ADVERTISEMENT
Sabtu, Desember 6, 2025
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Dua Provinsi Darurat HIV/AIDS, Papua Tembus 23.500, Papua Tengah 22.868 Kasus

Pemeriksaan massal merupakan bagian dari upaya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, RT/RW, lembaga adat, hingga organisasi kemasyarakatan.

2 Desember 2025
0
Dua Provinsi Darurat HIV/AIDS, Papua Tembus 23.500, Papua Tengah 22.868 Kasus

Ilustrasi Virus HIV/Aids (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kasus penyebaran Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immuno Deficienci Syndrome (HIV/ADID) di dua provinsi di Tanah Papua, kini masuk dalam kondisi darurat.

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua merilis, jumlah kasus HIV/AIDS telah mencapai 23.500.

ADVERTISEMENT

Jumlah ini menempatkan Kabupaten Jayapura sebagai peringkat pertama dengan jumlah penderita mencapai 1.200.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari total jumlah yang ada kasus (Orang Dengan HIV-AIDS ODHA) yang terpapar adalah usia produktif 19-25 tahun sampai usia 49 tahun.

Baca Juga

Jelang Nataru, Pedagang di Mimika Diingatkan Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pangan  Sembarangan

Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

Demikian disampaikan Anton Mote, Ketua KPA Provinsi Papua pada peringatan Hari AIDS Sedunia di Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Senin 1 November 2025.

Anton menjelaskan salah satu penyebab tingginya kasus HIV-AIDS dikarenakan pergaulan bebas yang berujung kepada berhubungan intim secara berisiko.

Untuk pencegahan awal, setiap penderita diwajibkan obat ARV (Antiretroviral), obat yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV.

“Meski demikian kurangnya kesadaran untuk periksakan diri. Karenanya untuk penanganan kasus HIV-AIDS perlu semua pihak saling sinergi dan kolaborasi aktif untuk eliminasi kasus,” pintanya.

Menyikapi kasus HIV-AIDS yang cukup tinggi, Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri mengingatkan seluruh pihak untuk memperkuat komitmen dalam menghadapi epidemi HIV-AIDS secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

“Kasus epidemi HIV-AIDS di Papua cukup tinggi, sehingga kondisi ini menuntut langkah percepatan yang tidak hanya fokus penanganan medis,” ujar Fakhiri.

Fakhiri mengajak semua pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi mewujudkan Papua yang Cerdas, sehat, produktif serta bebas dari infeksi baru HIV.

Nabire Peringkat Pertama di Papua Tengah

Masih di moment Hari AIDS Sedunia, KPA Provinsi Papua Tengah merilis jumlah penderita HIV/AIDS di delapan kabupaten di wilayah itu telah mencapai 22.868 kasus per periode Mei 2025.

Dari jumlah tersebut menempatkan Kabupaten Nabire pada peringkat teratas dengan jumlah kasus mencapai 10.822.

Terkait dengan terus meningkatnya jumlah penderita, tahun 2026 akan dilakukan pemeriksaan massal HIV dan AIDS di Kabupaten Nabire.

Pemeriksaan massal merupakan bagian dari upaya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, RT/RW, lembaga adat, hingga organisasi kemasyarakatan.

Rencana pemeriksaan massal ini disampaikan Freny Anouw, Ketua KPA Provinsi Papua Tengah pada peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 yang berlangsung di Kantor Bupati Nabire, Senin 1 Desember 2025.

Freny Anouw mengapresiasi Pemkab Nabire yang memperingati Hari AIDS Sedunia secara khusus.

“Jadi momen ini digunakan untuk mengenang korban, memperkuat upaya pencegahan dan edukasi masyarakat,” terang Freny.

Freny meminta pemerintah daerah melengkapi layanan kesehatan di bawah.

“Banyak layanan di bawah masih terkendala akses. Maka itu pemerintah daerah perlu melengkapinya supaya masyarakat yang membutuhkan tidak kesulitan,” tegasnya.

Freny juga mengingatkan masyarakat tidak perlu terkejut jika angka kasus meningkat setelah pemeriksaan massal dilakukan. Hal itu menunjukkan layanan kesehatan yang berkelanjutan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Timika Berpesta! Harmony Award 2025 Disambut Konvoi Besar, Bupati Rettob: Kemenangan Bersama

Jelang Nataru, Pedagang di Mimika Diingatkan Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pangan  Sembarangan

6 Desember 2025
Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

6 Desember 2025
Jelang Natal 2025, BI Papua Targetkan Penukaran Uang Capai Rp27, 6 Miliar

Jelang Natal 2025, BI Papua Targetkan Penukaran Uang Capai Rp27, 6 Miliar

6 Desember 2025
Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Pengurus IK3M, Anton Welerubun Tekankan Penguatan Nilai Ain Ni Ain

Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Pengurus IK3M, Anton Welerubun Tekankan Penguatan Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025
Wamendagri Ribka Haluk: Perempuan Papua Perlu Terus Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

Wamendagri Ribka Haluk: Perempuan Papua Perlu Terus Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

6 Desember 2025
Harga Beras di Papua Belum Normal, Pempus Perlu Intervensi Melalui Distribusi Khusus

Harga Beras di Papua Belum Normal, Pempus Perlu Intervensi Melalui Distribusi Khusus

6 Desember 2025

I am raw html block.
Click edit button to change this html

POPULER

  • Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    2148 shares
    Bagikan 859 Tweet 537
  • Lemasko Desak Pemkab Mimika Tunda Proses Pembentukan LMA, Gery: Seharusnya melibatkan Struktur Adat Asli Kamoro

    703 shares
    Bagikan 281 Tweet 176
  • Sadis! Kepala Terpisah dengan Badan, Dua Kasus Pembunuhan Terjadi di Timika Hari Ini

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Jenazah yang Ditemukan di TPU SP1 Merupakan Mahasiswa Poltekkes Timika

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Jejak Sadis Terulang, Identitas Korban Pembunuhan di Jalan Irigasi Mimika Terungkap

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Korban Pembunuhan di SP9, Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Bonesius Tiba di RSUD Mimika

    667 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Markas Komando PAS III Mabes Polri Akan Dibangun di Mimika, Kapolda Papua Tengah Tinjau Lokasi

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
Next Post
Wakil Ketua BAKN DPR RI Menilai Enam Provinsi di Tanah Papua Lemah Tata Kelola Keuangan, Ada 20 Ribu Temuan

Wakil Ketua BAKN DPR RI Menilai Enam Provinsi di Tanah Papua Lemah Tata Kelola Keuangan, Ada 20 Ribu Temuan

Sadis! Kepala Terpisah dengan Badan, Dua Kasus Pembunuhan Terjadi di Timika Hari Ini

Jejak Sadis Terulang, Identitas Korban Pembunuhan di Jalan Irigasi Mimika Terungkap

Philipus Monaweyauw: LMHA bukan Mengganti Lemasko, tapi Dibentuk atas Perintah UU

Philipus Monaweyauw: LMHA bukan Mengganti Lemasko, tapi Dibentuk atas Perintah UU

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id