TIMIKA, Koranpapua.id- Menjelang perayaan Natal 2025, suasana Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah tampak berbeda dari hari-hari biasanya.
Riuh rendah penumpang yang hendak pulang kampung memenuhi area pelabuhan, menandai dimulainya puncak arus mudik tahun ini.
Puncaknya terjadi pada Jumat, 12 Desember 2025, saat KM Tatamailau diberangkatkan dengan jumlah penumpang 788 orang.
Jumlah ini sesuai kapasitas tiket resmi, namun sepertinya jumlah penumpang bisa lebih banyak. Ini bisa dilihat dari kondisi dermaga yang tampak sangat padat hingga membludak.
Bahkan penumpang yang tidak mendapatkan tempat tidur, terlihat memenuhi seluruh bagian di luar dek kapal.
Kepala PT Pelni Cabang Timika, Rahmannya Chaidir, membenarkan bahwa keberangkatan KM Tatamailau kali ini, menjadi yang tertinggi selama periode mudik Natal.
“Penumpang terbanyak tercatat berasal dari tujuan Tual dan Dobo,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat menjelang pergantian tahun, Pelni telah menyiapkan dua kapal tambahan, yaitu KM Sirimau dan KM Leuser.
Sementara itu, penumpang dengan tujuan Sorong dapat berangkat menggunakan Sabuk Nusantara 75 pada 15 Desember.
“Selama periode Natal ini tetap empat kapal beroperasi, tiga kapal utama ditambah Sabuk Nusantara 75,” terangnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket secara mendadak.
“Kalau tiket sudah habis, sebaiknya pilih kapal berikutnya atau cari alternatif lain,” tegasnya.
Dengan berbagai upaya yang disiapkan Pelni, diharapkan arus mudik Natal 2025 berjalan lancar, aman, dan membawa keceriaan bagi seluruh masyarakat yang hendak berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










