untuk memijit almarhum di dekat pos penjagaan 3 di TK Sanepa.

Usai dipijit, almarhum dipanggil oleh Kopral Dua (Kopda) Fitrah, NRP 31130749460492 menuju samping dapur.

Oleh sang Kopral meminta almarhum untuk membungkuk, dan kemudian dipukul pada bagian punggung sebanyak satu kali dengan menggunakan kayu ranting kering.

Setelah dipukul, almarhum dan Kopda Fitra sempat beradu argumen karena almarhum merasa benar-benar sakit dan bukan main watak.

Sang Kopral memerintahkan almarhum untuk sikap tobat. Almarhum kemudian ditendang oleh Kopda Fitra pada bagian dada (bagian tulang rusuk) sebelah kiri dan almarhum terlentang dan sempat merintih.

Melihat kejadian tersebut, Serda Muhammad Rizal dan Kopda Firman (yang sedang potong rambut) langsung mendatangi keduanya untuk melerai.

Serda Muhammad dan Kopda Firman, selanjutnya memanggil anggota TK Sanepa lainnya untuk mengangkat almarhum ke dalam rumah serta memanggil Bakes dan Takes untuk melakukan pertolongan pertama.

Sekitar pukul 13.45 WIT, Wadanpos TK Sanepa, Serda Riza Lubis melaporkan kejadian tersebut kepada Dan TK Sanepa Kapten Inf Sugeng Jamianto.

Mendapatkan laporan itu, Kapten Sugeng langsung datang melihat kondisi almarhum yang sudah lemas dan sedang dilakukan pertolongan pertama.

Sejumlah upaya pertolongan pun dilakukan oleh Bakes dan Takes TK. Diantaranya, pemasangan oksikam, pemasangan infus pada tangan bagian kiri dan kanan dan tindakan RJP.

Penanganan lainnya berupa mengoles perangsang pada bagian hidung dan badan, tindakan injeksi NHCL dan RL serta Injeksi epinefrin.

Usai pertolongan pertama, Dan TK Sanepa Kapten Inf Sugeng Jamianto melaporkan kejadian tersebut kepada Dan Satgas Pamtas RI – PNG Yonif 113/JS.

Termasuk melakukan koordinasi dengan Tim Kesehatan, untuk selanjutnya berkordinasi dengan dokter Satgas Yonif 113/JS dan dokter Satgaskes.

Namun Tuhan berkendak lain, sekitar pukul 14.15 WIT, Tim Kesehatan TK Sanepa menyatakan Pratu Farkhan Sauqi Marpaung meninggal dunia.

Keluarga Pratu Farkhan Sauqi Marpaung di Desa Hessa Air Genting, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara (Sumut), tidak kuasa menahan tangis mendengar kabar duka itu.

Informasi meninggalnya prajurit Pratu Farkhan diterima keluarga pada Rabu 31 Desember 2025. Kabar tersebut disampaikan oleh pihak keluarga yang juga merupakan anggota TNI. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

6 Juni 2026
Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

6 Juni 2026
Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

6 Juni 2026
Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

6 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

5 Juni 2026
Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

5 Juni 2026

POPULER

  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    845 shares
    Bagikan 338 Tweet 211
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Kadis Koperasi dan UMKM Samuel Yogi Apresiasi Education Expo 2026 SDI Inpres Timika II

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Tujuh Hari Hilang di Hutan, Gabriel Maheze Ditemukan Selamat

Tujuh Hari Hilang di Hutan, Gabriel Maheze Ditemukan Selamat

Prajurit TNI Jangan Hanya Dalam Markas, Aktif Turun ke Kampung Berbaur Bersama Rakyat

Prajurit TNI Jangan Hanya Dalam Markas, Aktif Turun ke Kampung Berbaur Bersama Rakyat

Bentrok Warga di Kwamki Narama Kembali Telan Korban, Total Meninggal Dunia 10 Orang

Bentrok Warga di Kwamki Narama Kembali Telan Korban, Total Meninggal Dunia 10 Orang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id